Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalan tol mengancam potensi kereta api ?
(01-09-2010, 12:31 PM)bagus70 Wrote: Dia menyarankan agar Indonesia mencontoh Cina yang mengedepankan jalan tol daripada jalur KA (menurut dia), tanpa sadar kalau Cina baru saja mengalami kemacetan jalan tol terparah di dunia! Ngeledek

ampun kang....NgakakNgakak
kena banget itu...Ngeledek

kini mungkin beliau bakal berpikir 1000 kali lipat kalo mw nerusin idenyaXie Xie
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
wah, sepertinya ada yang tidak imbang nih tulisan pak DI di jawapos:

http://www.jawapos.co.id/halaman/index.p...&nid=95627

[spoiler]
Quote:Dahlan Iskan: Pesatnya Perkembangan Kota Beijing (3-habis)

Tarif Parkir Akan Dinaikkan Setinggi Yao Ming

MELEDAKNYA pembangunan kota Beijing memang juga membawa sisi buruk: kemacetan total di jalan-jalan raya. Sangat melelahkan. Dari Beijing Hotel ke lapangan basket di Fuxing Lu (untuk nonton pertandingan basket NBA) perlu waktu satu jam. Untuk ke stasiun kereta api Beijing Selatan (stasiun kereta api yang modern dan mewahnya setara dengan Bandara Hongkong) juga satu jam. Padahal, kalau lagi lancar, jarak itu bisa ditempuh hanya 15 menit.

Di kota Beijing saja, kini memang sudah ada 4.920.000 mobil. Dan masih terus bertambah setiap hari. Meski harga bensin 6 yuan/liter (sekitar Rp 9.000/liter), itu tidak membuat orang menghemat. Padahal, naik kereta bawah tanah ke mana pun arahnya dan ganti kereta berapa kali pun, tarifnya hanya 2 yuan (sekitar Rp 3.000).

Memang sudah ada aturan baru. Mobil dengan nomor-nomor tertentu tidak boleh terlihat di jalan raya pada hari-hari tertentu. Bukan lagi aturan genap-ganjil, tapi sudah dua nomor sekaligus. Kalau hanya genap-ganjil, orang masih bisa mengakali dengan membeli dua mobil. Pemerintah Beijing tidak mau ''tertipu" seperti itu. Bahkan, nomor-nomor yang dilarang beroperasi pun selalu diubah setiap delapan minggu. Pengaturan nomor ini saja sudah mengurangi beroperasinya 200.000 mobil setiap hari.

Tapi, ternyata Beijing masih macet saja. Terutama pada hari libur Sabtu-Minggu, ketika semua nomor boleh masuk jalan raya. Saya selalu berpikir apa yang akan terjadi dengan lalu lintas di Beijing lima tahun lagi?

Ternyata sudah ada konsep matang. Tinggal melaksanakan dalam waktu dua tahun ini: menaikkan tarif parkir setinggi pemain basket Yao Ming. Jalan keluar ini diambil setelah para pejabat Beijing melakukan kunker ke luar negeri. Yakni ke Tokyo. Pulang dari kunker, mereka langsung membahas hasil kunker itu dan membuat keputusan untuk dilakukan segera.

Berapa tingginya kenaikan itu, kini masih disimulasikan. Yang jelas, akan sangat tinggi dan revolusioner. Tidak ada jalan lain untuk menghindarkan kota Beijing dari neraka kemajuan. Sekarang ini tarif parkir di Beijing memang tergolong murah untuk kota metropolis. Di pusat kota sampai wilayah ring road 2, tarifnya 10 yuan per jam (Rp 15.000/jam). Di kawasan antara ring road 2 sampai ring road 5, tarifnya 5 yuan per jam (sekitar Rp 7.500/jam). Sedangkan di luar ring road 5 adalah 2 yuan/jam (sekitar Rp 3.000/jam).

