30-09-2011, 07:00 AM
Pengoperasian Jalur Ganda Prupuk-Bumiayu Ditunda
PURWOKERTO--MICOM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda pengoperasian rel ganda antara Prupuk-Bumiayu, Jawa Tengah. Rencananya, rel ganda tersebut bakal dioperasikan kemarin.
Tetapi, ternyata Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Rel Ganda Cirebon-Kroya masih harus menyelesaikan beberapa prasarana yang belum sempurna.
Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi V Purwokerto Surono mengakui kalau jadwal pengoperasian yang sedianya dilaksanakan pada Kamis (29/9) ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Penundaan pengoperasian jalur ganda dilakukan karena ada beberapa pekerjaan prasarana yang belum tuntas. Sehingga ada penundaan, meski waktunya saya kira tidak akan lama," jelas Surono, Kamis (29/9).
Menurutnya, yang saat ini tengah dikerjakan adalah persinyalan yang belum terpasang semuanya. Kalau masalah persinyalan belum tuntas, pengoperasian belum dilaksanakan, karena persinyalan merupakan salah satu peralatan vital bagi perjalanan KA.
"Tetapi pemasangan sinyal tidak terlalu membutuhkan waktu lama," tambahnya.
Jalur ganda Prupuk-Bumiayu mempunyai panjang 17,8 kilometer. Jalur tersebut masuk dalam segmen II proyek jalur ganda Cirebon-Kroya.
Setelah segmen Prupuk-Bumiayu selesai, proyek dilanjutkan dengan pembangunan fisik jalur Bumiayu-Kretek. Jalur tersebut memiliki panjang 11 kilometer. (LD/OL-10)
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/...yu-Ditunda
PURWOKERTO--MICOM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunda pengoperasian rel ganda antara Prupuk-Bumiayu, Jawa Tengah. Rencananya, rel ganda tersebut bakal dioperasikan kemarin.
Tetapi, ternyata Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Rel Ganda Cirebon-Kroya masih harus menyelesaikan beberapa prasarana yang belum sempurna.
Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi V Purwokerto Surono mengakui kalau jadwal pengoperasian yang sedianya dilaksanakan pada Kamis (29/9) ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.
"Penundaan pengoperasian jalur ganda dilakukan karena ada beberapa pekerjaan prasarana yang belum tuntas. Sehingga ada penundaan, meski waktunya saya kira tidak akan lama," jelas Surono, Kamis (29/9).
Menurutnya, yang saat ini tengah dikerjakan adalah persinyalan yang belum terpasang semuanya. Kalau masalah persinyalan belum tuntas, pengoperasian belum dilaksanakan, karena persinyalan merupakan salah satu peralatan vital bagi perjalanan KA.
"Tetapi pemasangan sinyal tidak terlalu membutuhkan waktu lama," tambahnya.
Jalur ganda Prupuk-Bumiayu mempunyai panjang 17,8 kilometer. Jalur tersebut masuk dalam segmen II proyek jalur ganda Cirebon-Kroya.
Setelah segmen Prupuk-Bumiayu selesai, proyek dilanjutkan dengan pembangunan fisik jalur Bumiayu-Kretek. Jalur tersebut memiliki panjang 11 kilometer. (LD/OL-10)
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/...yu-Ditunda

