29-05-2010, 08:11 AM
Makanya waktu itu aku bikin thread seandainya petak rel Manggarai - Bogor jadi dwiganda. Ternyata masih belum diperlukan karena memang secara bersama2 cuma dilaluin KRL komuter dalam hal ini mayoritas Jakarta - Bogor. Gapekanya pun bisa dipastikan tidak banyak terganggu kalau saja tiada gangguan sinyal dan wesel. Itu pun kalau di Manggarai dan Gambir tidak bermasalah atau bentrok dg KA2 luar kota. Yang jadi problem cuma di kawasan Manggarai sebagai pertemuan antar KA dari segala arah. Tapi kalau dari segi keuangan, warga Jabodetabek tidak keberatan tuh soal tarif yang mungkin dinilai cukup mahal atau biasa2 saja dg Pakuan Rp 11.000,00 kalau dari Bogor ke Jakarta dan Rp 9.000,00 kalau dari UI ke Bogor atau pun Jakarta.
Jadi, kalau tanpa Ekspress AC menurut aku kurang setuju. Karena warga Jabodetabek ingin merelakan isi kantongnya dikeluarkan utk secepatnya tiba ditujuan dg si Eskpres. Sama sekali tidak terganggu karena tidak bentrok dg KA2 luar kota yang notabene tidak begitu jelas kalau selama di perjalanan masing2 ada rinja / rintangan perjalanan atau tidaknya. Makanya mungkin petak rel Jakarta - Bekasi suka terhambat yah karena itu salah satunya... bentrok dg KA2 luar kota yg gapekanya jadi rada kacau.
Makanya kalau aku sih menikmatinya Ekonomi AC kalau dari arah Bogor. Soalnya tiba di Mgr begitu kena gangguan wesel, gapeka atau pun sinyal bisa langsung turun dan ke halte busway Manggarai, ojek atau pun bus2 yg melintas di kolong jembatan KA.
Jadi, kalau tanpa Ekspress AC menurut aku kurang setuju. Karena warga Jabodetabek ingin merelakan isi kantongnya dikeluarkan utk secepatnya tiba ditujuan dg si Eskpres. Sama sekali tidak terganggu karena tidak bentrok dg KA2 luar kota yang notabene tidak begitu jelas kalau selama di perjalanan masing2 ada rinja / rintangan perjalanan atau tidaknya. Makanya mungkin petak rel Jakarta - Bekasi suka terhambat yah karena itu salah satunya... bentrok dg KA2 luar kota yg gapekanya jadi rada kacau.
Makanya kalau aku sih menikmatinya Ekonomi AC kalau dari arah Bogor. Soalnya tiba di Mgr begitu kena gangguan wesel, gapeka atau pun sinyal bisa langsung turun dan ke halte busway Manggarai, ojek atau pun bus2 yg melintas di kolong jembatan KA.

