29-07-2010, 09:39 AM
(24-07-2010, 09:43 PM)ady_mcady Wrote: saya malah denger2 di koran kalo dibuka wacana jalur khusus sepeda motor di tol ini. karena di jatim jumlah sepeda motornya melebihi jumlah mobil.
saya pikir ini susah untuk direalisasikan, karena dengan adanya jalan tol, beban jalan biasa menjadi lebih ringan jadi motor pun bisa lebih leluasa melaluinya. jadi tidak perlu lagi dibuat jalur sepeda motor.
(24-07-2010, 10:55 PM)Adolph Wrote: gk ada tol aja..KA di koridor ini megap2., contohnya madeks yg berumur pendek itu,...gk mbayangin klo tol-nya jafi..
saya pikir ini lebih pada pengaturan jadwal keberangkatan dan kedatangan serta kelas KA dan positioning harga tiket yang tidak pas jadi sepi penumpang.
saya tetap yakin okupansi KA Rapih Dhoho di jalur ini akan tetap oke. akan lebih oke lagi kalau jalur lingkaran wonokromo-kertosono-blitar-malang-bangil-wonokromo dielektrifikasi dan KA Rapih Dhoho berubah menjadi KRL Rapih Dhoho, hehehehe.
KA Sumber Kentjono

