Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
kecelakaan ka di sumut

Sabtu, 29/10/2011 01:15 WIB
KA Tabrak Mobil di Serdang Bedagai, 7 Tewas 3 Luka Berat
Khairul Ikhwan - detikNews
Share15



Serdang Bedagai - Tabrakan antara kereta api dan satu unit mobil minibus menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka, Jumat (28/10/2011) malam. Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Trianda, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 22.15 WIB. Bermula ketika mobil mobil Toyota Kijang Krista nomor polisi BK 1188 WS dari arah Medan melewati perlintasan kereta api yang berada di Perbaungan.

“Saat itu pintu perlintasan tidak tertutup,” kata Nasir Saragih, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Ternyata dari pada saat yang bersamaan melintas kereta api dengan lokomotif nomor BB 303-73-03 yang sedang menuju Medan. Tabrakan pun tak bisa dihindari. Mobil yang membawa 10 orang itu terseret hingga beberapa ratus meter.

Upaya masyarakat bersama petugas untuk mengevakuasi para korban dalam mobil tersebut, mengalami kesulitan karena kondisi mobil yang rusak berat. Dalam upaya menyelamatkan nyawa mereka, seluruh korban kemudian dibawa ke RS Trianda, yang berada di Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai. Namun sebagian korban sudah meninggal dunia.

Para korban yang tewas dalam kejadian tersebut, antara lain Joko (35) yang juga pengemudi mobil, Edi Pranata (19), Supriatik (60), Misnan (62), D. Syahputra (37), Lilik (34) serta seorang lagi dengan nama AN. Sementara tiga korban yang selamat masing-masing Ica yang masih berusia 9 tahun, Gusti Randa yang berusia 2 tahun serta Aprianti, 25 tahun.
RF fahrizal, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Reply
Sedih lagi-lagi, nyawa berharga melayang sia-sia di perlintasan kereta api .... Sedih
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
wemsjunior Wrote:(Kemarin 07:34 PM)Narendro Anindito Wrote: [spoiler]
(Kemarin 06:03 PM)nino Wrote: baca di koran KEDAULATAN RAKYAT hari ini, BB 304 84 07 mo di re-engeine, kerjasama ama pabrikan dari jerman, katanya ada 10 loko sekelas ini yang bakalan di-re-engine, 5 buat dinas reguler, 5 lagi buat langisran, alokasi buat jember

maap, belum nemu berita on line

monggo beritanya...

QuoteWekT. Kereta Api Indonesia (Persero) Luncurkan Lokomotif Garapan Balai Yasa
27/10/2011 23:04:06


YOGYA (KR) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan prototype re engine lokomotif diesel hidrolik. Proses re engine lokomotif dengan nomor seri BB 3048407 R itu dikerjakan di Balai Yasa Yogya selama 100 hari. Re engine juga akan dilakukan untuk 10 lokomotif lainnya pada 2012 mendatang, mengingat saat ini ada 78 lokomotif berusia tua yang kinerjanya kurang maksimal.

Kualitas lokomotif hasil re engine juga cukup bagus sehingga dapat digunakan untuk mendukung kelancaran transportasi KA. Direktur Teknik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Judarso Widiono kepada KR di sela peluncuran lokomotif re engine di Balai Yasa, Kamis (27/10) mengatakan, lokomotif yang sudah di-re engine adalah jenis diesel hidrolik buatan tahun 1984.

“Usianya memang sudah tua, sehingga kita kesulitan mendapatkan suku cadang. Tapi lokomotif jenis ini sebenarnya cukup handal,” katanya. Sebab itu PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan MTU Jerman selaku penyedia suku cadang, sehingga re engine bisa dikerjakan.

Lokomotif re engine ini memiliki kekuatan 1.800 tenaga kuda (PK) lebih besar dari kekuatan aslinya yang hanya 1.300 PK. “Ujicoba penggantian mesin hasilnya cukup bagus. Makanya kita akan lakukan re engine untuk 10 loko lainnya. Lima untuk pendinasan KA reguler dan lima untuk langsir,” ujarnya yang juga menambahkan, 78 lokomotif yang usianya sudah cukup tua selama ini hanya digunakan untuk langsir, beberapa di antaranya bahkan tidak difungsikan lagi.

