Posts: 538
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
(22-10-2011, 06:57 PM)Billy Dancing Wrote: Pengalaman buruk ya ? Ada banyak sih, tapi cuma hal yang terburuk aja yang bikin gw trauma 7hari 7malam.
Waktu kecil, kira-kira kelas 4 SD. Saya hunting di CUK, saya ingin melihat Kereta Api Sembrani yang akan melintas pagi itu. Saya duduk di rel jalur 1 (spoor belok) karena anggapan saya, kereta akan masuk jalur 2 (spoor lurus). Yaa, tiba-tiba Ka 35 belok ke jalur 1 secara cepat. Kira-kira jarak sekitar 10 meter dari lokomotif, tiba-tiba ada seorang pemulung yang menarik saya. Menariknya bukan dari samping tetapi dari belakang karena memang kalau ditarik dari samping bisa terjatuh. Namun naas, saya berhasil menghindar dari rel tersebut, namun pemulung itu gagal. Ia jatuh karena panik. Yaa, dia terlindas Ka 35 Sembrani hingga terpotong-potong. Setetes darah muncrat ke pipi saya. Jatuhlah air mata saat itu yang bercampur darah pemulung tersebut. Saya sangat berterima kasih, namun sangat merasa bersalah juga. Bagaimana pun, dia telat menyelamatkan hidup saya dengan nyawanya sendiri ;( Wah mas, jangan lupa selalu mendoakan dia selalu.
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(06-06-2014, 09:29 AM)Henggar SP Wrote: Ngga tau ini pahit apa engga. Niat JR pas promo GongXiFatcai naik Argo Parahyangan Eksekutif promo BD-GMR lanjut Bima promo ke MN. Dapet K1-5 seat 1B dengan keadaan kursi rusak dan goyang di bagian jok recleaning seat tidak berfungsi pintu otomatis rusak berisik pula. Saat berhenti di MN JG ketiduran dan alhasil ikut Bima sampe SGU
Tiketnya sampe MN apa sampe SGU? mestinya di Jakarta minta dibangunin di MN
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 414
Threads: 0
Joined: May 2014
Reputation:
2
(08-06-2014, 10:50 AM)CC-201-23 Wrote: (06-06-2014, 09:29 AM)Henggar SP Wrote: Ngga tau ini pahit apa engga. Niat JR pas promo GongXiFatcai naik Argo Parahyangan Eksekutif promo BD-GMR lanjut Bima promo ke MN. Dapet K1-5 seat 1B dengan keadaan kursi rusak dan goyang di bagian jok recleaning seat tidak berfungsi pintu otomatis rusak berisik pula. Saat berhenti di MN JG ketiduran dan alhasil ikut Bima sampe SGU
Tiketnya sampe MN apa sampe SGU? mestinya di Jakarta minta dibangunin di MN MN padahal. Heran juga sih biasanya dibangunin ini ko engga -_-
Udah dapet bangkunya jelek juga
Pengen jadi Railpen
Posts: 17
Threads: 0
Joined: Jul 2014
Reputation:
0
Pengalaman pahitnya ya. Kemaren tgl 27 naek BK ekse turun GMR dapet jendela yang ada kaca filmnya, jadi gak bisa ngelihat pemandangan dari luar. Gelap bgt. Sedih bgt. Ama waktu itu juga ane ketiduran waktu petak bangoduwa-jatinegara. Padahal keinginan ae lihat pemandangan BKS-JNG di malam hari. Nyeselll plus sedih bangetb:-(
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
(08-06-2014, 11:04 AM)Henggar SP Wrote: (08-06-2014, 10:50 AM)CC-201-23 Wrote: (06-06-2014, 09:29 AM)Henggar SP Wrote: Ngga tau ini pahit apa engga. Niat JR pas promo GongXiFatcai naik Argo Parahyangan Eksekutif promo BD-GMR lanjut Bima promo ke MN. Dapet K1-5 seat 1B dengan keadaan kursi rusak dan goyang di bagian jok recleaning seat tidak berfungsi pintu otomatis rusak berisik pula. Saat berhenti di MN JG ketiduran dan alhasil ikut Bima sampe SGU
Tiketnya sampe MN apa sampe SGU? mestinya di Jakarta minta dibangunin di MN MN padahal. Heran juga sih biasanya dibangunin ini ko engga -_-
Udah dapet bangkunya jelek juga
Btw pas di tengah perjalanan, ada pergantian petugas (bukan masinis) di dalam kereta ?
Soalnya teman saya juga mengalami hal sama. Harusnya turun di Slo eh ternyata keblabasan. Untung segera ke KM dan kereta BLB di suatu stasiun. Kemudian petugasnya minta maaf & ngasih "uang saku" ke teman saya. Sambil ngobrol, ternyata petugas yang bertugas sebelumnya masih baru jadi lupa untuk bangunin penumpang
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
07-07-2016, 06:37 PM
(This post was last modified: 07-07-2016, 08:56 PM by oke_sr.)
Share pengalaman :
1. Maret 2006, Gajayana (ML-GMR), ada tikus2 kecil berlarian di K1-4. Salah satu tikus itu sempat mampir dan melintasi oleh2 yang dibungkus plastik yang dibawa ibu2 sebelah saya.
2. Agustus 2005, Gumarang (SBI-GMR), di petak JNG/MRI-GMR ada beberapa 'preman orasi' dan tukang sapu anjal yang mampir dan minta uang.
3. Juni 2015, Bima (SGU-GMR), kursi yang saya tempati recliningnya rusak (kode K1 095 xxx), alhasil kursi tak bisa kembali ke posisi normal, kalau dibuat bersender semakin miring ke belakang.
4. Desember 2015, Bangunkarta (GMR-SGU), dapat kursi berkode K1 099 07. Kursinya kulit dan paling keras yang pernah saya alami sepanjang pengalaman saya naik K1 ini. Ujung/sandaran kursi ada lempengan logam, entah sebagai penghias atau sebab lain. Celana saya robek berbentuk siku-siku sepanjang 5-10 cm terantuk lempengan logam ini. Itu padahal celana baru sekali dipakai.
5. Awal2 naik Gajayana, tuslah makan baru dibagikan ketika KA melewati stasiun Madiun. KA berangkat dari Malang pkl 15.30wib, jadi sekitar pkl 9 malam tuslah makan baru dibagikan dengan kondisi dingin. Penumpang sudah terlanjur kelaparan dan ngantuk duluan. Tahun2 sesudahnya, makanan dibagikan lebih cepat. Mula2 setelah melewati Kediri, kemudian Tulungagung, dan terakhir Blitar(sekitar pkl 18.30-19.00an wib).
6.Sekitar 2013, naik KRL ekonomi (CW-THB), di salah satu kereta dan ada deretan bangku yang kosong. Untungnya dicegah sama bapak-bapak yang duduk tak jauh didekatnya, karna ada (maaf) ceceran kotoran manusia yang menempel di bangku plastiknya dan telah mengering. Saya sampai mikir, orang gila macam mana yang berbuat kayak gini.
7. Duluuu sebelum K3 tertib seperti sekarang, saya termasuk ogah untuk buang air di toiletnya, Kalau gak kotor, bau, dan becek. Gayung dam embernya kadang sampai berlumut. Kadang sampai geli kalau ada penumpang yang nempatin disitu sepanjang perjalanan.
8. Awal 2014, Gajayana (ML-GMR), gangguan fungsi rem di Stasiun Madiun. Kereta mau berangkat kemudian tiba2 berhenti dan terdengar suara 'glodakkk'. Petugas dan karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di Stasiun Madiun pada berlari2an kedepan. Perbaikan memakan waktu sejam, hingga akhirnya sukses disusul KA Bima yang sama2 berangkat dari Malang.
9. Juni 2015, Bima (GMR-ML), serombongan orang reuni yang mau ke Yogyakarta (ini rombongan puluhan-seratusan orang dan duduk terpisah2) dan sebagian diantaranya duduk di kereta saya. Namanya orang reuni dan sebagian diantaranya baru naik KA ya macam2 tingkah polahnya. Berisik, sampai2 penumpang di belakang saya (pria) teriak2 ngingetin buat gak ribut sendiri n ganggu kenyamanan penumpang lain. Ini TRnya pernah ada di trid Bima sebelum kehapus karena gangguan server setahun silam.
