Semboyan35 Indonesian Railfans
KA Penataran - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forum-5.html)
+--- Forum: Armada Timur (https://www.semboyan35.com/forum-17.html)
+--- Thread: KA Penataran (/thread-4056.html)



RE: KA Penataran - achyat_prastyo - 11-03-2012

(10-03-2012, 11:31 PM)Adolph Wrote: selain AC dan harga, kalau mo saingan sama moda lain yg perlu diperhatikan antara lain adalah waktu tempuh n fleksibilitas

Perlu ada inovasi dari DAOP 8 untuk bersaing dengan moda transortasi laen...mengingat sebentar lagi ada kenaikan harga BBM, yg berakibat adanya kenaikan ongkos perjalanan dan semakin mudahnya kredit kepemilikan kendaraan bermotor.





RE: KA Penataran - fun_plano - 11-03-2012

(11-03-2012, 07:20 AM)CC 203 Wrote: Disini saya melihat dari sudut pandang pengguna jasa, lebih setuju jika KA Penataran tetap seperti ini tapi dengan rangkaian yang diperpanjang dan tidak setuju dengan pengadaan kereta AC untuk KA Penataran... Jika diberi AC, otomatis statusnya akan menjadi KA Komersial sekelas Bogowonto atau Gajahwong dan tidak dapat PSO dari pemerintah sehingga tarifnya akan menjadi 15.000-20.000 sangat tidak cocok dengan kantong pengguna yang mencari alternatif angkutan murah...

Kalo diperpanjang rasanya terlalu berat untuk lokomotif. Karena ini jalur pegunungan, lokomotif hanya mampu menarik kurang lebih 7 kereta saja. Lebih baik...untuk Penataran Ekspres saja kereta AC-nya, dan hanya berhenti di stasiun-stasiun tertentu seperti Tumapel dulu. Harga Rp 15,000 sudah cukup bersaing dengan angkutan bus AC dengan harga saat ini Rp 20,000.



Hari ini KA Penataran pukul 15:38 dari ML telat 2.5 jam. Jam 4 kurang waktu Malang, posisi KA ada di Kesamben. Tiba di ML pukul 18:00 dan tiba di SGU pukul 20:31 dan kembali ke ML.


RE: KA Penataran - Adolph - 11-03-2012

iya, mending AC utk KA patas atau xxxxxx utama


RE: KA Penataran - CC 203 - 12-03-2012

(11-03-2012, 10:21 PM)fun_plano Wrote:
(11-03-2012, 07:20 AM)CC 203 Wrote: Disini saya melihat dari sudut pandang pengguna jasa, lebih setuju jika KA Penataran tetap seperti ini tapi dengan rangkaian yang diperpanjang dan tidak setuju dengan pengadaan kereta AC untuk KA Penataran... Jika diberi AC, otomatis statusnya akan menjadi KA Komersial sekelas Bogowonto atau Gajahwong dan tidak dapat PSO dari pemerintah sehingga tarifnya akan menjadi 15.000-20.000 sangat tidak cocok dengan kantong pengguna yang mencari alternatif angkutan murah...

Kalo diperpanjang rasanya terlalu berat untuk lokomotif. Karena ini jalur pegunungan, lokomotif hanya mampu menarik kurang lebih 7 kereta saja. Lebih baik...untuk Penataran Ekspres saja kereta AC-nya, dan hanya berhenti di stasiun-stasiun tertentu seperti Tumapel dulu. Harga Rp 15,000 sudah cukup bersaing dengan angkutan bus AC dengan harga saat ini Rp 20,000.



Hari ini KA Penataran pukul 15:38 dari ML telat 2.5 jam. Jam 4 kurang waktu Malang, posisi KA ada di Kesamben. Tiba di ML pukul 18:00 dan tiba di SGU pukul 20:31 dan kembali ke ML.

