02-01-2012, 11:54 PM
(This post was last modified: 03-01-2012, 12:08 AM by mas_bagus_ajah.)
Saya tahu section Singapore itu kayaknya paling membosankan bagi semua pihak. Sampai-sampai tidak ada respons. Tapi saya berharap semoga postingan berikut ada responsnya.
Karena kalau tidak, saya akan berpikir ulang untuk menyelesaikan thread ini....
Acara hari berikutnya berisi adalah jalan-jalan keliling Singapore. Abang saya, karena sibuk mencari relasi bisnis di Singapore memilih untuk mengikuti kegiatan City tour menggunakan jasa RMG tour.
Terakhir saya menggunakan jasa RMG tour adalah waktu pertama kali datang ke Singapore tahun 1994 silam.
Bagi anda yang memang baru pertama kali datang ke Singapore, atau memang ingin tour sejenak saat transit di Singapore, menggunakan jasa RMG Tour memang bagus. Tapi kalau anda benar-benar datang ke Singapore untuk berlibur, anda mungkin akan kecewa menggunakan jasa mereka, karena mereka tidak memberi banyak kebebasan kepada para turis untuk mengeksplore lebih jauh tempat yang dikunjungi. Jadi anda mungkin serasa diperlakukan seperti anak TK saat berdarmawisata.
Jam 7.30 pagi, sebelum toko-toko di Orchard road buka, kami sudah keluar duluan untuk sarapan pagi.
Ternyata di belakang apartemen kami ada Mount Elizabeth Hospital yang terkenal itu.
![[Image: i1.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i1.jpg)
Banyak juga pejabat Indonesia yang dirawat, bahkan wafat disini. Sayangnya, juga termasuk beberapa koruptor kelas kakap.
Kami berjalan menuju hotel Marriot, tempat bus feeder RMG akan menjemput kami. Suasana persiapan Natal sudah kelihatan.
![[Image: i2.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i2.jpg)
Sudah lama saya nggak masuk lobby hotel Marriot.
![[Image: i3.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i3.jpg)
Suasana lobby hotel Marriot.
![[Image: i4.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i4.jpg)
Rupanya busnya belum datang, jadi kami menunggu sebentar di lounge dekat pool RMG di hotel itu.
![[Image: i5.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i5.jpg)
![[Image: i6.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i6.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Karena masih lama, maka saya memutuskan untuk keluar sebentar. Kelihatan taman yang saya potret semalam.
![[Image: i7.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i7.jpg)
Hotel Royal Plaza.
![[Image: i8.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i8.jpg)
Kalau lihat nama toko perhiasan ini, saya malah jadi teringat salah satu lagu penyanyi jazz Michael Franks.
![[Image: i9.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i9.jpg)
Mustinya kalau melihat toko ini di malam hari kelihatan elegan juga.
Tak lama kemudian, bus kami datang juga.Kami menaiki bus kecil ini menuju pool pusat RMG untuk nantinya berganti dengan bis yang besar.
Suasana perampatan jalan Scotts Rd dan Ochard Rd yang masih sepi.
![[Image: i10.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i10.jpg)
Stasiun MRT Dhobby Ghaut. Mungkin di masa depan, bisa saja stasiun ini bernasib seperti Orchard....
![[Image: i11.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i11.jpg)
Chijmes itu dulu katanya merupakan biara atau sekolah pendeta. Tapi di tahun 1980an dirubah menjadi tempat wisata dan cafe.
![[Image: i12.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i12.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Tak lama kami sampai ke pool RMG yang ternyata terletak di depan gedung pit-stop Formula 1.
![[Image: i13.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i13.jpg)
Dulu seingat saya poolnya terletak di dekat Upper Thompson road.
Bis yang membawa kami keliling Singapore.
![[Image: i14.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i14.jpg)
Ini adalah bis wisata yang unik, yang dipakai untuk (◣_◢)┌∩┠Tours, karena dia menggunakan kendaraan amphiibi.
![[Image: i15.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i15.jpg)
Lho...lho...lho..... Apa ini...?
![[Image: i17.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i17.jpg)
Ada keluarga dari Turki atau Lebanon yang juga ikut tour dengan kami. Cuman saya kok tidak bisa melepas pandangan dari anak ceweknya. He..he..he...
