19-05-2010, 05:52 PM
(19-05-2010, 05:00 PM)Adolph Wrote: [spoiler]
mungkin begini kang..klo menurut ane,,berdesak2kannya K-3 tidak lepas dari kenyataan klo memang demand untk K--3 ini jauh lebih besar daripada supply ( armada ygt tersedia ),,akibatnya ya K-3 hampir selalu berdesak2an,,klo tiket di batasi, konsekuensinya banyak penumpang yg bakal tidak terangkut sementara gerbong dan jadwal KA terbatas,,menurut ane, solusinya agar tidak berdesakkan tapi tetep mampu mengangkut semua penumpang ya ditambah kapasitas KA, dngan menambah panjang rangkaian sampai maksimal dan menambah jadwal keberangkatan,, tapi dilemanya kyaknya memang jumlah gerbongterbatas, dan juga belum semua jalur KA DT, sehingga kapasitas traffic KA terbatas, dan akibatnya jadwal KA pun tidak bisa terlalu padat
..[/spoiler]
menurut saya boleh2 aja ada tiket berdiri, misalnya Progo bawa 10 K3, nah jumlah penumpang yg berdiri itu di batasi 100 orang saja, jadinya tiap 1 K3 yg berdiri 10 orang, kan rada mending gak berjubel-jubel banget.
atau supaya bisa fokus ke pelayanan K3, PT KA (persero) bikin anak perusahaan lagi yg khusus menangani K1-K2, PT KA (persero) ngurusin Loko dan perawatan Kereta....


terbatas, dan juga belum semua jalur KA DT, sehingga kapasitas traffic KA terbatas, dan akibatnya jadwal KA pun tidak bisa terlalu padat