Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
Waduh sayang banget yah... :worry:
jadi sarang semut, macan dan kambing...........
duh...
Padahal, mungkin, ada nilai sejarah dibalik gedung-gedung tua ini
Semoga penentu keputusan mengetahuinya :esurprise:
Ada info lain?
Posts: 703
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
7
wah rupanya....Mas Hed dah punya juga.....ini diambil tahun berapa ya....... :polisi:
keliatanya masih ada relnya......
Dilarang keras membuat Klonengan.....
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
kenapa tidak dihidupkan saja jalur tersebut,apa ada potensi wisata ?
Posts: 74
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Reputation:
0
:geeks: Kalo saya boleh urun komen, menurut informasi yg ada di sejumlah media massa lokal di Jateng disebutkan bahwa untuk jalur KA Semarang-Kudus rencananya akan diaktifkan lagi oleh PT KA dan Pemprov Jateng bekerja sama dengan salah satu investor dari Malaysia. Saat ini kalo tidak salah masih dalam taraf penjajakan dan studi kelayakan oleh investor tersebut bareng Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Provinsi Jateng meliputi kapasitas penumpang, potensi ekonomi, sarana infrastruktur, modal, dll. Memang ada beberapa alternatif pengerjaan jalur KA itu nantinya salah satunya membuat jaringan baru yang dinilai otomatis lebih mahal mengingat harga bahan baku seperti besi saat ini sangat muahal.
Bahkan konon ada wacana jalur KA nantinya dibuat di atas alias lewat jalan layang seperti monorel untuk mengantisipasi pertambahan penduduk dan volume kendaraan serta tingginya nilai ganti rugi tanah serta bencana banjir yang kerap melanda.
Adapun jika pemerintah mengaktifkan kembali rute tersebut akan ditemui beberapa kendala seperti alih fungsi aset PT KA yang sekarang sebagian besar sudah dimiliki masyarakat umum menjadi permukiman. Belum lagi jalur KA peninggalan Belanda rancang bangunnya dahulu kebanyakan dibuat sejajar dengan jalan raya pantura sehingga sesudah zaman semakin maju ruas jalan itu mengalami pelebaran. Dengan demikian otomatis cara menimbun rel lama untuk memperlebar jalan raya menjadi pilihan gampang untuk pengerjaan proyek tersebut.
Kabarnya jalur Semarang-Kudus rencananya juga akan dibuat jalan tol. Hal tersebut tentunya patut jadi pertimbangan pengambil kebijakan untuk menentukan skala prioritas pembangunan mengingat proyek tersebut butuh dana besar dan menjadi perhatian luas masyarakat. Pilihannya jalur KA ato jalan tol untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di jalur pantura kedua kota itu sepenuhnya tergantung stake holder dalam hal ini pemerintah, PT KA, investor, dan masyarakat... :wink: :waswas:
Posts: 2,013
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
39
Memang PT.KA (Persero) saat ini sedang membuat sebuah program untuk membuka kembali beberapa jalur mati dan masih memiliki nilai ekonomis.
Nah nilai ekonomis ini menjadi penting, karena akan ada investor yang akan membantu.
Tetapi ada juga lho investor yang lebih mengedepankan layanan masyarakat, yaitu Pemerintah Daerah.
Sebagai contoh yang mendekati kongkrit adalah pembukaan kembali jalur BEOS - TANJUNG PRIOK.
Salah satu caranya adalah mengadakan sosialisasi awal, dimana PT.KA (Persero) akan dibantu oleh kelompok-kelompok railfans (IRPS, KRL Mania, Majalah KA, dll) yang akan mengadakan acara napak tilas pada tanggal 24 Agustus 2008 mendatang.