22-12-2011, 10:03 PM
Quote:Volume penumpang KA pada libur akhir tahun ini diprediksi turun 17,62%.
JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lewat Ditjen Perkeretaapiannya memprediksi jumlah penumpang kereta api saat libur Natal & Tahun Baru akan mengalami penurunan sebesar 17,62%.
Ini lantaran sebagian masyarakat lebih memilik menggunakan pesawat terbang berbiaya murah atau low cost carrier untuk berlibur karena perbedaan harga dengan tiket kereta api tidak terlampau jauh.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S Ervan, mengatakan, selain itu kebijakan pengetatan dispensasi penumpang kereta juga mau tidak mau ikut mempengaruhi penurunan ini.
"Kalau dulu penumpang yang diangkut bisa mencapai 180%, bahkan 200% dari kapasitas kereta, sekarang kami targetkan tidak lebih dari 150%, bahkan kalau bisa tepat 100%," ujar Bambang, Kamis (22/12).
Data Kemenhub menyatakan, pada 2010, jumlah penumpang kereta pada libur akhir tahun sekitar 1,9 juta orang dengan rincian 309.076 penumpang kelas eksekutif, 419.164 orang untuk kelas bisnis, dan 1.211.746 orang di kelas ekonomi.
Tahun ini, diperkirakan turun menjadi 1,59 juta orang dengan rincian penumpang eksekutif sebanyak 311.648 orang, kelas bisnis 296.518 orang, dan kelas ekonomi sebanyak 989.904 orang.
Ditjen Perkeretaapian juga akan melakukan pemantauan mulai dari 21 Desember ini sampai 5 Januari 2011. Volume penumpang tertinggi diperkirakan jatuh pada Minggu, 1 Januari 2012 dengan jumlah mencapai 123.035 orang.
Sebagai langkah menggairahkan kembali penggunaan kereta api bagi masyarakat, Ditjen Perkeretaapian sedang menggodok semacam recovery service. Jika kereta api mengalami keterlambatan akan diberikan semacam kompensasi. "Bisa berupa penggantian makanan ringan atau semacamnya," kata Bambang.
Sumber : kontan.co.id.

