24-09-2011, 11:35 AM
(24-09-2011, 09:32 AM)Dana Komuter Wrote: [spoiler]Tol Cikampek-Palimanan Dibangun Awal 2012[/spoiler]
Oleh M. Munir Haikal
Jum'at, 23 September 2011 | 20:23 WIB
JAKARTA: PT Lintas Marga Sedaya memastikan akan memulai pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km pada awal tahun depan. Perusahaan jalan tol yang 55% sahamnya dimiliki oleh Plus Expressways Berhad dan sisanya oleh PT Bhaskara Utama, perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno dan Erwin Aksa. Lintas Marga telah menunjuk PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai pengatur pinjaman (lead arranger) untuk proyek jalan tol senilai Rp11 triliun tersebut. Rencananya, sebanyak 70% dari biaya tersebut berasal dari pinjaman eksternal dan sisanya berasal dari kas internal. Managing Director Plus Expressways Noorizah Hj Abdul Hamid mengungkapkan Bank Islam Malaysia Berhad juga akan membantu pencarian dana di negara tersebut.
"Kami berharap bisa ground breaking proyek jalan tol sebelum akhir tahun. Awal tahun depan kami sudah mulai konstruksi proyek tersebut," ujarnya sore ini. Dia menargetkan ruas tol tersebut sudah bisa dioperasikan pada 2014. Saat ini, lanjut dia, pembebasan tanah untuk ruas tol Cikampek-Palimanan sudah mencapai 94%. "Kami berharap pada akhir tahun ini proses pembebasan tanah bisa dituntaskan." Presiden Direktur Lintas Marga Muhammad Fadzil bin Abdul Hamid mengungkapkan Plus Expressways telah menyetorkan permodalan sebesar US$20 juta dan Bhaskara Utama sudah menyetor US$10 juta. (sut)
http://www.bisnis.com/articles/tol-cikam...-awal-2012
-----------
Yang jadi bbrp pertanyaan besar kita :
1. Bagaimana nasib KA Cirebon Ekspres dan Argo Jati nantinya yah? Apa masih dicintai masyarakat?
2. Merak - Cirebon akan terhubung dg jalan tol. Itu berarti dengan KA yg mesti mengitari Rangkas Bitung dan lingkar Tn. Abang - Kamp. Bandan - Ps. Senen - Jatinegara dulu akan memperlama waktu tempuh perjalanan. Apa PT. KA gak ambil siasat dg menshortcutkan petak rel dr Serang ke Tangerang aja yah?
3. Serang sebagai ibukota propinsi Banten gimana nasibnya? Apakah akan semakin dilancongin masyarakat dg keindahan pantai di Merak dg peluang adanya ruas tol Palimanan - Merak? Gimana dg nasib KA Cirebon - Merak (apa harus diluncurin??)?
Berhubung ini thread tentang Cireks, saya coba mau kasih pendapat yang point 1 aja ya...
Ada perbedaan signifikan antara jalur Jakarta-Bandung dengan Jakarta-Cirebon, yang paling jelas terlihat adalah medannya. Jalur Jkt-Bdg berupa pegunungan sedangkan Jkt-Cirebon adalah tanah dataran rendah yang relatif rata.
Waktu tempuh sebelum dibangun Cipularang untuk mobil adalah sekitar 3-4 jam untuk jarak lk 130km, setelah dibangun Cipularang menjadi 1,5-2 jam. Sedangkan Jkt-Cirebon waktu tempuh lewat Pantura juga 3-4 jam tapi dengan jarak yg lebih jauh lk 220km, kalau dibangun jalan tol Cikampek-Cirebon diperkirakan waktu tempuh Jkt-Cirebon menjadi 2-2,5 jam (blm memperhitungkan waktu istirahat sopir yang pasti akan lelah kalau digeber full throttle Jkt-Cirebon dengan pemandangan yg monoton).
Ada nilai tambah lebih dari adanya jalan tol Cipularang bg pemakai mobil yaitu waku tempuh yang berkurang drastis untuk jarak terhitung pendek (130km), sedangkan tol Cirebon juga memangkas waktu tapi tidak drastis (1-1,5 jam) untuk jarak yg lebih panjang, jadi tidak terlalu terasa perubahannya, toh di jalan pantura skrg saja di beberapa ruas pada waktu tertentu bisa digeber sampai kecepatan 120km/jam koq.
Sekarang kita bicara KA Bandung, dahulu sblm ada Cipularang waktu tempuh masih bisa bersaing dengan mobil bahkan bisa lebih unggul, skrg kondisinya GoPar saja bisa 4 jam, 2 x lipat dibandingkan waktu mobil.
Kalau KA Cirebon waktu tempuh berkisar 2jam 40 menit - 3,5 jam, sangat masih bisa bersaing dengan jalan tol baru nantinya. Lagipula moda angkutan roda karet seperti bus saya koq masih berkeyakinan akan tetap lewat jalur pantura lama, karena penumpang mereka selama ini ya kebanyakan disekitar jalur pantura ini seperti Indramayu, Losarang, Pamanukan, Patrol dsb.
Satu keuntungan dari moda KA dibandingkan jalan tol nantinya adalah KA langsung masuk ke pusat kota (Jakarta atau Cirebon), apabila dibandingkan dengan jalan tol Cirebon yang hanya lewat pinggir kota Cirebon yaitu di sekitar Palimanan, Plumbon, Ciperna, Kanci. Asumsi waktu yang saya tuliskan di atas adalah waktu tempuh jalan tol yang dihitung dari pintu tol ke pintu tol (misalnya Cawang sampai Pasteur) berdasarkan pengalaman saya, sedangkan waktu tempuh KA adalah waktu tempuh dari stasiun GMR sampai BD atau CN (kebetulan ketiga stasiun tersebut berada di pusat kota)
Jadi saya sih masih yakin kalau moda roda besi (Cireks, Ciregal, Argo Jati) masih akan lebih unggul daripada moda roda karet (Luragung, Sahabat dkk) walaupun sudah terbangun jalan tol Jakarta-Cikopo-Cirebon
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby

