Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
Andaikan jalur ini diaktifkan lagi, gimana ya okupansinya :/
Karena yg gw liat, tingkat pasar dari jalur ini yaa berkisar antara K3-K2, tp entahlah untuk K1.
Dan ini kan juga jalur yang bisa dibilang perdagangan, semoga aja status kereta bagasi emang benerbener direalisasiin jadi BHP wkwk
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
cuma bisa
menghitung hari.....
lalala....
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 345
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
2
(13-01-2014, 01:58 PM)CC20606 Wrote: (13-01-2014, 01:34 PM)AN88Sepoor Wrote: (13-01-2014, 10:14 AM)CC20606 Wrote: (13-01-2014, 08:49 AM)alfarand Wrote: (10-01-2014, 06:47 PM)AN88Sepoor Wrote: Berdasarkan info yg sudah beredar dari KAI dan Kemenhub, launching KA dari SI ke CJ ditunda hingga Februari. Karna harus nunggu perbaikan sarana prasarana PJL, pengecekan rel di beberapa titik seperti di tikungan Cipatat - Tagogapu dll, dan sarana prasarana Stasiun yg ada. Sekian. Cmiiw.. Cipatat-tagog apu? Oh mau lgs sampai bd ya rencananya? Langsung sampe BD,asyik dong... semoga segera terealisasi...
Mudah2an saja mas, soalnya bapaknya bilang CPT-TGP juga mau direvitalisasi, diperpendek tikungannya.. I hope so sampai Bandung ya mas..   kenapa gak gini dari dulu... memanfaatkan mumpung belum ada ka yang melintas...
Harus (≖᷆︵︣≖) pak Dahlan dulu kali mas baru mau bergerak, hehe.. BOO-SI saja setelah digebuk yg harusnya beroperasi 2 bulan setelah penandatangan oleh Presiden tp nyatanya dalam sebulan malah sudah launching, kalo SI-CJ wah lebih rumit memang jadi harus di undur, hehe..
Posts: 160
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
1
Masih setia menunggu beroperasinya KA di jalur ini.
Posts: 2,258
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
31
Menanti Kereta Api Berhenti di Stasiun Lampegan
Jumat, 24 Januari 2014 | 10:05 WIB
CIANJUR, KOMPAS.com- Belum banyak memang yang tahu keberadaan stasiun Lampegan. Bahkan untuk masyarakat Jawa Barat sendiri, stasiun ini cukup lama tak terdengar. Stasiun Lampegan berada di jalur kereta api jurusan Sukabumi dan Cianjur. Stasiun ini berada di di desa Cibokor, Cianjur, Jawa Barat.
Stasiun Lampegan adalah salah satu jejak sejarah perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada tahun 1882 di masa pemerintahan Belanda. Oleh pemerintah saat itu, jalur kereta ini dibangun untuk mengangkut hasil bumi seperti palawija, kopi, dan rempah-rempah. Sampai akhirnya ditutup pada tahun 2001 karena ada longsor besar di kawasan stasiun yang membuat jalur rel kereta api terhalang.
Salah satu keunikan stasiun ini adalah setiap kereta api harus melintasi terowongan Lampegan. Berdasarkan literatur yang ada, terowongan kereta api Lampegan adalah terowongan kereta api pertama di Jawa Barat. Awalnya terowongan ini dibangun sepanjang 686 meter. Namun akibat rusak yang disebabkan gempa bumi, terowongan kini panjangnya menjadi 415 meter.
Terowongan ini menyisakan banyak kisah. Nama Lampegan sendiri berawal dari terowongan ini, bukan nama desa setempat atau stasiunnya. Alkisah, saat terowongan mulai dibangun pada tahun 1879-1892, mandor Belanda sering mengingatkan para pekerja agar berhati–hati di kegelapan terowongan dan waspada terhadap bahaya zat asam yang ada di dalamnya.
Saat memeriksa pekerjaan terowongan, sang mandor selalu membawa lampu. Saat berkeliling inilah, mandor sering kali berteriak dalam logat Belanda, “Lamp... pegang. Lamp... pegangâ€Â. Maksudnya adalah tolong lampu dipegang. Akhirnya sampai ke telinga masyarakat lokal menjadi Lampegan. Nama Lampegan pun dijadikan nama terowongan dan stasiunnya, Sampai sekarang.
Mulai 2009, PT Kereta Api Indonesia mulai memperbaiki bangunan Stasiun Lampegan termasuk terowongannya. "Rencana 8 Februari nanti dimulainya perjalanan kereta api Sukabumi ke Cianjur melewati Lampegan," kata Juru Bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sugeng Priyono kepada Kompas.com. Sampai sejauh ini kereta api jurusan Sukabumi – Cianjur ada dijadwalkan 3 kali keberangkatan per hari.
