Poll: Gerbong paling depan dan paling belakang bukan untuk penumpang. Setuju?
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat setuju
5.77%
12 5.77%
Setuju
10.10%
21 10.10%
Tidak berpendapat
2.40%
5 2.40%
Tidak setuju
27.40%
57 27.40%
Sangat tidak setuju
54.33%
113 54.33%
Total 208 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[Diskusi] Gerbong Aling Aling
(02-08-2011, 07:41 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: katanya aling - aling sudah dihapus ya, tapi sekitar tanggal 23 Juli kemaren New Argo Jati sama Gopar masih setia menggandeng K2 aling - aling ya? Kalo New Argo jati malah aling - alingnya pake K1 cireks. Sayang banget.

Saya juga berpikiran begitu, sepertinya aling-aling sudah mulai hilang ... Karena dalam beberapa hari ini, saya lihat Muttim, Penataran, Logawa, ndak ada aling-aling, kalaupun ada, hanya kereta B / BP ...
-  R y z k y   W i d i   A T m a j a  -
Aling2 hanya ditaro di gerbong paling belakang.
karena kemaren tanggal 3 agustus saya dapat tiket di gerbong nomor-1 Exe, eh ternyata langsung di belakang lok.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

sekarang aling2 biasanya cuma pasang satu doank.. kalo nggak dibelakang lok ya belakang ndiri, tapi kalo taksaka, dwipangga dan kelas2 ekse yang lain, aling2nya depan ma belakang biasanya B ama BP... sedangkan K3 biasa bawa aling2 K2 (apakah ini pembunuhan K2 secara pelan2?) kecuali pasundan (149-150) yang biasa bawa B ijo punya SMC..hehe Bye Bye
virus GALAU telah melanda. . .Jedotin
Jujur, saya ga setuju dengan adanya aling-aling..

1. menambah beban loko karena harus menambah 1 gerbong dalam rangkaian
2. kalaupun tidak menambah gerbong, berarti mengurangi quota rangkaian untuk penumpang.
3. membuat kereta api terlihat "menyeramkan", karena dengan adanya aling-aling, seolah-olah kereta api sudah disiapkan untuk terjadi tabrakan. artinya, keselamatan penumpang masih belum bisa menjadi hal yang utama.

CMIIW
Ibu saya bercerita:
"nak, dulu sewaktu kamu masih ada dalam kandungan ibu, ibu pernah hampir tertabrak Parahyangan."
Oow, Pantes saya jadi demen sama Lok Merah Biru
(16-08-2011, 10:45 AM)forza21 Wrote: sekarang aling2 biasanya cuma pasang satu doank.. kalo nggak dibelakang lok ya belakang ndiri, tapi kalo taksaka, dwipangga dan kelas2 ekse yang lain, aling2nya depan ma belakang biasanya B ama BP... sedangkan K3 biasa bawa aling2 K2 (apakah ini pembunuhan K2 secara pelan2?) kecuali pasundan (149-150) yang biasa bawa B ijo punya SMC..hehe Bye Bye

150 hari minggu tanggal 14 di LPN gandeng B Biru ny YK di bagian depan..tadinya cuma B Ijo K2 di belakang..jadi dobel dah..

693-5073-893-673
sekalian aja Prameks,kereta komuter,dll diberi aling-aling..Ngeledek
benar-benar kebijakan yang aneh Pasrah Aja Dah
⫸ Flickr saya
Monggo,Silahkan Mampir.. Depok Express
Boleh aling2 ditaroh di bagian belakang tapi saya kira taroh saja gerbong B atau BP, jangan menggunakan gerbong yang lain malah menjadi korban untuk aling2.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

(17-08-2011, 04:59 PM)Joe_cn Wrote: Boleh aling2 ditaroh di bagian belakang tapi saya kira taroh saja gerbong B atau BP, jangan menggunakan gerbong yang lain malah menjadi korban untuk aling2.
Sekarang banyak digunakan sebagai aling-aling menggunakan rangkaian B (ijo) hasil retro dari K2 Gembira
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
(18-08-2011, 03:06 PM)Warteg Wrote:
(17-08-2011, 04:59 PM)Joe_cn Wrote: Boleh aling2 ditaroh di bagian belakang tapi saya kira taroh saja gerbong B atau BP, jangan menggunakan gerbong yang lain malah menjadi korban untuk aling2.

Sekarang banyak digunakan sebagai aling-aling menggunakan rangkaian B (ijo) hasil retro dari K2 Gembira

Kok pakai ngretro K2? Apa nggak eman-eman ya? Apa karena terlanjur kursinya dicopoti? Jadi sisan nggawe. Tersenyuum
(18-08-2011, 03:25 PM)pardjono Wrote:
(18-08-2011, 03:06 PM)Warteg Wrote:
(17-08-2011, 04:59 PM)Joe_cn Wrote: Boleh aling2 ditaroh di bagian belakang tapi saya kira taroh saja gerbong B atau BP, jangan menggunakan gerbong yang lain malah menjadi korban untuk aling2.

Sekarang banyak digunakan sebagai aling-aling menggunakan rangkaian B (ijo) hasil retro dari K2 Gembira

Kok pakai ngretro K2? Apa nggak eman-eman ya? Apa karena terlanjur kursinya dicopoti? Jadi sisan nggawe. Tersenyuum
Mungkin juga begitu, tapi menurut saya sepertinya disebabkan banyak pengurangan jumlah rangakain K2 pada berbagai KA, Jadi ada sisa K2 akhirnya dijadikan sebagai 'tameng' kursinya dilepas dan ada pula sebagian yang diretro jadi B warna ijoBetheBethe
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)