23-11-2011, 02:07 PM
menurut data2 yang ada, pt. kai pertahun mengeluarkan Rp. 1.1 T untuk bbm. kalau misalnya dapat subsidi, berarti bisa menghemat separuh dari itu atau sekitar 500 M. angka itu besar sekali jika dibandingkan dengan keuntungan pertahun sekitar 130 M.
masalahnya, apakah kelebihannya dikembalikan kepada konsumen atau tidak? mungkin bisa pengurangan tarif, pelayanan dan pemeliharaan optimal, dll. kalau yang 500 M itu kembali ke konsumen baik penumpang atau barang, saya 100 % mendukung itu.
masalahnya, apakah kelebihannya dikembalikan kepada konsumen atau tidak? mungkin bisa pengurangan tarif, pelayanan dan pemeliharaan optimal, dll. kalau yang 500 M itu kembali ke konsumen baik penumpang atau barang, saya 100 % mendukung itu.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

