10-11-2009, 07:21 PM
berita benar-benar duka



Daop Jember Hentikan Operasi KA Cantik Ekspres
Rabu, 04 Nov 2009 21:13:21| Kesra | Dibaca 24 kali
Jember - PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) IX Jember akan menghentikan beroperasinya KA Cantik Ekspres jurusan Jember-Surabaya, pada 1 Desember mendatang.
Humas PT KA Daop IX Jember, Hariyanto, Rabu, mengatakan, penghentian operasional KA kelas bisnis dan eksekutif tersebut karena jumlah penumpang yang naik KA Cantik Ekspres kurang dari 60 persen setiap harinya, padahal biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut cukup besar.
"Kami harus melakukan efisiensi biaya, sementara kinerja finansial KA Cantik Ekspres sangat rendah selama lima tahun ini," kata Hariyanto.
Ia mengemukakan, jumlah penumpang KA Cantik sebanyak 40 hingga 50 penumpang setiap hari, padahal kapasitas KA Cantik sebanyak 180 kursi.
Selain faktor efisiensi biaya, lanjut dia, ada beberapa alasan penghentian beroperasinya KA Cantik, antara lain keterbatasan sarana terutama lokomotif, persaingan antar-KA yang kompetitif, mengoptimalkan KA yang lebih menguntungkan dan masih ada KA yang melewati jalur Jember-Surabaya.
"Semua faktor sudah dipertimbangkan dengan matang, sehingga kebijakan penghentian operasional KA Cantik merupakan salah satu program rasionalisasi KA," katanya menjelaskan.
Ia menuturkan, penghentian operasional KA Cantik Ekspres sesuai dengan keputusan Direksi PT KA Nomor KEP.U/LL.207/XI/1/KA-2009 bersama dengan penghentian sejumlah KA di berbagai daerah seperti KA Malang Ekspres jurusan Malang-Surabaya, KA Parahyangan Ekspres jurusan Bandung-Jakarta dan KA Priangan Ekspres jurusan Banjar Negara-Jakarta.
"Direksi membuat kebijakan untuk menghentikan operasional empat KA secara bersamaan, terkait dengan program rasionalisasi KA," tuturnya.
KA Cantik Ekspres, lanjut dia, beroperasi sejak tahun 2004 lalu untuk melayani masyarakat yang menggunakan jasa KA kelas bisnis dan ekskutif dengan jurusan Jember-Surabaya.
Rangkaian KA Cantik terdiri dari satu gerbong kelas eksekutif dan dua hingga tiga gerbong kelas bisnis setiap hari, ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah gerbong KA Cantik akan dialihkan ke KA lainnya seperti KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang yang lebih menguntungkan, sehingga pihaknya tidak merugi akibat biaya operasional KA yang terus membengkak.
"Mudah-mudahan pengguna jasa KA Cantik bisa memahami penghentian operasional KA ini dan tetap menggunakan jasa KA," katanya berharap.
Dengan demikian, lanjut dia, hanya ada KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya untuk penumpang KA kelas eksekutif dan bisnis di wilayah Daop IX Jember.




Daop Jember Hentikan Operasi KA Cantik Ekspres
Rabu, 04 Nov 2009 21:13:21| Kesra | Dibaca 24 kali
Jember - PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) IX Jember akan menghentikan beroperasinya KA Cantik Ekspres jurusan Jember-Surabaya, pada 1 Desember mendatang.
Humas PT KA Daop IX Jember, Hariyanto, Rabu, mengatakan, penghentian operasional KA kelas bisnis dan eksekutif tersebut karena jumlah penumpang yang naik KA Cantik Ekspres kurang dari 60 persen setiap harinya, padahal biaya operasional untuk menjalankan KA tersebut cukup besar.
"Kami harus melakukan efisiensi biaya, sementara kinerja finansial KA Cantik Ekspres sangat rendah selama lima tahun ini," kata Hariyanto.
Ia mengemukakan, jumlah penumpang KA Cantik sebanyak 40 hingga 50 penumpang setiap hari, padahal kapasitas KA Cantik sebanyak 180 kursi.
Selain faktor efisiensi biaya, lanjut dia, ada beberapa alasan penghentian beroperasinya KA Cantik, antara lain keterbatasan sarana terutama lokomotif, persaingan antar-KA yang kompetitif, mengoptimalkan KA yang lebih menguntungkan dan masih ada KA yang melewati jalur Jember-Surabaya.
"Semua faktor sudah dipertimbangkan dengan matang, sehingga kebijakan penghentian operasional KA Cantik merupakan salah satu program rasionalisasi KA," katanya menjelaskan.
Ia menuturkan, penghentian operasional KA Cantik Ekspres sesuai dengan keputusan Direksi PT KA Nomor KEP.U/LL.207/XI/1/KA-2009 bersama dengan penghentian sejumlah KA di berbagai daerah seperti KA Malang Ekspres jurusan Malang-Surabaya, KA Parahyangan Ekspres jurusan Bandung-Jakarta dan KA Priangan Ekspres jurusan Banjar Negara-Jakarta.
"Direksi membuat kebijakan untuk menghentikan operasional empat KA secara bersamaan, terkait dengan program rasionalisasi KA," tuturnya.
KA Cantik Ekspres, lanjut dia, beroperasi sejak tahun 2004 lalu untuk melayani masyarakat yang menggunakan jasa KA kelas bisnis dan ekskutif dengan jurusan Jember-Surabaya.
Rangkaian KA Cantik terdiri dari satu gerbong kelas eksekutif dan dua hingga tiga gerbong kelas bisnis setiap hari, ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah gerbong KA Cantik akan dialihkan ke KA lainnya seperti KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang yang lebih menguntungkan, sehingga pihaknya tidak merugi akibat biaya operasional KA yang terus membengkak.
"Mudah-mudahan pengguna jasa KA Cantik bisa memahami penghentian operasional KA ini dan tetap menggunakan jasa KA," katanya berharap.
Dengan demikian, lanjut dia, hanya ada KA Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya untuk penumpang KA kelas eksekutif dan bisnis di wilayah Daop IX Jember.
