Menanggapi masukan dari member forum
Chr.christianto.. Terima kasih mas.
Ok saya re-posting disini kembali.
seputar insiden fatal akibat longsor di jalur selatan...

Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi para Korban KA Malabar
Semoga diberi ketabahanNya & kekuatanNya.. Amin
Semoga tidak terulang kembali peristiwa seperti ini...dikemudian hari.
Karena seperti yang sudah-sudah apabila ada peristiwa, insiden apalagi fatal..
baru ada tindakan untuk menanggulangi/mengatasi.
Sebut saja insiden terakhir Bintaro II - Truk Tangki dgn Commuter Line di perlintasan sebidang jalur macet di Bintaro. Setelah insiden, baru ada perubahan arus Lalin jd 1 arah.
Memang "pengalaman/pengetahuan" sesuatu hal adalah guru yg terbaik.. tapi kenapa harus belajar terus kalo sudah "mengetahui /pengalaman" hal tsb ?
Terus terang saya awam dgn hal ttg :
- Jalur Selatan (daerah Tasikmalaya mulai menanjak menyisiri gunung benar tdk?). Tp masa kecil saya tahun 80-an sering naik Mutiara Selatan. Surabaya - Bandung pp. Yg saya paling ingat sejarahnya selalu berhenti di Jogya utk melepas / mengganti Loko BB dgn CC serie lamaatau jd double traksi klo menuju surabaya.
- Detail Teknis Lokomotif Terbaru di Indonesia seri CC 206
Sekedar tukar pikiran/info saja syukur2 ada yg tahu.. utk semua rekan di RF di semboyan35 ini. Yg jadi tanda tanya buat saya :
- Klo liat foto TKP memang daerah perbukitan/lereng.. Klo sdh ada "pengetahuan" daerah itu rawan longsor kenapa tdk ada TANGGUL / KONSTRUKSI beton di sisi-sisi Rel tsb ? Bukankah jalur selatan ini sudah lama ada ??
- Apakah tdk ada studi kelayakan Geologi kembali, apakah kontur tanah berubah di jalur tsb ? Jadi bukan hanya mengganti Bantalan Rel Beton saja.
- Loko CC 206, total beratnya (tonasenya) berapa ya ? Setahu saya dari visual saja paling besar di Indonesia, dibandingkan CC ato BB generasi sebelumnya. Pasti lebih berat.
Mudah-mudahan dari peristiwa fatal yg tdk diinginkan ini bisa jadi "pengalaman/pengetahuan" utk kedepannya.. bagi perkereta apian Indonesia, yg memang sangat pesat kemajuannya.
Insiden KA Malabar di jalur selatan adalah [insiden pertama utk loko CC 206 nya Indonesia ] dan jgn terulang kembali !
Masih ada Jalur2 lain selain Jalur Selatan ini.. Mengingat ngeri juga ngelihat sisi kanan/kiri Jalur tanjakan Padalarang. (Jembatan2 yg menempel di lereng2 peninggalan Belanda.. benar tidak? mohon rekan2 koreksi klo ada salah)
Ok sekedar uneg2 aja..
Safety First
Salam,
Kangen Naik Kereta Lagi