15-07-2008, 05:18 PM
spoorsoni Wrote:eling Wrote:new bie baru gabung bro...![]()
nah dari data teknis tersebut Lok Seri 3xx (diesel hidrolik) lebih tahan terhadap banjir,kenapa u/ dijawa PT PT. Kereta Api (Persero) tidak menambah saja Lok2 Diesel Hidrolik, and btw apa kelemahan Lok disel Hidrolik ? yang saya tau Lok2 Disel hidrolik buatan eropa spt Krupp dari jerman, mungkin ada yg bisa beri penjelasan, thanks...
Alasan kenapa PT. KA enggan menambah lok2 DH ada beberapa hal. Yang pertama PTKA berniat mereduksi tipe lokomotif yang dimiliki dengan tujuan efisiensi. Semakin sedikit tipe yang digunakan maka semakin sedikit pula jenis suku cadang yang harus dibeli. Dengan berbasis lok2 DE buatan GE di pulau Jawa maka ada pos biaya untuk lok DH yang bisa dihapuskan. Kenapa PTKA memilih lok DE? Wah ini banyak faktor. Saya tidak akan membahas faktor non teknis (politis, ekonomis, dll). Secara teknis lok DE itu dipercaya mempunyai kekuatan traksi yang lebih baik daripada lok DH. Lok DE juga lebih efisien, mengingat motor diesel tidak berhubungan langsung dengan elemen traksi, melainkan melalui perantaraan generator/alternator yang mengubah energi mekanis menjadi listrik lalu disalurkan ke motor traksi. Sebetulnya motor diesel lok DH juga tidak berhubungan langsung dengan elemen traksi (roda) namun mediumnya adalah zat cair (hidrolis). Walaupun tidak 100% benar, ada anggapan energi listrik lebih baik daripada energi hidrolis, dan PTKA telah memutuskan menggunakan lok DE sebagai basis lok utamanya. Namun dengan adanya banjir di mana2 rencana PTKA menghapus armada lok DH-nya harus ditunda dulu. Malah mereka berencana menghidupkan armada lok DH-nya yang mangkrak di kebun BY Pengok.
Soni
:gembira: thanks juga atas penjelasannya
btw berapa batas maksimal ketinggian air yg bisa ditrabas Lok2 DE ?...

