23-10-2010, 12:30 PM
(This post was last modified: 23-10-2010, 12:36 PM by BAMBANG EKO.)
dedy vh Wrote:23-Oct-2010, 11:45 AM
oot , tapi okupansi serayu lumayan bagus dan 2 trip sehari lagi
Pada awalnya KA Serayu hanya sampai Banjar dengan nama Pattas Banjar , karena permintaan masyarakat di sekitarnya , Sidareja , Cipari , Gandrung mangun , Jeruk legi , Maos , Kawunganten , dll yang saat itu kesulitan jika akan ke Jakarta , maka KA Pattas Banjar ini diperpanjang sehingga bisa mengcover penumpang di stasiun tsb. Karena okupansinya bertambah maka sebagai pengganti diperpendeknya KA Kahuripan dari Trayek Jakarta - Kediri via Purwakarta-Bandung menjadi Trayek Bandung - Kediri sehingga penumpang Kroya s/d Cibatu yang biasa naik KA Kahuripan bisa menggunakan KA serayu Malam.
Untuk KA Pandanaran masalahnya berbeda
Pergantian / perubahan Trayek KA ini disebabkab oleh jalur dan rintang jalan saat meluncur di SMC-Gubug-Gambringan-Gundih-Karangsono-Gundih-Solo saat jembatan di petak Karangsono - Telawa hanyut terkena banjir besar dan diperpanjang sampai Pekalongan karena mengcover penumpang Pekalongan - Semarang yang bisas naik KRD Pekalongan - Solo btw KRD rusak sehingga tidak bisa beroperasi atau KRD dibatalkan
Resumenya :
Pergantian trayek KA Pandanaran disebabkan Bencana Alam dan kurangnya rangkaian
Pergantian Trayek KA Serayu karena okupansinya bagus.
Demikian pencerahannya , Maaf jika keliru

