10-10-2010, 03:18 PM
ternyata sistim nya sama ya
ini lok besar gini rem nya sama gak sama yg ada di indonesia
nanti gak bisa berhenti lagi
ini lok besar gini rem nya sama gak sama yg ada di indonesia
nanti gak bisa berhenti lagi
|
GE Evolution Series vs EMD SD70 Series
|
|
10-10-2010, 03:18 PM
ternyata sistim nya sama ya
ini lok besar gini rem nya sama gak sama yg ada di indonesia nanti gak bisa berhenti lagi
10-10-2010, 03:44 PM
10-10-2010, 03:50 PM
(10-10-2010, 03:44 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:18 PM)WOODWARD Wrote: ternyata sistim nya sama ya ya itu si udah tau maksudnya sistim rem lok nya gimana, terus untuk rem rangkaian masih pakai membran seperti lok di sini atau sudah solenoid, atau malah full elektrik
10-10-2010, 04:47 PM
(10-10-2010, 03:50 PM)WOODWARD Wrote:(10-10-2010, 03:44 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:18 PM)WOODWARD Wrote: ternyata sistim nya sama ya menggunakan sistem Electronically controlled pneumatic brakes (ECP) yg mana rem pneumatik dikendalikan secara elektronik. begitukah maksudnya?
10-10-2010, 05:29 PM
(10-10-2010, 04:47 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:50 PM)WOODWARD Wrote:(10-10-2010, 03:44 PM)Narendro Anindito Wrote:(10-10-2010, 03:18 PM)WOODWARD Wrote: ternyata sistim nya sama ya gini maksudnya kalo di lok disini 201 203 204, itu kan untuk mengerem rangkaian, tekanan di pipa abar di turunkan jadi rangkaian mengerem. menurunkan pipa abar berarti membuang tekanan di tangki penyama, ini dilakukan dengan mambuka membran tustel di meja pelayan. atau menggunakan rem elektrik, pipa abar tetap ada, tapi triple valve di ganti dengan solenoid untuk mengalirkan tekanan udara dari tangki utama di gerbong ke silinder rem. lok ini GE dan EMD yang besar2 ini pakai sistim mana?
10-10-2010, 05:48 PM
Kalau CC205 itu kan dari EMD bentuknya kaku kurang dinamis (rencananya),
Kalau CC20x untuk operasional di jawa yang dari GE lebih cocok karena meski dengan turunan beberapa dash tetap keren gagah berapapun tenaganya..dus apapun system controlnya dalam pengoprasian. sampai sekarang juga belum ada gambarannya. menurut rekan yang lain ...
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING Salam Kereta, Nuwun
10-10-2010, 06:23 PM
(10-10-2010, 05:48 PM)eko winarno Wrote: Kalau CC205 itu kan dari EMD bentuknya kaku kurang dinamis (rencananya), Kalo pendapat saya lbh bagus spt desain lok BB 301 yg double cab atau lok Ludmilla (lok DE buatan Uni Soviet) yg juga double cab. Tenaga kuat tapi suara mesinnya halus. Monggo nanti bisa bikin desain sendiri ![]() Eh malah OOT ya, ngobrolin GE ngluyur ke Lugansk...
10-10-2010, 06:35 PM
(10-10-2010, 06:23 PM)sepur_lori Wrote:(10-10-2010, 05:48 PM)eko winarno Wrote: Kalau CC205 itu kan dari EMD bentuknya kaku kurang dinamis (rencananya), Ya GE ini...he he he.. Kalau seperti CC203/4 yang terbaru menerutku tenaganya kurang gede dikit ..maksutnya untuk tarikan 12 rangkaian tidak usah DT serta bentuk loko ...wah la ini malah kaku.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING Salam Kereta, Nuwun
10-10-2010, 06:37 PM
lok EMD ini udah pake radial bogie blom?
11-10-2010, 02:50 PM
(This post was last modified: 11-10-2010, 03:57 PM by Narendro Anindito.)
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|