Kalau pengalaman2 teman2 saya juga banyak. Ada yang ketinggalan naik KA Gumarang hingga harus beli tiket Anggrek. Ada yang kecopetan di KRL ekonomi Depok-Cawang, dan banyak lagi.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(07-07-2016, 06:37 PM)oke_sr Wrote: Share pengalaman :
1. Maret 2006, Gajayana (ML-GMR), ada tikus2 kecil berlarian di K1-4. Salah satu tikus itu sempat mampir dan melintasi oleh2 yang dibungkus plastik yang dibawa ibu2 sebelah saya.
2. Agustus 2005, Gumarang (SBI-GMR), di petak JNG/MRI-GMR ada beberapa 'preman orasi' dan tukang sapu anjal yang mampir dan minta uang.
3. Juni 2015, Bima (SGU-GMR), kursi yang saya tempati recliningnya rusak (kode K1 095 xxx), alhasil kursi tak bisa kembali ke posisi normal, kalau dibuat bersender semakin miring ke belakang.
4. Desember 2016, Bangunkarta (GMR-SGU), dapat kursi berkode K1 099 07. Kursinya kulit dan paling keras yang pernah saya alami sepanjang pengalaman saya naik K1 ini. Ujung/sandaran kursi ada lempengan logam, entah sebagai penghias atau sebab lain. Celana saya robek berbentuk siku-siku sepanjang 5-10 cm terantuk lempengan logam ini. Itu padahal celana baru sekali dipakai.
5. Awal2 naik Gajayana, tuslah makan baru dibagikan ketika KA melewati stasiun Madiun. KA berangkat dari Malang pkl 15.30wib, jadi sekitar pkl 9 malam tuslah makan baru dibagikan dengan kondisi dingin. Penumpang sudah terlanjur kelaparan dan ngantuk duluan. Tahun2 sesudahnya, makanan dibagikan lebih cepat. Mula2 setelah melewati Kediri, kemudian Tulungagung, dan terakhir Blitar(sekitar pkl 18.30-19.00an wib).
6.Sekitar 2013, naik KRL ekonomi (CW-THB), di salah satu kereta dan ada deretan bangku yang kosong. Untungnya dicegah sama bapak-bapak yang duduk tak jauh didekatnya, karna ada (maaf) ceceran kotoran manusia yang menempel di bangku plastiknya dan telah mengering. Saya sampai mikir, orang gila macam mana yang berbuat kayak gini.
7. Duluuu sebelum K3 tertib seperti sekarang, saya termasuk ogah untuk buang air di toiletnya, Kalau gak kotor, bau, dan becek. Gayung dam embernya kadang sampai berlumut. Kadang sampai geli kalau ada penumpang yang nempatin disitu sepanjang perjalanan.
8. Awal 2014, Gajayana (ML-GMR), gangguan fungsi rem di Stasiun Madiun. Kereta mau berangkat kemudian tiba2 berhenti dan terdengar suara 'glodakkk'. Petugas dan karyawan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di Stasiun Madiun pada berlari2an kedepan. Perbaikan memakan waktu sejam, hingga akhirnya sukses disusul KA Bima yang sama2 berangkat dari Malang.
9. Juni 2015, Bima (GMR-ML), serombongan orang reuni yang mau ke Yogyakarta (ini rombongan puluhan-seratusan orang dan duduk terpisah2) dan sebagian diantaranya duduk di kereta saya. Namanya orang reuni dan sebagian diantaranya baru naik KA ya macam2 tingkah polahnya. Berisik, sampai2 penumpang di belakang saya (pria) teriak2 ngingetin buat gak ribut sendiri n ganggu kenyamanan penumpang lain. Ini TRnya pernah ada di trid Bima sebelum kehapus karena gangguan server setahun silam.
Kalau pengalaman2 teman2 saya juga banyak. Ada yang ketinggalan naik KA Gumarang hingga harus beli tiket Anggrek. Ada yang kecopetan di KRL ekonomi Depok-Cawang, dan banyak lagi.
Yg di- bold: kayaknya salah tanggal tuh...
