30-10-2011, 09:36 AM
(30-10-2011, 09:19 AM)ady_mcady Wrote: @morkies, coba simak pengalaman rf spoorweg maatshappij berikut:
[spoiler]
(12-11-2010, 05:12 PM)spoorweg maatschappij Wrote:[/spoiler](12-11-2010, 02:32 PM)bintangsendja Wrote:(12-11-2010, 01:28 PM)ady_mcady Wrote: kalo tidak salah, ka bandara kelak juga bakalan melewati daerah pantai indah kapuk (PIK). dangar2 rumornya juga bakalan dibuatkan stasiun didaerah PIK supaya penghuni kawasan PIK bisa terhubung dengan jaringan krl.
Ini rumor dari mana? Soalnya sumber-sumber yang saya ketahui menyatakan kalau jalur ke bandara akan ditarik dari jalur Duri-Tangerang (sekitar Poris atau Batuceper, CMIIW), dan tidak melewati daerah PIK sama sekali.
Sepertinya susah kalau KA bersatu dengan perumahan mewah. Kalaupun ada, pasti developernya adalah RF.
Saya pernah mendengar dari humas sebuah perumahan dari kelas rumah sederhana sampai kelas atas yang memiliki wilayah luas dan banyak penghuninya. Mereka menghindar kalau areanya dilalui KA atau dekat dengan KA.
Mengapa? Humas tersebut menjawab "loh, sudah bisa beli rumah di sini, masa tidak bisa beli mobil?"
"Masa tinggal di sini tapi kerjanya naik kereta?"
Pengen gwtuh orang di depan para hadirin.
Pinter tapi ga cerdas ya kaya gitu itu ! Mental masih feodal, ego masih tinggi, gaya hidup masih snob. Harusnya ada generasi pendobrak. Ini yg ada malah generasi pendobrak anggaran macam si M. N*******n




tuh orang di depan para hadirin.