Sugeng Priyono menambahkan, “Sama dengan Pangrango terdiri 2 kelas, yaitu bisnis dan ekonomi tapi harga tiketnya masih dalam tahap penghitunganâ€Â.
Saat Kompas.commengunjungi stasiun dan terowongan Lampegan, masyarakat sekitar nampak menyambut positif atas rencana pembukaan kembali stasiun ini. Salah satu kelompok masyarakat yang senang adalah para tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Gunung Padang dan Warung Cikondang. "Kalau sudah buka, kami nggak perlu lah jauh–jauh mangkal. Di stasiun aja juga nanti banyak penumpang kan," ujar Upay, salah satu tukang ojek.
Bukan hanya bagi masyarakat, pembukaan stasiun Lampegan juga memberikan angin segar bagi para turis. Stasiun ini letaknya tak jauh dari situs Megalitikum, Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Tentu stasiun ini akan menjadi penunjang utama pariwisata di kawasan Gunung Padang dan sekitarnya.
Sampai nanti akhirnya sejarah akan kembali terulang, kereta api berhenti di Stasiun Lampegan...
semoga segera beroperasi
Sosmed saya
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606
Ingin menjadi insan yang lebih baik
Posts: 1,392
Threads: 0
Joined: Apr 2013
Reputation:
33
semoga gapeka si siliwangi bisa saling estafet dengan gapeka pangrango.
Posts: 345
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
2
(24-01-2014, 01:03 PM)CC20606 Wrote: Menanti Kereta Api Berhenti di Stasiun Lampegan
Jumat, 24 Januari 2014 | 10:05 WIB
CIANJUR, KOMPAS.com- Belum banyak memang yang tahu keberadaan stasiun Lampegan. Bahkan untuk masyarakat Jawa Barat sendiri, stasiun ini cukup lama tak terdengar. Stasiun Lampegan berada di jalur kereta api jurusan Sukabumi dan Cianjur. Stasiun ini berada di di desa Cibokor, Cianjur, Jawa Barat.
Stasiun Lampegan adalah salah satu jejak sejarah perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada tahun 1882 di masa pemerintahan Belanda. Oleh pemerintah saat itu, jalur kereta ini dibangun untuk mengangkut hasil bumi seperti palawija, kopi, dan rempah-rempah. Sampai akhirnya ditutup pada tahun 2001 karena ada longsor besar di kawasan stasiun yang membuat jalur rel kereta api terhalang.
Salah satu keunikan stasiun ini adalah setiap kereta api harus melintasi terowongan Lampegan. Berdasarkan literatur yang ada, terowongan kereta api Lampegan adalah terowongan kereta api pertama di Jawa Barat. Awalnya terowongan ini dibangun sepanjang 686 meter. Namun akibat rusak yang disebabkan gempa bumi, terowongan kini panjangnya menjadi 415 meter.
Terowongan ini menyisakan banyak kisah. Nama Lampegan sendiri berawal dari terowongan ini, bukan nama desa setempat atau stasiunnya. Alkisah, saat terowongan mulai dibangun pada tahun 1879-1892, mandor Belanda sering mengingatkan para pekerja agar berhati–hati di kegelapan terowongan dan waspada terhadap bahaya zat asam yang ada di dalamnya.
Saat memeriksa pekerjaan terowongan, sang mandor selalu membawa lampu. Saat berkeliling inilah, mandor sering kali berteriak dalam logat Belanda, “Lamp... pegang. Lamp... pegangâ€Â. Maksudnya adalah tolong lampu dipegang. Akhirnya sampai ke telinga masyarakat lokal menjadi Lampegan. Nama Lampegan pun dijadikan nama terowongan dan stasiunnya, Sampai sekarang.
Mulai 2009, PT Kereta Api Indonesia mulai memperbaiki bangunan Stasiun Lampegan termasuk terowongannya. "Rencana 8 Februari nanti dimulainya perjalanan kereta api Sukabumi ke Cianjur melewati Lampegan," kata Juru Bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sugeng Priyono kepada Kompas.com. Sampai sejauh ini kereta api jurusan Sukabumi – Cianjur ada dijadwalkan 3 kali keberangkatan per hari.
Sugeng Priyono menambahkan, “Sama dengan Pangrango terdiri 2 kelas, yaitu bisnis dan ekonomi tapi harga tiketnya masih dalam tahap penghitunganâ€Â.
Saat Kompas.commengunjungi stasiun dan terowongan Lampegan, masyarakat sekitar nampak menyambut positif atas rencana pembukaan kembali stasiun ini. Salah satu kelompok masyarakat yang senang adalah para tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Gunung Padang dan Warung Cikondang. "Kalau sudah buka, kami nggak perlu lah jauh–jauh mangkal. Di stasiun aja juga nanti banyak penumpang kan," ujar Upay, salah satu tukang ojek.