![[Image: i18.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i18.jpg)
Tak lama kemudian, bus kami berangkat. Terlihat gedung Marina Bay Sands.
![[Image: i19.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i19.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Melewati Bugis Village.
![[Image: i20.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i20.jpg)
Buat yang belum tahu, Bugis Village ini adalah konsep shopping center yang unik. Karena dia memanfaatkan bangunan yang lama, tapi dipugar ulang. Dan kemudian dibikin tertutup dan ber AC. Bahkan jalan-jalan di dalam blok gedung-gedung tua tersebut juga diubah menjadi ruang tertutup ber-AC!
Bandingkan dengan para pengembang shopping center di Indonesia yang lebih memilih untuk membongkar total bangunan lama, dan menggantinya dengan yang dibilang modern, tapi 20 tahun kemudian kelihatan bulukan!
Perhentian pertama kami adalah Little India.
![[Image: i21.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i21.jpg)
Saat itu sedang ada persiapan hari raya Deepavali, jadi suasananya kelihatan agak meriah.
Ajah...ajah.... Manjulai... Hehehe....
![[Image: i22.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i22.jpg)
Karena menjelang Deepavali, maka banyak toko yang menjual pernak-pernik peribadatan Hindu Tamil.
![[Image: i23.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i23.jpg)
Manjulai cap Arab!
![[Image: i24.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i24.jpg)
Salah satu kios yang menjual perangkat ibadat Tamil.
![[Image: i25.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i25.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Walaupun suasana India cukup kental, tapi ada juga pak Kyai yang numpang lewat.
![[Image: i26.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i26.jpg)
Suasana Little India.
![[Image: i27.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i27.jpg)
Kebetulan di dekat situ ada toko yang menjual berbagai macam kue India. Karena di Bandung saya nggak pernah ketemu kue India, maka saya sempatkan beli beberapa. Penasaran, seperti apa sih rasanya.
Variasi kue-kue India.
![[Image: i28.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i28.jpg)
![[Image: i29.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i29.jpg)
![[Image: i30.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i30.jpg)
![[Image: i31.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i31.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Saya beli satu. Namanya Chocolate Burfi.
![[Image: i32.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i32.jpg)
Adik dan Abang saya beli Pistachio Burfi.
![[Image: i33.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i33.jpg)
Kue Burfi ini rasanya mirip susu kental manis yang dipadatkan. Jadi teksturnya seperti tepung solid. Biasanya Burfi ini rasanya manis sekali. Cuman yang ini tidak seberapa. Walaupun begitu, tetap saja perlu waktu lama untuk menghabiskan kue Burfi ini. Tidak bisa sekali gigit.
Tak lama kemudian kami berangkat lagi. Saya suka desain rumah hijau yang unik ini.
![[Image: i34.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i34.jpg)
Di tengah perjalanan kami melintasi Raffles Hotel yang terkenal itu.
![[Image: i35.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i35.jpg)
Dulu hingga tahun 1990an, hotel ini adalah hotel termahal di Singapore. Tapi posisinya kemudian digeser oleh Fullerton dan Ritz Carlton Millenia.
Monumen sumpit di dengan latar belakang gedung-gedung di Singapore.
![[Image: i36.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i36.jpg)
Katanya monumen ini untuk mengenang perjuangan empat suku yang ada di Singapore dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Tak lama kemudian, kami berhenti di taman di depan balaikota Singapore. Kelihatan gedung-gedung pencakar langit Singapore.
![[Image: i37.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i37.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Gedung Espalanede Theater yang mirip buah durian.
![[Image: i38.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i38.jpg)
Rupanya kami diajak untuk melihat tempat, dimana dari spot itu kita bisa memotret Marina Bay Sands.
![[Image: i39.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i39.jpg)
Esplanade Bridge dengan gedung-gedung perkantoran di Singapore.
![[Image: i40.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i40.jpg)
Eh, pas mau pulang si cewek bahibak Arab itu mejeng narsis di salah satu sudut taman. Rupanya dia pingin dipotret sama keluarganya. Saya pun iseng ikut motreti si cewek anna bahibak ini. Hehehe....
