30-01-2011, 12:24 AM
Sekalian lokomotif harus dikosongkan dari masinis dan asistenya, okeh? Emang udah mentok segitu akalnya? atau ga punya semangat kerja nih? Lha wong perusahaan besar ko "pentolan2nya" orang model kaya "begini".. Aneh ya perkeretaapian kita, setelah taspat dikurangi, tetep PLH, pake sistem penomoran baru, tetep PLH, sekarang ada instruksi macam begini, pasti yg bikin ide2 "cemerlang" tersebut sekolahnya "tinggi".
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...