Sistem ring road itu sebenarnya dibangun untuk menjamin agar lalu lintas kota Beijing yang kian besar tersebut tetap lancar. Prinsipnya: infrastruktur jalan akan terus ditambah seiring dengan pertambahan mobil dan perkembangan kota. Dengan sistem ring road, kendaraan dari timur ke barat atau dari selatan ke utara tidak harus lewat tengah kota. Sampai-sampai pembangunan jalan lingkar itu terus ditambah. Sekarang ini sudah membangun jalan lingkar yang kedelapan! Toh, kenaikan kemakmuran Tiongkok yang pesat tidak bisa mengatasi bertambahnya jumlah mobil. Maka, aturan yang sangat ''kejam" terpaksa akan diberlakukan.

Sangat mungkin, tarif parkir di kawasan pusat kota sampai ring road 2 akan naik dari 10 yuan menjadi 50 yuan/jam (atau sekitar Rp 75.000/jam). Ini masih sedikit lebih murah daripada tarif parkir di kota San Fransisco. Bahkan, masih jauh lebih murah daripada tarif parkir di Tokyo. Karena itu, kalau tarif semahal itu masih belum juga bisa mengatasi kemacetan Beijing, tidak ada jalan lain kecuali akan terus dinaikkan sampai ke angka di mana masyarakat terpaksa mengendalikan diri untuk tidak menggunakan mobil pribadi lagi.

Saya bayangkan, nanti, kota Beijing yang sudah sangat elegan itu akan mencapai tahap yang setara dengan Tokyo: modern, bersih, dan tidak terasa sesak. Tentu ada kurang lebihnya. Mungkin, di beberapa sektor Tokyo masih unggul, tapi di banyak sektor, Beijing akan jauh lebih unggul.

Karena itu, janganlah lagi punya pikiran bahwa belanja di Beijing lebih murah. Beijing sudah kian mahal saja. Dulu, makan di Beijing lebih murah daripada di Jakarta. Kini sudah terbalik. Dulu, koki-koki terbaik Tiongkok ''lari" ke Hongkong karena bisa lebih makmur. Itulah sebabnya, makanan di Hongkong terkenal enaknya. Restoran-restoran di Hongkong dipegang oleh juru masak-juru masak terbaik. Kini mereka sudah mulai kembali ke Tiongkok, khususnya ke Beijing, karena kemakmuran juga sudah ada di sana.

Beijing saya lihat juga sudah mulai ''mengancam" posisi Shanghai. Inilah yang membuat Shanghai, sebuah kota yang sudah lebih dulu mempunyai citra lebih modern dan menjadi pusat keuangan, juga terus berbenah. Shanghai yang akan menjadi tuan rumah Ekspo Dunia tahun depan (Arab Saudi untuk kali pertama akan memamerkan bentuk masa depan kota Mina di World Expo ini) lagi berusaha keras untuk menjadi satu dengan Hanzhou. Yakni, dengan jalan membangun kereta berkecepatan 330 km/jam yang menghubungkan dua kota itu.

Persaingan Beijing yang sedang mencoba menjadi satu dengan Tianjin ini akan sangat keras di saat Shanghai sedang dalam proses bersatu dengan Hanzhou. Persaingan itu juga telah mendorong Guangzhou untuk menjalin kombinasi dengan Shenzhen di wilayah selatan.

Di Guangzhou, misalnya, saya diberi kesempatan meninjau pembangunan ''kota baru" seluas 28 km2 yang khusus untuk segala fasilitas Asian Games tahun depan. Begitu Asian Games selesai, kota baru tersebut akan menjadi kota modern Guangzhou menggantikan kota yang sekarang. Karena itu, meski dibangun untuk Asian Games, perencanaan dan penataan kota di selatan Guangzhou tersebut sudah disesuaikan dengan perencanaan sebuah kota baru.