![[Image: i41.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i41.jpg)
Manis...manis...
Selesai dari balai kota, kami menuju ke Chinatown.
![[Image: i42.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i42.jpg)
Di sini kami berbelanja sedikit oleh-oleh ala Singapore.
![[Image: i43.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i43.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Karena nggak banyak yang kami lakukan di sekitar klenteng China tadi, maka kami balik ke bis kami.
Rupanya sopirnya belum balik ke bis, jadi kami menunggu diluar.
Pas menunggu bis, tiba-tiba ada penampakan mahluk ghaib....eh, mahluk mains!
![[Image: i44.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i44.jpg)
Senyum dong neng...
![[Image: i45.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i45.jpg)
Selesai dari Chinatown, tur bis kami mengarah ke sebuah toko penjual perhiasan permata.
Oya, didepan toko ini ada sebuah batu amethyst yang lumayan besar. Rupanya dari batu ini diambil batu untuk permata.
![[Image: i46.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i46.jpg)
Saya jadi teringat batu serupa yang didisplay di museum geologi Bandung. Hanya yang di Bandung ukurannya setinggi manusia!
Jujur saja, buat budget tourist kaya kami, rasanya terlalu berat untuk membeli perhiasan yang dijual disitu.
Bahkan rombongan turis dari Amerika yang juga ikut jalan dengan kami merasa cukup berat juga untuk membelanjakan uangnya di situ. Padahal mereka menginap di Marriot loh!
Ototmatis rombongan saya (dan turis Amerika tadi) langsung balik ke bis. Selama di bis, abang saya berusaha untuk menego tentang harga ke pemandu, tapi mentah karena si pemandu tidak bisa berbuat apa-apa. Mau ke sopir, eh...si sopir nggak ngerti bahasa Inggris. Rupanya dia dari RRC....
Well, usaha abang saya untuk mencari relasi bisnis kali ini gagal, sayangnya....
Oh well, setelah dari toko perhiasan tadi, kita pergi menuju ke Botanic Garden.
![[Image: i47.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i47.jpg)
Menurut saya tanaman di Botanic Garden ini kurang menarik, karena tanaman serupa juga bisa dijumpai di Indonesia. Yang menarik adalah bagaimana cara mereka menata ini semua.
![[Image: i48.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i48.jpg)
Air mancur.
![[Image: i49.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i49.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Agak keatas, saya menemui sebuah rumah tua yang besar, bergaya arsitektur kolonial Inggris.
![[Image: i50.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i50.jpg)
Cukup kagum dengan tamannya.
![[Image: i51.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i51.jpg)
Tapi sayangnya, disini saya terpisah dengan rombongan saya, dan sempat kehilangan jejak.
Saya mecoba bertanya kesana-sini, tapi nggak ada jawaban.
![[Image: i52.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i52.jpg)
Saya sempat tersasar juga ke sebuah tempat terbuka yang luas.
![[Image: i53.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i53.jpg)
Oh ya, katanya di panggung konser di latar belakang pernah diadakan konsernya Addie M.S. atau konser Angklung, beberapa waktu silam.
Saya akhirnya bisa kembali ke pintu utama. Alih-alih ketemu rombongan, saya malah ketemu sekelompok turis dari Perancis ini.
![[Image: i54.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i54.jpg)
Ohhh....cewek yang di sebelah kiri itu cantiiiikkk sekaliiiiii!!!
Je t'aime, oh belle fille dans le jardin de fleurs ...
![[Image: i55.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i55.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Wajahnya itu anggun ala Perancis kuno. Kecantikannya terbayang-bayang di benakku berhari-hari. Andai kita bisa bertemu lagi Oh ma fille, vous aimez le soleil qui brille dans la matinée ...
Tiba-tiba saya ditepuk dari belakang. Nggak ada gendam hipnotis disini, karena yang menepuk ternyata abang saya yang mengajak saya kembali ke bis.
Sekembalinya ke bis, kami langsung berangkat balik menuju Marriot hotel. Rupanya di belakang Botanic Garden ada kompleks perumahan elit di tengah Singapore.
![[Image: i56.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i56.jpg)
Walaupun begitu rumah-rumah elit disitu desainnya cukup membosankan jika dibandingkan dengan yang di Indonesia. Not worth the money...
