19-09-2011, 11:19 PM
(18-09-2011, 12:16 PM)mdnboy Wrote:untuk barang mungkin menguntungkan, tapi untuk penumpang belum tentu...(18-09-2011, 12:01 PM)pardjono Wrote: Bravo Gubernur Se Sulawesi.Gubernur se Sulawesi sudah sadar bahwa penggunaan KA untuk Barang dalam jangka panjang LEBIH MENGUNTUNGKAN, juga buat penumpang.....
Gitu dong jadi Gubernur. Jangan seperti 'Gubernur Anti Sepur'.
Kalau saja di Sulawesi gauge relnya kelak adalah 1435 mm, dijamin bakal keren tuh
saya punya temen orang Sulawesi, dia pernah bilang kalo mobilitas penduduk Sulawesi tidak bisa dibandingkan dgn mobilitas penduduk Pulau Jawa, apalagi penduduk Sulawesi tergolong sedikit, sekitar 16-20 juta jiwa untuk pulau seluas 174.600 km2...
apalagi untuk jalur Makassar-Manado, kalo dihitung jalan darat jalur tersebut berjarak sekitar 1.700 km, dan untuk pesawat terbang saja untuk jalur ini tidak begitu ramai penumpangnya...
kalo mau bikin KA penumpang di Sulawesi, menurut saya yg pas sekarang adalah Makassar-Toraja-Palopo, itu termasuk jalur gemuk, itung2 bisa mengalihkan beban jalan raya... kalo Makassar-Manado kayaknya masih terlalu jauh...
untuk KA barang, yg sangat potensial adalah pengangkutan nikel PT Inco di Soroako, Luwu Utara, ke pelabuhan terdekat seperti Palu atau Makassar... atau juga pengangkutan Semen Tonasa di Pangkep dan Semen Bosowa di Maros... atau mungkin juga pengangkutan bahan2 pokok, nah untuk ini jalur Makassar-Manado sepertinya pas...
ini kata temen saya orang Sulawesi (Makassar) loh, saya bukan orang sana... sekadar pencerahan buat temen2 RF semua...
MY DREAMS:
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways
- Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits
Mau beli tiket KA??? Klik di sini
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways
- Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits
Mau beli tiket KA??? Klik di sini