Kalo saya yg paling gak enak pengalamannya sih kena copet di KRD Bandung Raya 2008 silam. HP baru jadi korban...
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
(07-07-2016, 07:25 PM)stasiunkastephanie Wrote: Yg di-bold: kayaknya salah tanggal tuh...
Kalo saya yg paling gak enak pengalamannya sih kena copet di KRD Bandung Raya 2008 silam. HP baru jadi korban... 
Wah iya mbak.. bener salah tahunnya.. udah diganti.. thanks..
Aduhh musibah datang gak terkira ya mbak.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(07-07-2016, 09:06 PM)oke_sr Wrote: (07-07-2016, 07:25 PM)stasiunkastephanie Wrote: Yg di-bold: kayaknya salah tanggal tuh...
Kalo saya yg paling gak enak pengalamannya sih kena copet di KRD Bandung Raya 2008 silam. HP baru jadi korban... 
Wah iya mbak.. bener salah tahunnya.. udah diganti.. thanks..
Aduhh musibah datang gak terkira ya mbak.
Kalo cuman uang recehan dipalak sih masih mending. Ini saya harus "setor" hp baru, mana pas momen mudik lebaran itu...
Untung sekarang naik kereta udah tertib, jadi mau naik kelas apapun enak2 aja. Dulu was2 bgt kalo naik K3, takut kecopet, kepalak, jadi korban tawuran, deelel
Posts: 1,531
Threads: 0
Joined: Apr 2013
Reputation:
16
Up date pengalaman terburuk naik KA..
1. Naik GBM april 2014 JAKK-SGU..pas berhenti di PWT, kaki sya terluka gara2 kena ujung tiang kanopi PWT..lukanya cukup serius karna darah yg keluar cukup banyak..apesnya pas minta obat ke KM, obatnya sdng tdk ada..akhirnya luka sya itu pun bsa diobati pas berhenti di LPN..tapi derita sya gak berhenti sampai di sini..ternyata luka itu berefek panjang..3 hari pasca trip itu, ternyata sya msh merasakan nyeri dri akibat luka itu..
2. Naik ti-je PSE-PK oktober 2014..lagi2 kaki sya "menjadi korban" yg kali ini kena pintu toilet kereta pas sdng jalan..tpi kali ini gak terlalu serius, cuma memar dan agak perih dikit kalau air..tpi lagi2 apesnya pas minta obat ke KM, sdng tdk ada..luka sya itu pun baru bsa diobatin pas sya sudah tiba di PK..
3. Naik GBM PWS-SGU desember 2014..kali ini yg jadi korban adalah jari tangan sya (lupa kena apa)..tpi spt pas naik ti-je, kali ini pun lukanya gak terlalu serius..tpi kali ini sya beruntung, pas minta obat ke KM ternyata sang KP kebetulan bawa obat2an lengkap di tas kecilnya..jadilah waktu itu sang KP jadi "dokter dadakan" buat nanganin luka sya..
4. (ini paling apess) naik kertaranjang 13 hari yg lalu dri SBI ke PSE, dan kebetulan sya dapat seat di K3 14 alias kereta paling buncit..pas berhenti di SMT, sya sempat mencoba keluar kereta buat sekedar cari angin..sya tahu, kalau pnp di kereta sya gak dapat peron jika pas berhenti di stasiun (termasuk pas di SMT)..tpi waktu itu sya nekat aja, pengen turun dri kereta barang sebentar..
Tpi kenekatan sya itu berbuah musibah, sya terperosok ke dalam kubangan air yg sya sendiri gak tahu itu air apa (tpi setelah dirasa2, spt nya itu air empang atau sawah deh..soalnya lengket dan pekat gitu)..gara2 itu, celana dan sebagian jaket plus baju sya basah semua..
Apesnya pula, pas mau bilas (buat ngebersihin) di toilet kereta, airnya seret..tambah apes lgi, ternyata sya sdh tdk punya cadangan baju dan celana yg bersih lgi..adanya cuma baju dan celana yg sdh kotor..
Untung sya msh bawa sarung (sbg pengganti celana), sdng untuk baju tetap sya pakai sampai sya turun di PSE..
kunjungi blog saya di sini
|