Sempat mampir ke Goodwood Park hotel juga.
![[Image: i57.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i57.jpg)
Akhirnya kami didrop di Marriot. Dari sana kami jalan balik menuju ke apartemen kami.
Pas lewat di depan Marriot, kok ada mobil panjang kaya begini? Wah kaya benar ini si pengantin!
![[Image: i58.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i58.jpg)
![[Image: i59.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i59.jpg)
Sesampainya di Lucky Plaza, kami makan siang dulu.
![[Image: i60.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i60.jpg)
Menu “pencuci mulut†Hehehe...
![[Image: i61.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i61.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Malamnya kami jalan-jalan keliling City Hall. Tampak gereja tua di seberang stasiun City Hall...
![[Image: i62.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i62.jpg)
Saya agak kaget melihat bangunan toko tempat saya membeli sepatu boot saya dulu sekarang sudah dibongkar.
Kami juga sempat mampir ke Funan Shopping Mall, yang terkenal karena barang elektroniknya. Di sini saya akhirnya ketemu sesuatu untuk dibeli: satu pack DVD film kereta api seharga $ 30, isinya 5 DVD, lengkap dengan bonus berupa kotak yang bisa mengeluarkan suara lokomotif uap.
Setelah putar-putar, kami makan dulu di sebuah restoran pasta disitu.
![[Image: i63.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i63.jpg)
![[Image: i64.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i64.jpg)
Pulangnya, kami sempat menjelajahi Orchard road. Kelihatan Paragon yang sekarang berdesain unik.
![[Image: i65.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i65.jpg)
Ada juga seniman jalan yang berlagak patung, tapi akan bergerak kalau kita menaruh koin.
![[Image: i66.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i66.jpg)
Pas jalan, akhirnya kami ketemu juga dengan bank CIMB di Singapore. Namun sayangnya, disini saya tidak bisa mengambil uang, karena kartu saya adalah kartu generasi bapuk, peninggalan jaman Bank Niaga pra-CIMB. Di Malaysia kartu saya masih bisa dipakai, tapi tidak di Singapore.
Setelah balik ke apartemen, kamipun istirahat dulu.
BERSAMBUNG.
Karena kalau tidak, saya akan berpikir ulang untuk menyelesaikan thread ini....
Acara hari berikutnya berisi adalah jalan-jalan keliling Singapore. Abang saya, karena sibuk mencari relasi bisnis di Singapore memilih untuk mengikuti kegiatan City tour menggunakan jasa RMG tour.
Terakhir saya menggunakan jasa RMG tour adalah waktu pertama kali datang ke Singapore tahun 1994 silam.
Bagi anda yang memang baru pertama kali datang ke Singapore, atau memang ingin tour sejenak saat transit di Singapore, menggunakan jasa RMG Tour memang bagus. Tapi kalau anda benar-benar datang ke Singapore untuk berlibur, anda mungkin akan kecewa menggunakan jasa mereka, karena mereka tidak memberi banyak kebebasan kepada para turis untuk mengeksplore lebih jauh tempat yang dikunjungi. Jadi anda mungkin serasa diperlakukan seperti anak TK saat berdarmawisata.
Jam 7.30 pagi, sebelum toko-toko di Orchard road buka, kami sudah keluar duluan untuk sarapan pagi.
Ternyata di belakang apartemen kami ada Mount Elizabeth Hospital yang terkenal itu.
![[Image: i1.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i1.jpg)
Banyak juga pejabat Indonesia yang dirawat, bahkan wafat disini. Sayangnya, juga termasuk beberapa koruptor kelas kakap.
Kami berjalan menuju hotel Marriot, tempat bus feeder RMG akan menjemput kami. Suasana persiapan Natal sudah kelihatan.
![[Image: i2.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i2.jpg)
Sudah lama saya nggak masuk lobby hotel Marriot.
![[Image: i3.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i3.jpg)
Suasana lobby hotel Marriot.
![[Image: i4.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i4.jpg)
Rupanya busnya belum datang, jadi kami menunggu sebentar di lounge dekat pool RMG di hotel itu.
![[Image: i5.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i5.jpg)
![[Image: i6.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i6.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Karena masih lama, maka saya memutuskan untuk keluar sebentar. Kelihatan taman yang saya potret semalam.
![[Image: i7.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i7.jpg)
Hotel Royal Plaza.
![[Image: i8.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i8.jpg)
Kalau lihat nama toko perhiasan ini, saya malah jadi teringat salah satu lagu penyanyi jazz Michael Franks.
![[Image: i9.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i9.jpg)
Mustinya kalau melihat toko ini di malam hari kelihatan elegan juga.
Tak lama kemudian, bus kami datang juga.Kami menaiki bus kecil ini menuju pool pusat RMG untuk nantinya berganti dengan bis yang besar.
Suasana perampatan jalan Scotts Rd dan Ochard Rd yang masih sepi.
![[Image: i10.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i10.jpg)
Stasiun MRT Dhobby Ghaut. Mungkin di masa depan, bisa saja stasiun ini bernasib seperti Orchard....
![[Image: i11.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i11.jpg)
Chijmes itu dulu katanya merupakan biara atau sekolah pendeta. Tapi di tahun 1980an dirubah menjadi tempat wisata dan cafe.
![[Image: i12.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i12.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Tak lama kami sampai ke pool RMG yang ternyata terletak di depan gedung pit-stop Formula 1.
![[Image: i13.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i13.jpg)
Dulu seingat saya poolnya terletak di dekat Upper Thompson road.
Bis yang membawa kami keliling Singapore.
![[Image: i14.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i14.jpg)
Ini adalah bis wisata yang unik, yang dipakai untuk (◣_◢)┌∩┠Tours, karena dia menggunakan kendaraan amphiibi.
![[Image: i15.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i15.jpg)
Lho...lho...lho..... Apa ini...?
![[Image: i17.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i17.jpg)
Ada keluarga dari Turki atau Lebanon yang juga ikut tour dengan kami. Cuman saya kok tidak bisa melepas pandangan dari anak ceweknya. He..he..he...
![[Image: i18.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i18.jpg)
Tak lama kemudian, bus kami berangkat. Terlihat gedung Marina Bay Sands.
![[Image: i19.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i19.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Melewati Bugis Village.
![[Image: i20.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i20.jpg)
Buat yang belum tahu, Bugis Village ini adalah konsep shopping center yang unik. Karena dia memanfaatkan bangunan yang lama, tapi dipugar ulang. Dan kemudian dibikin tertutup dan ber AC. Bahkan jalan-jalan di dalam blok gedung-gedung tua tersebut juga diubah menjadi ruang tertutup ber-AC!
Bandingkan dengan para pengembang shopping center di Indonesia yang lebih memilih untuk membongkar total bangunan lama, dan menggantinya dengan yang dibilang modern, tapi 20 tahun kemudian kelihatan bulukan!
Perhentian pertama kami adalah Little India.
![[Image: i21.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i21.jpg)
Saat itu sedang ada persiapan hari raya Deepavali, jadi suasananya kelihatan agak meriah.
Ajah...ajah.... Manjulai... Hehehe....
![[Image: i22.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i22.jpg)
Karena menjelang Deepavali, maka banyak toko yang menjual pernak-pernik peribadatan Hindu Tamil.
![[Image: i23.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i23.jpg)
Manjulai cap Arab!
![[Image: i24.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i24.jpg)
Salah satu kios yang menjual perangkat ibadat Tamil.
![[Image: i25.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i25.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Walaupun suasana India cukup kental, tapi ada juga pak Kyai yang numpang lewat.
![[Image: i26.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i26.jpg)
Suasana Little India.
![[Image: i27.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i27.jpg)
Kebetulan di dekat situ ada toko yang menjual berbagai macam kue India. Karena di Bandung saya nggak pernah ketemu kue India, maka saya sempatkan beli beberapa. Penasaran, seperti apa sih rasanya.
Variasi kue-kue India.
![[Image: i28.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i28.jpg)
![[Image: i29.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i29.jpg)
![[Image: i30.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i30.jpg)
![[Image: i31.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i31.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Saya beli satu. Namanya Chocolate Burfi.
![[Image: i32.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i32.jpg)
Adik dan Abang saya beli Pistachio Burfi.
![[Image: i33.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i33.jpg)
Kue Burfi ini rasanya mirip susu kental manis yang dipadatkan. Jadi teksturnya seperti tepung solid. Biasanya Burfi ini rasanya manis sekali. Cuman yang ini tidak seberapa. Walaupun begitu, tetap saja perlu waktu lama untuk menghabiskan kue Burfi ini. Tidak bisa sekali gigit.
Tak lama kemudian kami berangkat lagi. Saya suka desain rumah hijau yang unik ini.
![[Image: i34.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i34.jpg)
Di tengah perjalanan kami melintasi Raffles Hotel yang terkenal itu.
![[Image: i35.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i35.jpg)
Dulu hingga tahun 1990an, hotel ini adalah hotel termahal di Singapore. Tapi posisinya kemudian digeser oleh Fullerton dan Ritz Carlton Millenia.
Monumen sumpit di dengan latar belakang gedung-gedung di Singapore.
![[Image: i36.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i36.jpg)
Katanya monumen ini untuk mengenang perjuangan empat suku yang ada di Singapore dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Tak lama kemudian, kami berhenti di taman di depan balaikota Singapore. Kelihatan gedung-gedung pencakar langit Singapore.
![[Image: i37.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i37.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Gedung Espalanede Theater yang mirip buah durian.
![[Image: i38.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i38.jpg)
Rupanya kami diajak untuk melihat tempat, dimana dari spot itu kita bisa memotret Marina Bay Sands.
![[Image: i39.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i39.jpg)
Esplanade Bridge dengan gedung-gedung perkantoran di Singapore.
![[Image: i40.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i40.jpg)
Eh, pas mau pulang si cewek bahibak Arab itu mejeng narsis di salah satu sudut taman. Rupanya dia pingin dipotret sama keluarganya. Saya pun iseng ikut motreti si cewek anna bahibak ini. Hehehe....
![[Image: i41.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i41.jpg)
Manis...manis...
Selesai dari balai kota, kami menuju ke Chinatown.
![[Image: i42.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i42.jpg)
Di sini kami berbelanja sedikit oleh-oleh ala Singapore.
![[Image: i43.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i43.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Karena nggak banyak yang kami lakukan di sekitar klenteng China tadi, maka kami balik ke bis kami.
Rupanya sopirnya belum balik ke bis, jadi kami menunggu diluar.
Pas menunggu bis, tiba-tiba ada penampakan mahluk ghaib....eh, mahluk mains!
![[Image: i44.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i44.jpg)
Senyum dong neng...
![[Image: i45.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i45.jpg)
Selesai dari Chinatown, tur bis kami mengarah ke sebuah toko penjual perhiasan permata.
Oya, didepan toko ini ada sebuah batu amethyst yang lumayan besar. Rupanya dari batu ini diambil batu untuk permata.
![[Image: i46.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i46.jpg)
Saya jadi teringat batu serupa yang didisplay di museum geologi Bandung. Hanya yang di Bandung ukurannya setinggi manusia!
Jujur saja, buat budget tourist kaya kami, rasanya terlalu berat untuk membeli perhiasan yang dijual disitu.
Bahkan rombongan turis dari Amerika yang juga ikut jalan dengan kami merasa cukup berat juga untuk membelanjakan uangnya di situ. Padahal mereka menginap di Marriot loh!
Ototmatis rombongan saya (dan turis Amerika tadi) langsung balik ke bis. Selama di bis, abang saya berusaha untuk menego tentang harga ke pemandu, tapi mentah karena si pemandu tidak bisa berbuat apa-apa. Mau ke sopir, eh...si sopir nggak ngerti bahasa Inggris. Rupanya dia dari RRC....
Well, usaha abang saya untuk mencari relasi bisnis kali ini gagal, sayangnya....
Oh well, setelah dari toko perhiasan tadi, kita pergi menuju ke Botanic Garden.
![[Image: i47.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i47.jpg)
Menurut saya tanaman di Botanic Garden ini kurang menarik, karena tanaman serupa juga bisa dijumpai di Indonesia. Yang menarik adalah bagaimana cara mereka menata ini semua.