Re engine, menurutnya lebih efektif daripada membeli lokomotif baru. Re engine satu lokomotif membutuhkan biaya sekitar Rp 3 miliar - Rp 4 miliar. Sedang pembelian lokomotif baru biayanya mencapai Rp 21 miliar. Selain itu lokomotif lama bodinya masih cukup bagus dan tebal. “Kalau dioperasikan kembali lokomotif hasil re engine masih sangat handal. Life timenya diperkirakan bisa sampai 15 tahun,” imbuhnya.

Kepala Humas PT KA Daop VI Eko Budiyanto mengatakan, lokomotif re engine produksi Balai Yasa akan dioperasikan di Dipo Jember. “Lokomotif diesel hidrolik yang tidak menggunakan traksi motor cocok untuk daerah rawan banjir. Sebab jika terkena air lokomotif tetap aman. Tapi memang tenaganya tidak sekuat lokomotif diesel elektrik. Makanya tidak kami operasionalkan di daerah tanjakan seperti Bandung,” katanya. (Ast)-a[/spoiler]

wah, enggak sabar liat para simbah berdinas lagi, kangen rasanya

Jadi inget sekitar th 1980 an
Kalau dulu namanya Repowering
Penggantian mesin pada lok BB 301 sebanyak 22 unit yang juga dikerjakan di BY YK
dari kondisi awal lok BB 301 yang sudah ' ngos-ngosan " kondisi 60 % menjadi 100 % lebih " dimudakan kembali " sehingga mempunyai tenaga sedikit lebih ' Rosa " . dari 1320 PK menjadi 1350 PK.
Mudah2an aktifitas ini mempunyai kontribusi yang besar di Daop yang masih banyak membutuhkan Lokomotip handal sebagai penunjang operasi.
Tadinya sih saya berharap dengan meluncurnya Lok CC 300 yang sudah banyak diperbincangkan .
Terjawab sudah kini walau dengan cara lain.
Reply
Code:
Jumat, 28/10/2011 07:50 WIB
4 BUMN Pelayan Masyarakat Dapat Dana PSO Rp 2 Triliun  
Herdaru Purnomo - detikFinance

Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi VI menyetujui pemberian suntikan dana khusus Public Service Obligation (PSO) senilai kurang lebih Rp 2 triliun dalam APBN 2012. Salah satu penerima PSO tersebut yakni PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mendapat dana Rp 770 miliar.

"PSO untuk BUMN juga disahkan sebesar kurang lebih Rp 2 triliun," ungkap Pimpinan Komisi VI Aria Bima di Gedung DPR, Senayan, Kamis Malam (27/10/2011).

Berikut BUMN Penerima PSO di 2012 :

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Rp 770 Miliar
PT Pelni Rp 897,6 Miliar
Perum LKBN Antara Rp 84,79 Miliar
PT Pos Indonesia Rp 272,45 Miliar.

Ditempat yang sama, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyampaikan rincian dana PSO yang akan direalisasikan di 2012. Dahlan menjelaskan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan dana PSO untuk penambahan 60 jenis Kereta Api Ekonomi.


"Untuk PT Pelni akan dilakukan penambahan 541 unit Voyage. Serta kita memasukkan LKBN antara dalam PSO juga sebesar Rp 84 miliar," terang Dahlan.

Selain itu untuk PT Pos Indonesia, Dahlan menyampaikan kantor pos akan menambah cabang sebanyak 2.278 di 2012. "Dananya sebesar Rp 272,46," tutup Dahlan.

(dru/qom)
Code:
http://finance.detik.com/read/2011/10/28/075032/1754475/4/4-bumn-pelayan-masyarakat-dapat-dana-pso-rp-2-triliun
Reply
Quote:[spoiler=Meskipun PSO Belum Dibayar, PT. KAI Tetap Jalankan KA Ekonomi]

