22-09-2011, 02:06 PM
ada yang demo nih, ceritanya..
Sumber
Quote:
Pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Demo Kementerian ESDM, Tuntut BBM Bersubsidi
Jakarta - Pernah bertanya mengapa harga tiket KA Jakarta- Surabaya setara dengan tiket pesawat? Atau ongkos KA Jakarta-Yogyakarta lebih mahal ketimbang menggunakan kendaraan pribadi? Jawabannya disuarakan dalam aksi di Jakarta siang ini.
Puluhan pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggeruduk kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Mereka menuntut KA menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Akibat selama ini menggunakan BBM nonsubsidi, terpaksa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menaikkan tarif KA menjadi mahal dan berlipat.
"Kami sama-sama angkutan darat yang melayani masyarakat banyak. Tapi mengapa kami dilarang menggunakan BBM bersubsidi?," kata Ketua Serikat Pekerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sri Nugroho dalam orasinya di kantor ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, (22/9/2011).
Mereka beralasan, dengan tingginya harga BBM nonsubsidi maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan biaya produksi sangat tinggi. Terpaksa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membebankan biaya tersebut kepada pengguna jasa KA lewat harga tiket. Alhasil, masyarakat banyak yang beralih menggunakan angkutan pesawat atau mobil pribadi.
"Akibatnya, macet di mana-mana. Karena tarif kereta api tidak kompetitif dengan moda angkutan lain. Jika tarif kereta api murah, maka masyarakat lebih banyak yang kembali menggunakan kereta api," bebernya.
Selain itu, kebijakan BBM nonsubsidi juga membuat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ditinggal pelanggan. Pengusaha beralih ke moda transportasi yang lebih murah seperti truk dan kontainer. Hal ini seperti yang terjadi di jalur Sumatera dan Jawa yang menjadi tulang punggung angkutan minyak dan hasil perkebunan.
"Karennya, kondisi jalan raya cepat rusak, polusi kendaraan dan kemacetan di berbagai titik jalan utama," teriak Sri yang disambut tepuk tangan oleh massa.
Setelah sempat berorasi selama 30 menit, aksi damai ini diterima Humas Kementerian ESDM. Berbeda dengan aksi demo pada umumnya, para pegawai PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini beraksi dengan tertib, tanpa spanduk ataupun papan tuntutan.
"Kami meminta menteri ESDM membolehkan kereta api menggunakan BBM Bersubsidi. Jika tidak, kami akan mogok massal," cetus Sri.
(asp/lrn)
Sumber

