25-12-2011, 11:40 PM
[spoiler=Humaska : Menpera Akui Layanan Kereta Api Makin Baik]
Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Kabinet Indonesia Bersatu II, H. Djan Faridz tenyata lebih memilih naik kereta api (KA) menuju Cirebon, dibandingkan dengan moda transportasi lainnya. Djan Faridz beserta kedua putranya dan rombongan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menggunakan KA Cirebon Ekspress (Cireks) pukul 13.20 dari Stasiun Gambir, Sabtu (24/12). Mereka direncanakan akan menghadiri Haul ke-22 dan Tasyakur ke-37 yang akan diadakan di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon.
Seperti yang diutarakan oleh Djan Faridz sesaat sebelum berangkat, ia naik kereta api dikarenakan pelayanannya saat ini sudah sangat jauh berubah lebih baik daripada sebelumnya. “Jadi saya melihat, di bawah kepemimpinan Direksi yang baru ini pelayanan menjadi lebih baik, waktunya juga lebih tepat, sehingga pasti saya lebih memilih kereta api dibandingkan mobil,†tutur Djan Faridz yang juga merupakan ketua PWNU DKI Jakarta.
“Karena kalau pakai mobil cape, macet. Kalau pakai kereta akan lebih enak, sudah ada yang menjemput, lebih rileks,†tambahnya. Diakuinya, sudah lama ia tidak menggunakan lagi kereta api jurusan Jakarta – Cirebon pulang pergi, karena pelayanannya yang beberapa tahun kemarin kurang memuaskan. Direncanakan, pada saat kembali ke Jakarta, Djan Faridz beserta rombongan akan menggunakan lagi KA yang sama.
[/spoiler]
Seperti yang diutarakan oleh Djan Faridz sesaat sebelum berangkat, ia naik kereta api dikarenakan pelayanannya saat ini sudah sangat jauh berubah lebih baik daripada sebelumnya. “Jadi saya melihat, di bawah kepemimpinan Direksi yang baru ini pelayanan menjadi lebih baik, waktunya juga lebih tepat, sehingga pasti saya lebih memilih kereta api dibandingkan mobil,†tutur Djan Faridz yang juga merupakan ketua PWNU DKI Jakarta.
“Karena kalau pakai mobil cape, macet. Kalau pakai kereta akan lebih enak, sudah ada yang menjemput, lebih rileks,†tambahnya. Diakuinya, sudah lama ia tidak menggunakan lagi kereta api jurusan Jakarta – Cirebon pulang pergi, karena pelayanannya yang beberapa tahun kemarin kurang memuaskan. Direncanakan, pada saat kembali ke Jakarta, Djan Faridz beserta rombongan akan menggunakan lagi KA yang sama.

