19-05-2010, 05:00 PM
(18-05-2010, 12:21 PM)eling Wrote: setelah beberapa kali naik K3 Jaman sekarang seperti GBMS,progo,bengawan,kutojaya,tawang jaya, saya merasa prihatin dengan kondisi kenyamanan di K3
,kenapa PT KA tidak membatasi tiket yg di jual,tujuannya supaya penumpang itu nyaman selama perjalanan, tidak umpel2an dan tidak ada pedagang asongan wara-wiri mulai dari st pemberangkatan sampai st akhir....
saya kl naik K3 kadang suka nyengkat kaki pedagang asongan, udah tau kondisi kereta penuh sesak malah masuk...
yuuuk diskusikan bersama....
mungkin begini kang..klo menurut ane,,berdesak2kannya K-3 tidak lepas dari kenyataan klo memang demand untk K--3 ini jauh lebih besar daripada supply ( armada ygt tersedia ),,akibatnya ya K-3 hampir selalu berdesak2an,,klo tiket di batasi, konsekuensinya banyak penumpang yg bakal tidak terangkut sementara gerbong dan jadwal KA terbatas,,menurut ane, solusinya agar tidak berdesakkan tapi tetep mampu mengangkut semua penumpang ya ditambah kapasitas KA, dngan menambah panjang rangkaian sampai maksimal dan menambah jadwal keberangkatan,, tapi dilemanya kyaknya memang jumlah gerbong
terbatas, dan juga belum semua jalur KA DT, sehingga kapasitas traffic KA terbatas, dan akibatnya jadwal KA pun tidak bisa terlalu padat
..
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
But My Eyes Still See