Dana Public Service Obligation (PSO) untuk mensubsidi kereta api (KA) kelas ekonomi yang belum dibayarkan hingga bulan ini (Oktober 2011), PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operatornya tidak menghentikan operasional KA tersebut. Namun, keadaan ini memang dirasakan sangat memberatkan keuangan perusahaan. Dikarenakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk menutupi biaya operasional guna menjalankan KA tersebut guna melayani penumpang dari golongan ekonomi menengah ke bawah.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Ignasius Jonan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (27/10) di Gedung DPR RI, Jakarta. Jonan menjelaskan, bahwa selama ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus menalangi terlebih dahulu biaya operasional KA Ekonomi, karena rata-rata kontrak penugasan PSO dari Kementerin Perhubungan dilaksanakan pada awal semester dua setiap tahunnya. Sebagai contoh, penandatangan PSO pada tahun 2010 baru dilaksanakan pada 4 Agustus 2010 dengan nominal 535 Miliar Rupiah dengan jumlah penumpang KA Ekonomi sebanyak 160.549.753 orang.

Tetapi dengan kondisi yang seperti demikian, pihaknya sama sekali tidak menutup operasional perjalanan KA Ekonomi, bahkan berbagai macam bentuk layanannya terus ditingkatkan. “Saat ini tiket untuk KA Ekonomi sudah bisa dipesan melalui stasiun-stasiun kami yang online, sehingga masyarakat pengguna KA ini bisa merencanakan kepergian mereka,” tutur Jonan.

Selain itu, untuk semakin menertibkan alur penumpang yang akan naik KA, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terus menerapkan sistem boarding, yang juga bertujuan untuk menjaring para penumpang gelap. “Dengan sistem ini, hanya penumpang yang sudah memiliki tiket yang boleh masuk ke dalam area peron stasiun,” jelas Jonan. Berdasarkan data dari Direktorat Komersial PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pada tahun 2011 sampai dengan bulan September, KA Ekonomi sudah mengantarkan lebih dari 81 Juta penumpang ke berbagai daerah tujuan, baik komuter maupun jarak jauh.
[/spoiler]
Reply
^^^
cuman berpandangan atas tulisan PakDhe Parjono:
iya seh... emang beberapa hari kemaren pas di DPR sempet lihat keknya ada RDP beberapa hari antara Kemenhub, PT KA dan DPR..(CMIIW).. maap ga bisa ngikut intens...

cuman harapan saya seh... baik PT KA sebagai operator dan Ditjen KA Kemenhub sebagai regulator terkait.. agar tidak saling menyalahkan... semoga bisa saling bahu-membahu... soalnya ini KA ekonomi... diniatin demi masyarakat ajah... semoga keikhlasannya dapat tiket Surga... amiinnn Terharu

ya... mohon operator dan regulator terkait juga.. mematuhi peraturan perundangan terkait penggunaan dana APBN dalam layanan publik.. dimana ada kedisiplinan pembukuan anggaran antara KA ekonomi dengan KA non-ekonomi... serta tidak menggunakan anggaran APBN dalam PSO untuk operasionalisasi KA non-ekonomi... termasuk perawatan dan operasional lok KA non-ekonomi... mendingan kalo lok dipake KA ekonomi.. dikalkukasi ajah operasionalnya dengan memperhatikan maintenance per mileage pemakaian... namun agar perhitungan tersebut dibuat dalam angka yang wajar dan dapat dibuktikan dalam verifikasi penggunaan APBN
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
Selasa, 01 November 2011 | 10:00 oleh Monika Novena
KERETA API BANDARA
Pemerintah kaji kereta api bandara di kota-kota besar

JAKARTA. Akses menuju bandara akan semakin mudah. Pasalnya, Kementerian Perhubungan (Kemhub) berencana membangun kereta api (KA) bandar udara (bandara) di sejumlah kota besar di Indonesia.

Saat ini, KA bandara baru yang sudah mulai dibangun ialah KA Kualanamu, Medan dan KA Soekarno-Hatta, Tangerang. Di samping itu, Kemhub masih mengkaji pembangunan KA Adisutjipto, Yogyakarta; KA Adi Sumarmo, Solo, KA Ahmad Yani, Semarang; dan KA Juanda, Surabaya.

Menurut Bambang Susantono, Wakil Menteri Perhubungan, saat ini, pengembangan KA bandara lainnya masih dalam tahap studi. Sayang, ia belum dapat memastikan kapan proyek ini akan mulai dibangun. Yang jelas, pemerintah akan mengembangkan KA bandara di kota yang telah memiliki KA dalam kota. “Kereta-kereta ini akan dipakai menghubungkan bandara dengan angkutan umum lainnya,” kata Bambang, Senin (31/10).

