Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lokomotif Diesel Hidrolik
#21
Kalau misalnya loko DE motor traksinya nggak ditaruh deket roda tetapi di atas roda, analog dengan hidraulik converter pada loko DH, dan disambung dengan gardan, maka seharusnya loko DE juga lebih bisa tahan banjir.Tapi kenapa GE tidak membuat loko DE dengan konstruksi seperti ini? Bukannya malah bagus kan, kalau loko DE bisa lewat daerah banjir?....
Reply
#22
mungkin di sana jarang banget banjir kaleee.......
Reply
#23
@antimon40

kalo nambah gardan nanti malah mereduksi tenaga brur. Xie Xie
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#24
Kalo di Divre 1 dan 2 Sumatra, lok hidraulik masih menjadi lok andalan penarik KA jadi masih pada tangguh dibanding di Jawa khusus utk BB303,306 dan BB301.
Reply
#25
Kalo lok XX 1XX mesin dieselnya langsung nggerakin roda, bisa pake gardan. Kalo lok XX 3XX mesin dieselnya memutar turbin 1, turbin 1 menggerakan minyak bertekanan tinggi. Minyak bertekanan tinggi yang bergerak (karena digerakin turbin 1) menggerakan turbin 2 yang dihubungkan dengan gardan dan akhirnya menggerakkan roda. Makanya lok XX 3XX disebut lok diesel hidrolik. Sekali lagi, CMIIW.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#26
(27-06-2009, 01:48 PM)ady_mcady Wrote: @antimon40

kalo nambah gardan nanti malah mereduksi tenaga brur. Xie Xie

Kok bisa mereduksi tenaga?? Bingung niy, mikir. Bingung
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#27
(28-06-2009, 05:25 PM)antimon40 Wrote:
(27-06-2009, 01:48 PM)ady_mcady Wrote: @antimon40

kalo nambah gardan nanti malah mereduksi tenaga brur. Xie Xie

Kok bisa mereduksi tenaga?? Bingung niy, mikir. Bingung

mungkin karena menambah gardan pada lokomotif hidrolik menjadikan tenaga yang disalurkan menjadi terbelah, padahal daya mesin tetap, sekaligus itu menambah beban loko dan mesin jugaXie Xie

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#28
@atas

btul.

pake gardan, brarti menambah komponen penyalur tenaga ke roda. kalo dimobil seperti kopel, cross joint, serta diferensial yang terdapat banyak rotary gear nya, gigi nanas, dll. bayangkan saja kalo motor traksi masih harus melewati komponen2 tadi, penyaluran jadi tereduksi. kalo motornya langsung nempel ke roda kayak di lok2 de, kan meminimalkan hambatan2 tadi. juga lebih simpel dan mengurangi biaya perawatan kayaknya.

CMIIW Xie Xie
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#29
(26-06-2009, 10:50 PM)antimon40 Wrote: Kalau misalnya loko DE motor traksinya nggak ditaruh deket roda tetapi di atas roda, analog dengan hidraulik converter pada loko DH, dan disambung dengan gardan, maka seharusnya loko DE juga lebih bisa tahan banjir.Tapi kenapa GE tidak membuat loko DE dengan konstruksi seperti ini? Bukannya malah bagus kan, kalau loko DE bisa lewat daerah banjir?....

Maaf agak OOT, sebenarnya di Indonesia ada lok DE yang menganut prinsip seperti demikian. Lok kelas BB204 di Sumbar itu lok DE tapi menggunakan gardan dengan tuas pemindah daya. Jadi saat adhesi gardan memutar gandar, tapi waktu rack, gardan memutar gigi. Demikian kalau tidak salah dulu penjelasan salah satu punggawa BY Simpang Haru Padang. Silahkan dilanjut tentang DH.

Soni
Reply
#30
Jadi mas Soni, lok BB 204 bisa melewati daerah banjir seperti lok BB 3XX? CMIIW
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)