Posts: 453
Threads: 0
Joined: Mar 2012
Reputation:
6
(12-04-2013, 09:26 PM)bramoy Wrote: Yoi mas, petak Pasuruan - Leces memang R33, meskipun sudah bantalan beton tetep berisik, ka ga ada beda nye ama bantalan kayu.. Kalo rel R54 memang rel jenis fasteneer and sleeper. Kalo untuk petak Malang - Surabaya sepenuhnya rel tipe R42, tetapi ada perbedaan karakteristik antara Malang - Bangil dan Bangil - Surabaya, petak Bangil - Surabaya lebih sleeper, memang sih secara kasat mata relnya lebih tertata, sampe sekarang saya pun masih penasaran. Kecepatan kereta pun yang melewati jalur Surabaya - Bangil tak kalah cepat sama jalur Solo - Kutoarjo yang udah R54.
Maaf mas, kok saya agak sedikit kurang setuju dengan yang saya bold itu....
Soalnya saya pernah ngerasain dan ngebandingin,
Waktu naik Logawa, petak Wonokromo - Sepanjang,
dengan naik Penataran, petak Wonokromo - Waru
Rasanya bener-bener beda jauh mas......rel ke arah Sepanjang (dan seterusnya) benar-benar senyap sekali....dibandingkan dengan jalur yang ke arah Waru
Sepertinya bentuk sambungan rel juga menjadi faktor penentunya, nih....
CMIIW

Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Ohya temen2 daop 9 sana, petak mana aja ya yang masih bantalan kayu?
apakah semua sudah dibantalin beton?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 389
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
1
(18-04-2013, 10:37 AM)G_Rardz Stramala Wrote: (12-04-2013, 09:26 PM)bramoy Wrote: Yoi mas, petak Pasuruan - Leces memang R33, meskipun sudah bantalan beton tetep berisik, ka ga ada beda nye ama bantalan kayu.. Kalo rel R54 memang rel jenis fasteneer and sleeper. Kalo untuk petak Malang - Surabaya sepenuhnya rel tipe R42, tetapi ada perbedaan karakteristik antara Malang - Bangil dan Bangil - Surabaya, petak Bangil - Surabaya lebih sleeper, memang sih secara kasat mata relnya lebih tertata, sampe sekarang saya pun masih penasaran. Kecepatan kereta pun yang melewati jalur Surabaya - Bangil tak kalah cepat sama jalur Solo - Kutoarjo yang udah R54.
Maaf mas, kok saya agak sedikit kurang setuju dengan yang saya bold itu....
Soalnya saya pernah ngerasain dan ngebandingin,
Waktu naik Logawa, petak Wonokromo - Sepanjang,
dengan naik Penataran, petak Wonokromo - Waru
Rasanya bener-bener beda jauh mas......rel ke arah Sepanjang (dan seterusnya) benar-benar senyap sekali....dibandingkan dengan jalur yang ke arah Waru
Sepertinya bentuk sambungan rel juga menjadi faktor penentunya, nih....
CMIIW
 
Bener kang, petak Wonokromo - Sepanjang kang uda R54 tetapi jika dibandingkan Wonokromo - Bangil tentu beda jauh yang masih R42 tetapi tipe yang gemuk, memang jauh lebih berisik tetapi kualitas relnya ga kalah jika dibandingkan dengan petak Wono - Sepanjang tetapi berhubung masih R42 jadi agak berisik sedikit dan guncangan lebih besar. Kan diatas saya membandingkan antara petak Surabaya - Bangil dan Bangil - Malang, tapi it's ok lah. Pernah naek Penataran Icon Ekspress Surabaya Gubeng - Sidoarjo hanya 17 menit.
Kalo bentuk sambungan relnya kayaknya bukan deh, tapi lebar kepala relnya. Kalo semakin lebar plus ada rubber padnya, brarti rel itu makin baik seperti petak Wonokromo - Sepanjang.
Posts: 426
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
(18-04-2013, 10:40 AM)Joe_cn Wrote: Ohya temen2 daop 9 sana, petak mana aja ya yang masih bantalan kayu?
apakah semua sudah dibantalin beton?
Petak Sumberwadung-Rogojampi kalau gak salah itu masih bantalan kayu.
Posts: 404
Threads: 0
Joined: Apr 2012
Reputation:
0
(19-04-2013, 01:56 AM)BB30135 Wrote: (18-04-2013, 10:40 AM)Joe_cn Wrote: Ohya temen2 daop 9 sana, petak mana aja ya yang masih bantalan kayu?
apakah semua sudah dibantalin beton?
Petak Sumberwadung-Rogojampi kalau gak salah itu masih bantalan kayu.
seingat saya sich sudah bantalan beton mas...namun type relnya mungkin blm R54...cmiiw
Mutiara Timur Ada Sejak Tahun 1972
Posts: 378
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
0
Sudah 54 semua ya? Mudik kemarin bisa 3 jam lebih sedikit SGU- JBR...
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(10-08-2013, 01:07 PM)sepuranjlok Wrote: Sudah 54 semua ya? Mudik kemarin bisa 3 jam lebih sedikit SGU- JBR...
JR mas kodenya
Posts: 101
Threads: 0
Joined: Nov 2012
(19-04-2013, 09:01 AM)maspramono Wrote: (19-04-2013, 01:56 AM)BB30135 Wrote: (18-04-2013, 10:40 AM)Joe_cn Wrote: Ohya temen2 daop 9 sana, petak mana aja ya yang masih bantalan kayu?
apakah semua sudah dibantalin beton?
Petak Sumberwadung-Rogojampi kalau gak salah itu masih bantalan kayu.
seingat saya sich sudah bantalan beton mas...namun type relnya mungkin blm R54...cmiiw
jadi inget pas mau naik Penataran dari BMG ke BG lebaran tahun lalu
ada bapak2 pas ngeliatin rel terus bilang gini " Jaman sekarang bantalannya udah pake beton semua kereta malah jadi sering anjlok, dulu pas masih pake kayu jarang tuh yang namanya kecelakaan"
emang bener2 ngefek ya??
Posts: 114
Threads: 0
Joined: Jun 2012
Reputation:
1
(13-08-2013, 11:19 AM)Ma Chi Wrote: (19-04-2013, 09:01 AM)maspramono Wrote: (19-04-2013, 01:56 AM)BB30135 Wrote: (18-04-2013, 10:40 AM)Joe_cn Wrote: Ohya temen2 daop 9 sana, petak mana aja ya yang masih bantalan kayu?
apakah semua sudah dibantalin beton?
Petak Sumberwadung-Rogojampi kalau gak salah itu masih bantalan kayu.
seingat saya sich sudah bantalan beton mas...namun type relnya mungkin blm R54...cmiiw
jadi inget pas mau naik Penataran dari BMG ke BG lebaran tahun lalu
ada bapak2 pas ngeliatin rel terus bilang gini " Jaman sekarang bantalannya udah pake beton semua kereta malah jadi sering anjlok, dulu pas masih pake kayu jarang tuh yang namanya kecelakaan"
emang bener2 ngefek ya?? 
justru kebanyakan kereta anjlok di petak yg msh pakai rel + bantalan lama (kayu).
|