12-05-2011, 11:29 AM
(11-05-2011, 08:39 PM)paul_foxdemon Wrote: Saya sempat ngobrol dengan petugas mekanik gerbong, yang biasanya menyambung dan melepas gerbong dari rangkaian KA. Katanya sistem gerbong aling-aling ini agak berbahaya.
Karena bobot gerbong tidak berimbang satu dengan lain, maka posisi coupler itu tidak lurus. Jadi posisi coupler gerbong aling-aling selalu lebih tinggi dari coupler gerbong yang ada isinya, dan lokomotif.
Bisa dibayangkan di masa lebaran, jedanya pasti makin besar, dan kalau dipakai di jalur pegunungan, resiko gerbong putus makin besar.
waduh?yang bener mas? bisa dibayangkan kalo pas lagi jalur nanjak gerbong alingaling ini lepas.. kebetulan dibelakangnya ada PJL atau daerah padat penduduk yang notabene banyak orang lewat..ckckck lebih gawat lagi kalo dibelakangnya ada KA.... bisa tuiiiinggg dan
virus GALAU telah melanda. . .