Siapa yang kalah dalam persaingan itu nanti? Saya kira tiga-tiganya tidak akan kalah. Yang akan kalah justru Singapura dan Tokyo yang tidak terlibat dalam persaingan tersebut. Ini biasa dalam marketing. Dua raksasa bertempur habis-habisan, yang kalah justru perusahaan yang kecil-kecil. (*)
[/spoiler]


beliau berkata, untuk mengatasi macet didalam kota beijing, tarif parkir akan dinaikkan setinggi yao ming sampai warga tak kuat bayar parkir lagi.

benar memang. tapi ada informasi yang sengaja ditutupi. yaitu, setelah warga beijing tak kuat lagi bayar parkir, mereka itu naik apakah?

saya tiap hari dengar acara cri (china radio international) di radio elshinta. dari situ saya dapat segala info tentang transportasi di beijing. ternyata, beijing punya transportasi yang handal yaitu bus yang punya 1000 trayek (bayangin aja puyeng), dan satu lagi yang lagi nge trend: subway.

bahkan subway beijing adalah fenomena luar biasa. sampai tahun 2008 mereka hanya punya 1 koridor, serkarang sudah punya 5. 2012 bakal jadi 12, dan 2020 jadi 15 koridor sepanjang 200 km.

informasi ini yang tidak diungkap di tulisan beliau. jadi, ketika warga beijing sudah tak mampu naik mobil karena mahalnya tarif parkir, mereka ternyata naik bus dan subway. nah, mau tahu tiket bus dan subwaynya? cuma 1 yuan untuk bus dan 2 yuan untuk subway! ( 1 yuan=1200 rupiah saja).
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Pada intinya kereta api adalah pola transportasi masa depan. Dia nggak mikir kalau setelah orang nggak naik mobil terus naik apa.

Saya ingat waktu saya di Surabaya, keluarga dan orang-orang sering meributkan kekacauan dan kemacetan lalu lintas, dan beberapa "solusi" nya, tanpa melampirkan kereta api sebagai solusi nyata kemacetan. Malah ada beberapa yang mengatakan kalau kereta api sebagai solusi kemacetan adalah mengada-ada dan tidak realistis....
Reply
betul mas bagus. transportasi masa depan adalah jenis moda berbasis rel.

o, ya. ralat tentang info beijing subway, yang panjang koridornya 200 km itu sekarang yang masih sekitar 7 koridor. sementara target pemerintah kota beijing untuk 2015-2020 adalah memiliki 15 koridor sepanjang 800 km!

kalo sudah begini, rekor dunia jaringan subway dengan panjang trek terbanyak sekitar 500 km yang dipegang NYC bakalan terpecahkan!

Heran
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
gak punya ot*k :hiaaat: Red Bull
my Pesbuk
my Blog

Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik Hitung...Hitung
Reply
Lha kalau jalan tol bisa dipake sepeda motor ya gimana toh? Bukannya jalan tol itu kecepatan minimumnya 60 km/jam, lagipula kecepatan rata-rata motor itu cuman 40-50 km/jam saja, lagi-lagi kalau angin yang menerpa para pengguna motor itu pada kenceng. Baru jalan 1 km aja paling udah masuk angin tuh orang, Ngakak Ditambah kecepatan yang tinggi akan mengurangi stabilitas kemudi (setang sepeda), menyebabkan hilangnya keseimbangan motor dan akan menyebabkan kecelakaan pada kendaraan. Apalagi kalau kecepatan tinggi pengendara motor yang kena kecelakaan bakalan terluka parah dan bahkan meninggal dunia karena terpelanting jauh karena kecepatan motornya yang (amat) tinggi.

Maaf kalau postingan saya nggak nyambung dengan topic ini, mari kita Back on Topic.
Reply
tol mojokerto-kertosono ga akan ngaruh pada frekeuensi penumpang KA di jawa timur justru tol itu membantu kelancaran lalu lintas yang sangat padat di lalui kendaraan juga mengurangi resiko terjadinya peristiwa kecelakaan ...

HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY



[Image: 2117305260.jpg]






Reply
Salah satu proyek tol transJawa nih. Gimana mau cepet diresmikan, kalo tol Sumo (SUrabaya-MOjokerto) aja belum rampung ! Apalagi diresmiin taun depan, nanti tambah molor !
Back on Topic
Rapi Dhoho vs. Jalan Tol? Kayaknya menangan Rapi Dhoho deh, karena harganya tiketnya udah termasuk RAME (muRAh MEriah), dan Rapi Dhoho ini sering full dengan penumpang.
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Reply
(25-07-2010, 02:06 AM)eling Wrote: perlu diketahui bahwa Tol Transjawa sdh ada di rencanakan oleh pemerintah orde baru....
Nambahin...