Bukan hanya bagi masyarakat, pembukaan stasiun Lampegan juga memberikan angin segar bagi para turis. Stasiun ini letaknya tak jauh dari situs Megalitikum, Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Tentu stasiun ini akan menjadi penunjang utama pariwisata di kawasan Gunung Padang dan sekitarnya.
Sampai nanti akhirnya sejarah akan kembali terulang, kereta api berhenti di Stasiun Lampegan...
semoga segera beroperasi 
Ayo JR bareng pas launching gimana??
"Prioritize traveling anywhere by if there"
Posts: 2,258
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
31
(24-01-2014, 01:33 PM)AN88Sepoor Wrote: (24-01-2014, 01:03 PM)CC20606 Wrote: Menanti Kereta Api Berhenti di Stasiun Lampegan
Jumat, 24 Januari 2014 | 10:05 WIB
CIANJUR, KOMPAS.com- Belum banyak memang yang tahu keberadaan stasiun Lampegan. Bahkan untuk masyarakat Jawa Barat sendiri, stasiun ini cukup lama tak terdengar. Stasiun Lampegan berada di jalur kereta api jurusan Sukabumi dan Cianjur. Stasiun ini berada di di desa Cibokor, Cianjur, Jawa Barat.
Stasiun Lampegan adalah salah satu jejak sejarah perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada tahun 1882 di masa pemerintahan Belanda. Oleh pemerintah saat itu, jalur kereta ini dibangun untuk mengangkut hasil bumi seperti palawija, kopi, dan rempah-rempah. Sampai akhirnya ditutup pada tahun 2001 karena ada longsor besar di kawasan stasiun yang membuat jalur rel kereta api terhalang.
Salah satu keunikan stasiun ini adalah setiap kereta api harus melintasi terowongan Lampegan. Berdasarkan literatur yang ada, terowongan kereta api Lampegan adalah terowongan kereta api pertama di Jawa Barat. Awalnya terowongan ini dibangun sepanjang 686 meter. Namun akibat rusak yang disebabkan gempa bumi, terowongan kini panjangnya menjadi 415 meter.
Terowongan ini menyisakan banyak kisah. Nama Lampegan sendiri berawal dari terowongan ini, bukan nama desa setempat atau stasiunnya. Alkisah, saat terowongan mulai dibangun pada tahun 1879-1892, mandor Belanda sering mengingatkan para pekerja agar berhati–hati di kegelapan terowongan dan waspada terhadap bahaya zat asam yang ada di dalamnya.
Saat memeriksa pekerjaan terowongan, sang mandor selalu membawa lampu. Saat berkeliling inilah, mandor sering kali berteriak dalam logat Belanda, “Lamp... pegang. Lamp... pegangâ€Â. Maksudnya adalah tolong lampu dipegang. Akhirnya sampai ke telinga masyarakat lokal menjadi Lampegan. Nama Lampegan pun dijadikan nama terowongan dan stasiunnya, Sampai sekarang.
Mulai 2009, PT Kereta Api Indonesia mulai memperbaiki bangunan Stasiun Lampegan termasuk terowongannya. "Rencana 8 Februari nanti dimulainya perjalanan kereta api Sukabumi ke Cianjur melewati Lampegan," kata Juru Bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sugeng Priyono kepada Kompas.com. Sampai sejauh ini kereta api jurusan Sukabumi – Cianjur ada dijadwalkan 3 kali keberangkatan per hari.
Sugeng Priyono menambahkan, “Sama dengan Pangrango terdiri 2 kelas, yaitu bisnis dan ekonomi tapi harga tiketnya masih dalam tahap penghitunganâ€Â.
Saat Kompas.commengunjungi stasiun dan terowongan Lampegan, masyarakat sekitar nampak menyambut positif atas rencana pembukaan kembali stasiun ini. Salah satu kelompok masyarakat yang senang adalah para tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Gunung Padang dan Warung Cikondang. "Kalau sudah buka, kami nggak perlu lah jauh–jauh mangkal. Di stasiun aja juga nanti banyak penumpang kan," ujar Upay, salah satu tukang ojek.
Bukan hanya bagi masyarakat, pembukaan stasiun Lampegan juga memberikan angin segar bagi para turis. Stasiun ini letaknya tak jauh dari situs Megalitikum, Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Tentu stasiun ini akan menjadi penunjang utama pariwisata di kawasan Gunung Padang dan sekitarnya.
Sampai nanti akhirnya sejarah akan kembali terulang, kereta api berhenti di Stasiun Lampegan...
semoga segera beroperasi 
Ayo JR bareng pas launching gimana?? 
pengennya sih gitu mas... tapi ane masih sekolah... 
lain kali ya mas...
Sosmed saya
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606
Ingin menjadi insan yang lebih baik
Posts: 52
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
0
Moga-moga ane bisa JR pas launcing
Posts: 160
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
1
semoga harga tiketnya masih merakyat.
|