Bambang menjelaskan, dengan selesainya rel jalur ganda lintas Pantai Utara Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya tahun 2013 nanti, penyelesaian proyek KA bandara Juanda akan semakin mudah. KA ini nantinya akan menghubungkan Sidoarjo-Bandara Juanda.

Di samping itu, pemerintah juga tengah mengkaji perlu tidaknya KA di Solo masuk ke bandara serta pembangunan KA Ahmad Yani, Semarang. Menurut Bambang, pertama-tama pemerintah akan menawarkan pembangunan KA bandara ini kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Tundjung Inderawan, Dirjen Perkeretaapian Kemhub mengatakan, dari sederet rencana tersebut, yang sudah agak terang adalah KA Soekarno-Hatta yang terdiri dari dua jalur. Jalur pertama dinamakan express line yang melintasi Manggarai-Soekarno-Hatta. Pemerintah akan membangun rute senilai Rp 10 triliun ini dengan skema public private partnership.

Adapun jalur kedua yakni rute komuter senilai Rp 2,2 triliun yang melalui Manggarai-Soekarno-Hatta. Saat ini pembangunan jalur komuter sudah berjalan dan ditargetkan selesai 2013. "Jalur komuter sudah menunjuk KAI sebagai pelaksana," kata Tundjung.

Tahun 2010, KAI telah mengembangkan double track dan badan jalan 8 km senilai Rp 20 miliar. Tahun ini, KA kembali akan membangun badan jalan sepanjang 11 km dengan biaya Rp 28,16 miliar.

Sumber: http://industri.kontan.co.id/v2/read/132...ota-besar-
Reply
Ignasius Jonan : Kondisi dilematis itu selalu ada

Oleh Berliana Elisabeth S., Munir Haikal & Lahyanto Nadie

Rabu, 19 Oktober 2011 | 08:58 WIB

Memimpin perusahaan angkutan umum massal berstatus badan usaha milik negara yang dibebani tugas melayani masyarakat sekaligus mencari profit, membuat seorang Ignasius Jonan harus berani melakukan gebrakan dan berinovasi termasuk mengubah budaya perusahaan.



Sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), mantan Dirut PT BPUI tersebut memiliki serangkaian rencana besar seperti memperbaiki citra perkeretaapian Indonesia, melengkapi setiap kereta ekonomi dengan alat pendingin ruang, dan memperbanyak kereta angkutan barang.



Kepada Bisnis, Jonan menuturkan mengenai gaya kepemimpinannya, situasi-situasi sulit yang dialami, hingga tokoh yang dikaguminya. Berikut petikannya:


Bagaimana kondisi KAI sejak Anda memimpin BUMN ini pada 2009?

Ini merupakan penugasan saya yang kedua seba gai dirut gai dirut BUMN. Perta ma, di PT Ba hana Pembina an Usaha Indo nesia pada 2001-2006. Saya ke sini [PT. Kereta Api Indonesia (Persero)] pada 2009.

Saya merasa ada kewajiban menjalankan misi pemerintah di setiap elemen. Di KAI, saya mencoba mengubah ekspektasi pelanggan terutama untuk angkutan penumpang.

Contohnya, belilah tiket kereta api di tempat yang resmi, penumpang tanpa karcis tidak boleh masuk peron. Saya menerapkannya seperti di bandara. Pada semua kereta AC dan nonAC dipasangi speaker untuk mengingatkan larangan merokok. Kalau ingin merokok, silakan turun dulu di stasiun antara. Saya juga perokok berat. Saat naik pesawat berjam-jam, misal, ke New York, toh tidak mati jika tidak merokok.


Situasi tersulit apa yang pernah Anda alami?