![[Image: i48.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i48.jpg)
Air mancur.
![[Image: i49.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i49.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Agak keatas, saya menemui sebuah rumah tua yang besar, bergaya arsitektur kolonial Inggris.
![[Image: i50.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i50.jpg)
Cukup kagum dengan tamannya.
![[Image: i51.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i51.jpg)
Tapi sayangnya, disini saya terpisah dengan rombongan saya, dan sempat kehilangan jejak.
Saya mecoba bertanya kesana-sini, tapi nggak ada jawaban.
![[Image: i52.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i52.jpg)
Saya sempat tersasar juga ke sebuah tempat terbuka yang luas.
![[Image: i53.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i53.jpg)
Oh ya, katanya di panggung konser di latar belakang pernah diadakan konsernya Addie M.S. atau konser Angklung, beberapa waktu silam.
Saya akhirnya bisa kembali ke pintu utama. Alih-alih ketemu rombongan, saya malah ketemu sekelompok turis dari Perancis ini.
![[Image: i54.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i54.jpg)
Ohhh....cewek yang di sebelah kiri itu cantiiiikkk sekaliiiiii!!!
Je t'aime, oh belle fille dans le jardin de fleurs ...
![[Image: i55.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i55.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Wajahnya itu anggun ala Perancis kuno. Kecantikannya terbayang-bayang di benakku berhari-hari. Andai kita bisa bertemu lagi Oh ma fille, vous aimez le soleil qui brille dans la matinée ...
Tiba-tiba saya ditepuk dari belakang. Nggak ada gendam hipnotis disini, karena yang menepuk ternyata abang saya yang mengajak saya kembali ke bis.
Sekembalinya ke bis, kami langsung berangkat balik menuju Marriot hotel. Rupanya di belakang Botanic Garden ada kompleks perumahan elit di tengah Singapore.
![[Image: i56.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i56.jpg)
Walaupun begitu rumah-rumah elit disitu desainnya cukup membosankan jika dibandingkan dengan yang di Indonesia. Not worth the money...
Sempat mampir ke Goodwood Park hotel juga.
![[Image: i57.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i57.jpg)
Akhirnya kami didrop di Marriot. Dari sana kami jalan balik menuju ke apartemen kami.
Pas lewat di depan Marriot, kok ada mobil panjang kaya begini? Wah kaya benar ini si pengantin!
![[Image: i58.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i58.jpg)
![[Image: i59.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i59.jpg)
Sesampainya di Lucky Plaza, kami makan siang dulu.
![[Image: i60.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i60.jpg)
Menu “pencuci mulut†Hehehe...
![[Image: i61.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i61.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Malamnya kami jalan-jalan keliling City Hall. Tampak gereja tua di seberang stasiun City Hall...
![[Image: i62.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i62.jpg)
Saya agak kaget melihat bangunan toko tempat saya membeli sepatu boot saya dulu sekarang sudah dibongkar.
Kami juga sempat mampir ke Funan Shopping Mall, yang terkenal karena barang elektroniknya. Di sini saya akhirnya ketemu sesuatu untuk dibeli: satu pack DVD film kereta api seharga $ 30, isinya 5 DVD, lengkap dengan bonus berupa kotak yang bisa mengeluarkan suara lokomotif uap.
Setelah putar-putar, kami makan dulu di sebuah restoran pasta disitu.
![[Image: i63.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i63.jpg)
![[Image: i64.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i64.jpg)
Pulangnya, kami sempat menjelajahi Orchard road. Kelihatan Paragon yang sekarang berdesain unik.
![[Image: i65.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i65.jpg)
Ada juga seniman jalan yang berlagak patung, tapi akan bergerak kalau kita menaruh koin.
![[Image: i66.jpg]](http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/SS9/i66.jpg)
Pas jalan, akhirnya kami ketemu juga dengan bank CIMB di Singapore. Namun sayangnya, disini saya tidak bisa mengambil uang, karena kartu saya adalah kartu generasi bapuk, peninggalan jaman Bank Niaga pra-CIMB. Di Malaysia kartu saya masih bisa dipakai, tapi tidak di Singapore.
Setelah balik ke apartemen, kamipun istirahat dulu.
BERSAMBUNG.
