Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mengenang Almarhum KA Pandanaran Smc-Slo-Yk
^^^
manteb...mantebs...kang laporannya Xie Xie
jalur ini memang banyak bangunan stasiun yg masih terjaga keasliannya sejak jaman kumpeni.
Kumpulan poto2 gw di Flickr Xie Xie
Reply

[Image: 28iysdw.jpg]

Setelah semua penumpang dari Karangsono naik maka perjalananpun dilanjutkan menuju setasiun Telawa yang juga masih berada di wilayah kabupaten Grobogan , Purwodadi


[Image: 142d3xd.jpg]

Perjalanan dari Karangsono tidak memakan waktu yang lama karena tidak begitu jauh dengan setasiun Telawa


[Image: 5tw7t4.jpg]

Penumpang dari setasiun ini pun juga lumayan banyak sehingga semakin semarak saja kondisi penumpang di dalam kereta.


[Image: 2l8ufzo.jpg]

Beginilah suasana dalam kereta penerus dan cucu dari KA Pandanaran setelah penumpang dari telawa memasuki gerbong ,lumayan padat.


[Image: 34owmcn.jpg]

Dengan naiknya penumpang dari Telawah ini otomatis okupansi KA Pandanwangi berubah menjadi diatas 100 persen , tentu sang "Kakek " KA pandanaran akan tersenyum.

Setelah meninggalkan Telawa dengan kecepatan sekitar 50 km/jam akhirnya perjalanan KA Pandanwangi sampai di setasiun Padas.


[Image: 2q9b8li.jpg]

Hanya dalam hitungan menit KA Pandanwangi bergerak kembali , berlari dan tanpa terasa setasiun Kedungjati sudah di depan mata.


[Image: 2vl8cv8.jpg]

Walaupun bangunan setasiun Kedungjati ini lebih besar dan bagus dari pada setasiun Telawa dan Karangsono tetapi potensi penumpangnya lebih kecil dari kedua setasiun tadi dan kalau coba dihitung lebih banyak yang turun dari pada penumpang yang naik


[Image: sxls85.jpg]

Terlihat dinding setasiun sangat kokoh dan "jadul " menggambarkan masa kejayaan kereta api tempo dulu


[Image: 96ewjt.jpg]

Bagunan bersejarah yang harus kita pelihara agar tidak hilang memori sejarah yang begitu indah


[Image: 2lb2upv.jpg]
Suasana dalam ruangan kereta api setelah berangkat dari setasiun Kedungjati agak longgar karena banyak penumpang yang turun.


[Image: of2iap.jpg]

Bangunan yang ini dulunya sangatlah berguna sekali , kini kondisinya sudah lusuh dan rapuh dimakan usia , sisa2 kejayaan kereta api uap tempo doeloe.


[Image: 200a0r6.jpg]

Tanpa terasa KA Pandanwangi yang terus berlari memasuki emplasemen setasiun Tanggung yang merupakan setasiun pertama di Indonesia yang berada pada lintas Semarang-Tanggung , cikal-bakal perkereta apian di Indonesia.


[Image: 2nu3861.jpg]

Rupa-rupanya kedatangan KA Pandan wangi ini telah dinantikan oleh banyak pihak yang terkait dan turut mengais rejeki dari keberadaan KA ini baik sebagai pedagang atau tukang ojek misalnya yang juga turut berharap.


[Image: zyaf48.jpg]

Setelah berlari sekitar 80 km KA Pandanwangi menari napas dalam-dalam untuk kembali berlari dan teringat pesan " Kakek " Pandanaran yang harus mengantarkan semua penumpangnya ke tujuan dengan selamat.


[Image: 2gwajvk.jpg]
Setelah beberapa saat mengambil napas KA Pandanwangi segera bersiap kembali untuk melanjutkan perjalanan.


[Image: 2w56o3r.jpg]

Setasiun Tanggung yang terawat rapi dan bersih sering sekali menjadi ajang napak tilas bagi para pecinta kereta api dari berbagai unsur,


[Image: 2mq29v6.jpg]

Selamat tinggal setasiun Tanggung selamat jalan KA Pandanwangi , dialog dua insan saling bersambut.


[Image: 9ft8uu.jpg]
Tampak di depan tiang sinyal mekanik terangkat ke atas menandakan bahwa KA Pandanwangi sudah diberikan ijin untuk berangkat seakan Ibu Jari sang Kakek Almarhum KA Pandanaran yang mengacungi jempol kepada cucunya karena berlari dengan semangat tiada henti untuk melanjutkan amanat.


[Image: 2e6fq6t.jpg]

Para RF yang terhormat , sekian dulu liputan ane , Selayang pandang perjalanan dengan KA Pandanwangi sebagai perwujudan kecintaan penulis kepada Kereta api dan di setasiun Tanggung ini saya sudahi walaupun terkesan tanggung pula kenapa ga sampai Semarang , bila ada cela dalam merangkai kata , penulis mohon maaf dan mohon saran , kritik juga bimbingannya , Terimakasih dan penulis tunggu kesan-kesannya .
Reply
KA Pandanaran ini memang legendaris , bayangkan saja , Satu2 nya KA yang paling banyak berganti Trayek
1. Semarang - Yogya
2. Semarang - Solo via Kedungjati-Gundih
3. Semarang - Solo via Gambringan-Gundih
4. Pekalongan-Semarang-Solo
5. Semarang - Solo lagi
ada gak KA lain yang berganti-ganti trayek seperti KA Pandanaran ini ?
mohon masukannya.
Reply
wah ternyata pendek yah cuman 2 gerbong Sedih
Reply
berarti duluu kl mo ke jogja dari semarang Via Solo ya....
Reply
Betul Mas klo ke Yogya mang harus via Kedungjati-Gundih-Solo dulu. dan sehari2nya mang cuma 2 kereta , tapi pas lebaran 2009 kemarin keknya bawa 4 K3 Nutrisari datarik Loko CC 201.
Reply
kalo dulu smg-jogja bia gak via ambarawa -magelang gak??kl lewat darat bekas rel itu jalur mana ya...
Reply
Semarang - Yogya dulu kalau langsung ya lewat jalur Sbb :

Semarng -Alastua - Brumbung - Tanggung - Kedungjati - Telawa - Karangsono - Gundih - Goprak - Sumberlawang - Salem - Kalioso - Solo Balapan - Purwosari - Klaten - Yogya.

Kalo Lewat Ambarawa nyambung-nyambung kurang lebihnya sbb.
Semarang - Brumbung - Tanggung - Kedungjati di sini pindah KA ke arah Bringin - Tuntang - Ambarawa Trus di Ambarawa pindah lagi ( Pakai Lok Uap bergigi type B 25 ) lewat Jambu - Bedono - Secang - Magelang. pindah lagi di Magelang ke Lembah tidar - Muntilan s/d Yogya . Mang cukup repot dan makan banyak waktu kalau lewat ABR.
Reply
Jadi ingat waktu naik ingat waktu naik Pandanwangi waktu masih awal-awal diluncurkan, dari SLO naik PW yang berangkat siang sampai di SMT sore gak pake acara berhenti di stasiun kecil, harga karcis 9000.
Berhubung masih baru, waktu itu ada petugas yang melakukan survei kepada penumpang dengan cara ngisi kuisioner soal jadwal, pelayanan sampai stasiun tujuan...
Reply
Jangan cemas rekan2 RF karena trayek Smc-Slo-Yk rencana akan di hidupkan lagi dengan kereta komuter yang lain, ditunggu aja sama-sama ya.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)