Rencana pemerintah orde baru khususnya jalan tol / jalan bebas hambatan Trans Jawa
1. Jalan tol Pantura (Merak - Surabaya nyambung ke pelabuhan di Surabaya - nyambung jg ke Gilimanuk)
2. Jalan tol Selatan (Merak - Pandeglang - Gilimanuk)
3. Jalan tol Tengah (jalur tengah dari Jatim ke Banten termasuk jalur Bogor - Pelabuhan ratu)
4. Jalan tol transjawa nyambung ama trans sumatera
jadi dari tiap ruas tol nyambung satu sama lain membelah beberapa bukit n bikin terowongan di beberapa gunung

Rencana pemerintah orde baru soal Pelabuhan di pulau jawa
1. Pembuatan pelabuhan di Cilamaya, Pelabuhan Ratu, di daerah Jateng tp lupa dimana
2. Pelabuhan Cirebon dijadikan pelabuhan Internasional
3. lupa...

Rencana pemerintah orde baru di akhir periode soal KA di DKI, Jabar, Banten sekala prioritas
1. revitalisasi stasiun Tj. Priok sebagai stasiun bongkar muat petikemas
2. Bogor - Bandung rel diganti R4x or R5x
3. Subway di DKI, Bandung
4. restorasi jalur Bandung - Pangandaran rel diganti R4x (prioritas penumpang)
5. restorasi jalur Jakarta - Anyer (wisata)
6. restorasi jalur Jakarta - Bayah (prioritas hasil bumi termasuk barang tambang)

Rencana soalan transportasi, di tiap bandara & pelabuhan di pulau Jawa dibangun akses tol dan KA

Sumber ga bisa disebutin tp terpercaya
Playboy
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
(11-09-2010, 07:01 AM)van Baso Wrote:
(25-07-2010, 02:06 AM)eling Wrote: perlu diketahui bahwa Tol Transjawa sdh ada di rencanakan oleh pemerintah orde baru....
Nambahin...

Rencana pemerintah orde baru khususnya jalan tol / jalan bebas hambatan Trans Jawa
1. Jalan tol Pantura (Merak - Surabaya nyambung ke pelabuhan di Surabaya - nyambung jg ke Gilimanuk)
2. Jalan tol Selatan (Merak - Pandeglang - Gilimanuk)
3. Jalan tol Tengah (jalur tengah dari Jatim ke Banten termasuk jalur Bogor - Pelabuhan ratu)
4. Jalan tol transjawa nyambung ama trans sumatera
jadi dari tiap ruas tol nyambung satu sama lain membelah beberapa bukit n bikin terowongan di beberapa gunung

Rencana pemerintah orde baru soal Pelabuhan di pulau jawa
1. Pembuatan pelabuhan di Cilamaya, Pelabuhan Ratu, di daerah Jateng tp lupa dimana
2. Pelabuhan Cirebon dijadikan pelabuhan Internasional
3. lupa...

Rencana pemerintah orde baru di akhir periode soal KA di DKI, Jabar, Banten sekala prioritas
1. revitalisasi stasiun Tj. Priok sebagai stasiun bongkar muat petikemas
2. Bogor - Bandung rel diganti R4x or R5x
3. Subway di DKI, Bandung
4. restorasi jalur Bandung - Pangandaran rel diganti R4x (prioritas penumpang)
5. restorasi jalur Jakarta - Anyer (wisata)
6. restorasi jalur Jakarta - Bayah (prioritas hasil bumi termasuk barang tambang)

Rencana soalan transportasi, di tiap bandara & pelabuhan di pulau Jawa dibangun akses tol dan KA

Sumber ga bisa disebutin tp terpercaya
Playboy

tambahin sekalian. jalur lintas utama jadi DT dan sudah elektrifikasi
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)