05-12-2011, 01:20 AM
bingung juga sih mau berpendapat kaya gimana.. kalo di MKA di bilang terhitung tanggal 6 desember pekerja akan mogok dari jam 5 pagi ampe jam 8 pagi. dan itu berlangsung 3 hari. bingung juga menanggapinya. tapi kalo di pikir2, lokomotif itu bergerak dengan solar. dan BP ato MP tiap2 kereta juga menggunakannya. dan baca di MKA juga kalo menurut undang2, PT. INKA tidak akan mengeluarkan/memproduksi KA tanpa pendingin ruangan (AC). berarti bisa artikan KA kelas ekonomi berAC (Angin Cepoi-cepoi) akan di hapus. secara otomatis banyak rangkaian yang akan menggunakan BP. kecuali untuk kereta yang di tarik oleh Loko CC 300 buatan PT. INKA yang rencana akan beroperasi di awal tahun 2012. kereta ekonomi memank di subsidi oleh pemerintah. tapi, yang naik kereta eksekutif dan bisnis juga gak semuanya orang kaya. ada yang karna mengejar waktu hanya untuk mencari sesuap nasi mereka bela2in dan terpaksa naik kereta Eksis. ato bisa jadi karena kehabisan tiket ekonomi. kita khan gak tau. kalo menurut saya, PT. KA gak seharusnya meminta subsidi BBM. karena dari pendapatan KRL Jabodetabek saja sudah sangat besar. di tambah okupansi dari KA Gajayana yang katanya pendapatan terbesar PT. KA.. jadi kalo mau minta, boleh saja. tapi jangan sama ama bus. ya berkurang sedikitlah palingan. memang ada perbedaan. bus VVIP yang harganya lebih mahal dari KA eksekutif dapat BBM subsidi. kenapa KA tidak?? jawabannya simple ajah sih kalo menurut saya. BUS mahal karena mengangkut penumpang yang sedikit. sedangkan kereta mengangkut banyak orang. secara tidak langsung pendapatan lebih besar di banding bus. mungkin itu saja.

