20-12-2011, 07:37 PM
(20-12-2011, 09:56 AM)andya nur Wrote: [spoiler=Natal dan Tahun Baru, Kereta Api Sancaka(fakultatif)Dioperasikan]SURABAYA, KOMPAS.com — Menyambut libur Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya menambah kereta api Sancaka rute Surabaya-Yogyakarta setiap Jumat dan Minggu.
Adapun untuk kereta api reguler tujuan Surabaya-Jakarta, Surabaya-Banyuwangi-Denpasar, dan Surabaya-Bandung hanya mengoptimalkan tempat duduk yang tersedia.
Demikian Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 8 Surabaya, Sri Winarto, Senin (19/12/2011) di Surabaya.
Dikatakan, sampai hari ini pemesan tiket kereta api pelbagai tujuan dari Surabaya Gubeng maupun Surabaya Pasar Turi sudah mencapai 80 persen. Namun, warga masyarakat pengguna kereta api tidak perlu khawatir.
"Pengguna jasa kereta api yang sudah pesan tiket, khususnya kereta eksekutif mencapai 80 persen, dan kami minta agar segera melakukan reservasi," kata Sri Winarto.
Ia mengatakan, secara umum sarana ataupun prasarana perkeretaapian dalam kondisi aman dan siap melayani masyarakat. Termasuk telah diantisipasi daerah rawan banjir dan longsor yang sewaktu-waktu mengancam perjalanan kereta api.
"Kami pun sudah mengantisipasi dua titik rawan, yaitu rawan banjir di ruas Kandangan-Lamongan dan rawan longsor di ruas Kepanjen-Wlingi, serta lumpur Lapindo yang tingkat kerawanannya tinggi dalam musim hujan ini. Selain itu, demi keselamatan pengguna kereta, kami siap melakukan pemantauan selama 24 jam," ujar Sri Winarto.
Terkait harga tiket yang kerap kali naik saat permintaan jasa kereta api melonjak, Sri Winarto mengatakan, pihaknya mengharapkan agar warga masyarakat pengguna kereta menghindari percaloan dan membeli tiket di tempat-tempat resmi, termasuk di agen perjalanan. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam situasi ramai libur Natal dan Tahun Baru tetap memberlakukan tarif batas bawah-atas.
"Batas bawah untuk tarif kereta bisnis Rp 60.000, adapun batas atas kereta eksekutif Rp 700.000. Kalaupun ada kenaikan tidak besar. Bahkan, saat sepi tarif kereta aksekutif hanya Rp 200.000-Rp 250.000," katanya.
Pengguna jasa kereta api pun diminta perlu menjaga kewaspadaan diri selama dalam perjalanan. Tindak kejahatan seperti pembiusan kerap kali dialami penumpang kereta.
"Untuk menjaga segala kemungkinan terjadi kejahatan, baik di stasiun maupun di dalam kereta, kami tempatkan petugas," kata Sri Winarto.[/spoiler]
menurut saya rangkaian kereta sancaka ga optimal, cuma 3 K1 ama 2 K2 , yang fakultatifnya malah cuma 3 K1 , ngapa ga dibikin 4 K1 + 4 K2 gitu, stok kereta sepertinya ada di SDT maupun YK


![[Image: new2copy.jpg]](https://img254.imageshack.us/img254/7018/new2copy.jpg)