Pertama, soal kebutuhan akan public service obligation [PSO] atau subsidi pemerintah untuk kereta kelas ekonomi. Ini dari dulu tidak pernah dipenuhi sesuai dengan kebutuhan. Pada 2011, hanya dipenuhi kira-kira 55% dari total biaya operasi. Akibatnya perawatan dan pelayanan menjadi tidak optimal sehingga banyak protes dari masyarakat. Kalau PSO tidak juga dapat dipenuhi sesuai biaya produksi, kereta tidak akan maju. Pemerintah tinggal akan maju. Pemerintah tinggal memilih, tarif kereta ekonomi naik atau PSO ditambah sesua biaya produksi. ya produksi.

Misalnya, saat ini harga tiket KA ekonomi rute Jakarta-Semarang Rp28.000, dari yang seharusnya Rp60.000. Padahal, PSO dari pemerintah yang apat dipenuhi paling banyak hanya Rp38.000. Sisanya, ditanggung KAI. Yah, kami terpaksa harus mengu rangi biaya sehingga kualitas layanan juga berkurang.

Kedua, angkutan barang dengan KA saat ini dikenakan harga solar industri Rp9.000 per liter, padahal moda angkutan lain seperti truk dikenakan harga solar transportasi [bersubsidi] Rp4.500. Seharusnya KA diperlakukan sama dengan truk. Apalagi truk tidak harus merawat jalan, sedangkan KA harus merawat rel. Kami sudah sampaikan hal ini melalui surat kepada pemerintah.

Ketiga, soal sarana seperti rel dan sinyal. Sarana ini merupakan milik pemerintah, tetapi karena KAI yang mengoperasikan maka kami pula yang merawat. Seharusnya ada sinkronisasi agar biaya perawatannya lebih murah.


Apakah selama memimpin KAI, Anda merasa ada kebijakan yang keliru?

Secara profesi, saya tidak tahu. Waktulah yang nanti akan membuktikan apakah langkah saya keliru atau tidak. Keputusan strategis itu diambil secara kolektif oleh direksi, pemegang saham dalam RUPS. Sejauh ini kami menganggap benar seluruh keputusan yang diambil.


Pernahkah Anda berada dalam situasi yang dilematis?

Iya ada, seperti buah simalakama. Kondisi dilematis itu selalu ada. Sesuai dengan aturan keselamatan angkutan kereta api, saat Lebaran, maksimum per gerbong diberi kompensasi kelebihan muatan penumpang sebanyak 50% untuk kereta ekonomi. Artinya, muatan menjadi 150% dari kapasitas tempat duduk. Ini sulit, karena secara kultur, penumpang masih mau berdesak-desakan hingga kapasitas 250%. Namun, kami bertindak tegas untuk tetap menerapkan batasan 150%. Kebijakan ini menimbulkan penurunan kapasitas angkut sebesar 17%. lni sangat dilematis. Untuk kelas ekonomi, tantangannya memang berat sekali.


Keputusan apa yang Anda anggap cukup monumental?

Untuk kereta rel listrik [KRL] Jabodetabek, saya berlakukan single operation atau operasional tunggal, first infirst out. Tidak ada susul-menyusul antara kereta ekspres terhadap AC ekonomi sehingga menjadi satu dalam commuter line. Ini fair, karena aspek ini merupakan hak penumpang. Di seluruh dunia, tidak ada kereta api komuter yang saling mendahului.


Apa tantangan terberat Anda di KAI?

Perubahan kultur di KAI. Pertama, saya mencoba mengubah kultur dari product oriented menjadi customer oriented. Dulu, KAI memiliki kultur product oriented. Tak peduli pelayanannya jelek, kalau mau naik silakan. Corporate culture inilah yang harus diubah, kalau tidak, KAI masa depan nya sulit. Kultur inilah yang membawa organisasi berkembang atau tidak.

Tantangan kedua terbesar adalah mengajak seluruh pemangku kepentingan, bahwa perkeretaapian butuh biaya yang wajar. Harapan kami, 2 tahun ke depan, KRL Jabodetabek memakai AC dan single price. Ini tantangan besar. Namun, kalau ini dijalankan dapat mengurangi kepadatan jalan raya.

Saya sangat berharap kebijakan ini bisa jalan. Tidak usah pakai PSO. Kalaupun masih ada, PSO akan digunakan untuk kereta jarak jauh. Kalau negara memberi PSO penuh pada tahun depan Rp1,5 triliun, maka pada 2013 rencana ini bisa kami jalankan.


