28-11-2011, 07:17 PM
Quote:Prancis Siapkan Rp 1,8 Triliun untuk Rel Kereta di Atas Jalan
Baban Gandapurnama - detikBandung
Bandung - Pemerintah Prancis menyiapkan pinjaman lunak sebesar Rp 1,8 triliun untuk proyek pembangunan jalur kereta api di atas jalan raya di Kota Bandung. Proyek tersebut merupakan program pemerintah pusat sebagai langkah memaksimalkan moda kereta api yang manfaatnya demi pelayanan publik.
Hal tersebut diungkapkan Anggota Metropolitan Development Management Jabar, Idwan Santoso, saat ditemui wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (28/11/2011).
"Proyek ini dibiayai pemerintah Prancis lewat bantuan lunak. Komitmennya menyiapkan Rp 1,8 triliun. Tapi secara keseluruhan rencana, proyek tersebut membutuhkan dana Rp 5 triliun. Kami berharap sisanya pihak pemerintah Prancis bisa menambah pinjaman, juga dibantu oleh pemerintah pusat," jelas Idwan.
Ia menambahkan, saat ini di Kota Bandung banyak sekali jalur kereta yang lintasannya sebidang. Kondisi jalur yang berada di jalan raya itu kerap mengganggu kelancaran lalu lintas. Dia menegaskan, berdasarkan UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, jalur lintasan sebidang itu tidak boleh ada.
"Maka itu, proyek ini sebagai implementasi dari undang-undang tersebut. Rencananya jalur kereta itu berada di atas. Tapi untuk kepastiannya, urusan teknis itu masih dibahas," kata Idwan.
Hal terpenting yang perlu diperharikan, sambung Idwan, keberadaan proyek ini manfaatnya untuk jangka panjang, apalagi keberadaannya meliputi beberapa daerah sekitar Bandung Raya. Menurut dia, semua pihak sudah berkomitmen dan mendukung untuk melaksanakan proyek tersebut.
"Dalam proyek ini juga, kami perlu penyelesaian soal pembebsahan lahan di lokasi pembangunan," ucapnya.
Menurut Idwan, pelaksanaan fisibility studies (FS) atau studi kelayakan untuk perencanaan proyek ini sudah dilakukan. Ia menambahkan, soal teknis jalur kereta itu seperti apa, perlu dibicarakan lagi dengan pihak berwenang yakni PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
Tahun depan, kata Idwan, dana pinjaman itu diserahkan dari pemerintah Prancis.
Kadishub Kota Bandung Prijo Soebiandono sangat berharap pembangunan proyek jalur lintasan kereta di atas itu bisa terwujud. Sedangkan pemerintah pusat diharapkan merealisasikannya pada 2012.
"Maka itu saya berharap Walikota Bandung untuk teken kesepakatan bersama pada Kamis ini. Pada tanggal 6 nanti kesepakatan itu dibawa ke Prancis untuk diputuskan hasilnya," kata Prijo.

