28-11-2008, 12:11 AM
totok purwo Wrote:yang mas soni pikir sebenarnya sudah lengkap ada di UU23 -2007 .... masalahnya adalah amanat uu23 tsb ada yg blm lunas yaitu ..... paling lama satu th setelah UU ini diundangkan maka hrs dilengkapi dengan PP (Peraturan Pemerintah) yg menjelaskan secara rinci aturan pelaksanaanya .... tp dah hampir dua th blm ada PP satupun yg mengacu pada UU23-2007 tsb .... sebenernya jd nggak sih UU23 diterapkan ???Dgn adanya Swatanisasi Didunia perkeretaapian indonesia pasti ada sisi negatifnya juga, dan pasti ada yg dikorbankan...Terutama sekali pengguna Kereta kelas ekonomi,karena di kereta2 ekonomi inilah PT.KAI mengemban tugas Sosial... Tp dgn adanya kompetiter..PT.KAI juga justru membuat PT.KAI Lebih Efisien baik dari sisi SDM dan operasionalnya...Dan alangkah baik kalo PT.KAI hanya sebagai operator, artinya Rel dan Stasiun sudah bukan diurus oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero).Seperti di Moda angkutan Laut dan Udara saja..moda angkutan udara n laut hanya mengurus bagaimana Penumpang n barang terangkut dari satu tempat ketempat laian dg aman, nyaman...mereka tidak pernah ngurus pelabuhan rusak, tdk mengurusi bagaimana maintenace bandara atau pelabuhan...
efek lain dari swastanisasi ....
kapanlagi
20081126235341_krl_ekonomi_492d7f156ab3f.jpg
[/URL]Dilarang keras membawa klonengan di Atas kereta api

![[Image: NQma0.jpg]](http://i.imgur.com/NQma0.jpg)
![[Image: 419584_3071299499407_1171220838_32426298...5809_n.jpg]](https://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/419584_3071299499407_1171220838_32426298_781545809_n.jpg)