Aksi korporasi apa yang dipersiapkan dalam beberapa tahun ke depan?

Sektor kereta api merupakan pembangunan yang sifatnya jangka panjang. Pembangunan double track [rel ganda] di lintas utara Jawa direncanakan tahun ini, selesainya 2-3 tahun lagi, karenanya proyek KA tidak bisa instan.

Pada 2009, kami sudah mulai mengadakan KA pengangkut batu bara di Sumatra Selatan berkapasitas angkut 22 juta ton. Selain itu, kami akan tingkatkan kapasitas kereta angkutan barang.

Jika pada 2009 awal, hanya 500 kontainer per hari, sekarang menjadi 2.000 hingga 2.500 kontainer per hari. Targetnya 5.000 kontainer pada tahun depan, dan menjadi 15.000 kontainer per hari dengan adanya double track di lintas pantai utara [pantura] Jawa pada 2014. Hal ini akan mengurangi beban jalan raya.

Untuk hal ini, kami sudah mempersiapkan pendanaannya lewat pinjaman dari sindikasi bank BUMN sebesar Rp5,5 triliun. Selain itu, pengembangan KA Bandara Kuala Namu, Medan sudah mulai jalan, yang memerlukan dana Rp200 miliar-Rp250 miliar. Ini proyek patungan dengan PT Angkasa Pura. Saat ini juga mulai akan menggarap KA Bandara Soekarno-Hatta Jakarta yang memerlukan dana Rp7 triliun.


Bagaimana Anda memersepsikan pesaing dan pelanggan ?

Pelanggan adalah pemberi makan kami. Ini yang utama. Kami mencoba setiap saran dan kritik dapat ditransformasikan kepada kebaikan. Memang tidak bisa instan.

Dalam persepsi kami, sebagai salah satu obat paling mujarab, adalah kritik pelanggan dan persaingan. Saya terus terang mengharapkan ada kereta api swasta. Swasta tinggal bayar pemakaian stasiun.


Pernahkah Anda berada pada situasi tender proyek yang bernuansa kolutif?

Tekanan pasti ada. Akan tetapi, kita dengan sopan menjelaskan bahwa tekanan akan menyebabkan distorsi kualitas layanan. Selama ini, hal seperti itu dapat saya hindari. Saya sendiri tidak terlibat dalam setiap proses pengadaan, karena ada direktur dan tim. Saya tidak terlibat langsung. Di organisasi ini, saya bertugas mengambil kebijakan strategis dan kebijakan besar. Ini agar tidak ada conflict of interest.


Bagaimana menghadapi karyawan yang resistan terhadap kebijakan perusahaan?

Saya kira ada. Akan tetapi banyak teman-teman yang ingin berubah. Jadi, hanya caranya saja yang baik seperti sosialisasi, beri contoh, instruksi, punishment [hukuman].

Jika betul-betul bandel dan tidak sesuai zaman, ya out. Sekarang KAI memiliki karyawan 30.000 orang.
Untuk pengembangan ke depan jumlah ini kurang. Kalau semua program pengembangan dijalankan, seperti KA batu bara, KA barang di Pantura, KA Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, KA Bandara Kuala Namu Medan, peningkatan kapasitas KRL Jabodetabek yang hingga akhir tahun bertambah 130 unit lagi, maka idealnya jumlah karyawan sebanyak 40.000 orang.


Bagaimana proses kaderisasi kepemimpinan di KAI?

Untuk kaderisasi, saya membentuk komite eksekutif, anggotanya 50 orang. Ini sifatnya berkesinambungan. Kami juga lakukan pelatihan yang sifatnya lintas sektoral.


Bagaimana cara memotivasi karyawan?

Tentu dengan reward [penghargaan] dan punishment [hukuman]. Keduanya harus jelas, tidak boleh subjektif. Ini ketat seperti militer. Junior bisa membalap senior asal punya kemampuan.

Bagaimana Anda mempersiapkan masa pensiun nanti?

Belum terpikir. Sekarang saya 48 tahun. Jika ada periode kedua, saya ingin mengajar di bidang yang orang anggap saya mampu.


Bagaimana Anda menyeimbangkan urusan pekerjaan dan keluarga?

