12-01-2012, 02:56 PM
(12-01-2012, 01:08 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Kalau yang tarif saya nggak bisa ngomong.
Kalau turun tangan pemrov saya ragu. Bukannya kita sering baca koran Jawa Pos (dan Surya?) kalau pak dhe Karwo dkk cenderung pro jalan raya, sampai-sampai bentrok sama bu Trirismaharini (walkot Surabaya yang pro KA) perihal tol dalam kota?
Kalau pemkot Surabaya mungkin bisa mendukung. Tapi pemkot Malang?
Dulunya sih saya berharap ,
dengan adnya KA Maleks koridor SBY - ML bisa dilintasi sehari 5X PP dengan stamformasi 2 x BB 304 , 2K2 , KMP2 , 1K1 B
dengan adnya KA Maleks koridor SBY - ML bisa dilintasi sehari 5X PP dengan stamformasi 2 x BB 304 , 2K2 , KMP2 , 1K1 B
SBY ( I ) 05.00 ( 2 ) 09.00 ( 3 ) 13.00 ( 4 ) 17.00 ( 5 ) 21.00
ML ( 1 ) 04,30 ( 2 ) 08.30 ( 3 ) 12.30 ( 4 ) 16.30 ( 5 ) 20.30
bisa terbayangkan indahnya BB 304 lalu-lalang di petak ML - SBY

