04-01-2012, 04:47 AM
[spoiler=Daops VIII Siaga Alat Berat Di Wilayah Rawan Longsor dan Banjir]
Surabaya - Mengantisipasi rawan bencana di daerah Jawa Timur, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII sudah memetakan beberapa jalur kereta api yang rawan terjadi banjir dan tanah longsor.
Selain memetakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menyiagakan alat berat di titik rawan bencana. Titik rawan ini tersebar di jalur utara dan jalur selatan.
Sri Winarto mengatakan, pihaknya menyiagakan 3 alat material untuk mengatasi terjadinya rawan banjir. Alat-alat ini akan ditempatkan antara wilayah Kandangan-Lamongan.
"Wilayah utara kita siapkan kereta yang mengangkut batu kricak. Karena di jalur utara merupakan daerah rawan banjir," kata Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII Winarto kepada detiksurabaya.com, Selasa (3/1/2012).
Sedangkan jalur selatan, kata Winarto, merupakan jalur yang rawan longsor. "Untuk titik rawan longsor kita antisipasi antara wilayah Malang.
[/spoiler]
Selain memetakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menyiagakan alat berat di titik rawan bencana. Titik rawan ini tersebar di jalur utara dan jalur selatan.
Sri Winarto mengatakan, pihaknya menyiagakan 3 alat material untuk mengatasi terjadinya rawan banjir. Alat-alat ini akan ditempatkan antara wilayah Kandangan-Lamongan.
"Wilayah utara kita siapkan kereta yang mengangkut batu kricak. Karena di jalur utara merupakan daerah rawan banjir," kata Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII Winarto kepada detiksurabaya.com, Selasa (3/1/2012).
Sedangkan jalur selatan, kata Winarto, merupakan jalur yang rawan longsor. "Untuk titik rawan longsor kita antisipasi antara wilayah Malang.