Saya pikir, kadang tidak bisa setiap saat balance [seimbang]. Jadi harus pintar-pintar mengatur waktu.
Kebetulan anak saya sudah besarbesar, jadi agak mendingan. Anak saya yang paling besar saat ini kuliah di AS dan anak kedua kelas 3 SMP.


Apa olahraga Anda?

Jalan kaki, lari, dan berenang.


Siapa tokoh idola Anda ?

Banyak. Nelson Mandela, dialah yang membuat identifikasi Afrika Selatan pascaruntuhnya rezim apartheid. Mau memperbaiki tidak perlu kebanyakan lihat spion [ke belakang]. Kedua, Bill Gates. Dia tokoh yang mengubah kebudayaan manusia. Microsoft merubah kultur manusia. Ketiga, Warren Buffet, selaku investor keuangan yang selalu percaya subtansif bukan gosip atau gejolak pasar.

Waktu saya masuk KAI, Buffet menginvestasikan uangnya dengan membeli KA angkutan barang Wellington Nasional Santa Fe. Dia percaya masa depan logistik darat adalah menggunakan KA. Jalan raya idealnya untuk transportasi manusia, sedangkan untuk barang pakai kereta. Tokoh nasional, yang saya suka adalah Nurcholis Madjid, dia humanis.


Obsesi atau harapan apa yang belum tercapai?

Kalau dibilang obsesi, ya tidak. Saya masih berharap, pelayanan publik di negara kami lebih baik, sehingga masyarakat akan lebih cepat memperoleh kesejahteraan.


Siapa orang yang paling berperan dalam karier Anda?

Saya bekerja kurang lebih 25 tahun, sehingga saya tidak bisa disebutkan satu persatu. Yang paling berpengaruh dalam karier saya adalah orang-orang yang saya pimpin. Dalam konteks yang positif, kalau kepala stasiun salah, itu salah saya.


Sumber: http://www.bisnis.com/articles/ignasius-...selalu-ada
Reply
Quote:Petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Selama Oktober Dua Kali Terkena Kekerasan Fisik

YOGYAKARTA--MICOM: Selama Oktober ini petugas Pemeriksaan Serentak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI menerima 2 kali kekerasan fisik dari aparat.

Sebelumnya, kekerasan semacam ini tidak pernah terjadi. Hal tersebut disampaikan Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI, Eko Budianto, di Kantor Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI, Selasa (1/11).

Ia mengungkapkan, kekerasan yang diterima petugas PS terakhir terjadi pada Sabtu (29/10) lalu oleh anggota TNI. "Kekerasan fisik tersebut terjadi akibat tiket yang dibawa sudah kedaluarsa," terangnya.

Eko masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak yang melakukan kekerasan fisik pun telah meminta maaf.

Walau demikian, Eko mengaku pihaknya juga turut instrospeksi atas kejadian tersebut. Pasalnya, mungkin saja dalam bertugas, petugas pemeriksa dianggap penumpang yang bersangkutan kurang sopan.
Reply
(02-11-2011, 12:26 AM)pardjono Wrote:
Quote:Petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Selama Oktober Dua Kali Terkena Kekerasan Fisik

YOGYAKARTA--MICOM: Selama Oktober ini petugas Pemeriksaan Serentak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI menerima 2 kali kekerasan fisik dari aparat.

Sebelumnya, kekerasan semacam ini tidak pernah terjadi. Hal tersebut disampaikan Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI, Eko Budianto, di Kantor Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI, Selasa (1/11).

Ia mengungkapkan, kekerasan yang diterima petugas PS terakhir terjadi pada Sabtu (29/10) lalu oleh anggota TNI. "Kekerasan fisik tersebut terjadi akibat tiket yang dibawa sudah kedaluarsa," terangnya.

Eko masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak yang melakukan kekerasan fisik pun telah meminta maaf.

Walau demikian, Eko mengaku pihaknya juga turut instrospeksi atas kejadian tersebut. Pasalnya, mungkin saja dalam bertugas, petugas pemeriksa dianggap penumpang yang bersangkutan kurang sopan.

penumpang bertiket = raja
kalau penumpang tak bertiket tapi
pengen kaya raja,itu namanya
KOPLAK
Ngakak

[Image: Cursor.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)