Realisasi perpanjangannya nanti tunggu kedatangan CC 300, mungkin bisa sampai 10 kereta... Ini KA sering over capacity, apalagi ditambah sistem ticketing yang sekarang, banyak calon penumpang KA ini yang terpaksa harus pulang naik bus karena nggak dapat tiket...


RE: KA Penataran - bramoy - 12-03-2012

Penataran pernah membawa kalau nggak 9 atau 10 gerbong dari arah blitar ke surabaya yang waktu tiba di malang sekitar jam setengah 1 siang, lokomotif cc 201...
Jatayu pun juga pernah pakai rangkaian turangga ke malang, biasanya diatas 7 gerbong...


RE: KA Penataran - Adolph - 12-03-2012

ane liat KA2 di priangan timur banyak yg sampe bawa 8 kereta, kuat2 aja tuh,,,padahal kta tau medan disana lebih curam,,

kalopun gk kuat kan bisa DT


RE: KA Penataran - ArvendoGTASA - 12-03-2012

(12-03-2012, 03:14 PM)Adolph Wrote: ane liat KA2 di priangan timur banyak yg sampe bawa 8 kereta, kuat2 aja tuh,,,padahal kta tau medan disana lebih curam,,

kalopun gk kuat kan bisa DT

mungkin memang sudah jatahnya dan lok2 disini mungkin terlalu sering dinas, jadi memang gitu kira kira Xie XieXie Xie


RE: KA Penataran - SEPOER - 12-03-2012

(12-03-2012, 05:05 PM)ArvendoGTASA Wrote:
(12-03-2012, 03:14 PM)Adolph Wrote: ane liat KA2 di priangan timur banyak yg sampe bawa 8 kereta, kuat2 aja tuh,,,padahal kta tau medan disana lebih curam,,

kalopun gk kuat kan bisa DT

mungkin memang sudah jatahnya dan lok2 disini mungkin terlalu sering dinas, jadi memang gitu kira kira Xie XieXie Xie

Ya memang pernah Penataran membawa lebih dari 7 kereta, namun itu jarang (seperti hari Sabtu kemarin membawa 8 kereta karena 1 kereta adalah kereta Gajayana yang akan dikembalikan ke ML). Keterbatasan kereta, lokomotif, topografi, dan frekuensi perjalanan KA Penataran yang banyak adalah beberapa faktor. Pada saat KA Penataran membawa 7 kereta saja di tanjakan Wonokerto, Sukorejo, dan Lawang saja sudah ngos-ngosan. Ditambah frekuensi perjalanan KA yang banyak dari pagi hingga malam hari menyebabkan lok harus bekerja ekstra keras. Satu lok CC203/204 di lintas BG-ML biasanya hanya menarik kurang lebih 6 gerbong ketel saja, selebihnya biasanya DT, mengingat kecuraman di beberapa titik mencapai 25 permil.


RE: KA Penataran - tomrys - 12-03-2012

(12-03-2012, 08:54 PM)SEPOER Wrote:
(12-03-2012, 05:05 PM)ArvendoGTASA Wrote:
(12-03-2012, 03:14 PM)Adolph Wrote: ane liat KA2 di priangan timur banyak yg sampe bawa 8 kereta, kuat2 aja tuh,,,padahal kta tau medan disana lebih curam,,

kalopun gk kuat kan bisa DT

mungkin memang sudah jatahnya dan lok2 disini mungkin terlalu sering dinas, jadi memang gitu kira kira Xie XieXie Xie

Ya memang pernah Penataran membawa lebih dari 7 kereta, namun itu jarang (seperti hari Sabtu kemarin membawa 8 kereta karena 1 kereta adalah kereta Gajayana yang akan dikembalikan ke ML). Keterbatasan kereta, lokomotif, topografi, dan frekuensi perjalanan KA Penataran yang banyak adalah beberapa faktor. Pada saat KA Penataran membawa 7 kereta saja di tanjakan Wonokerto, Sukorejo, dan Lawang saja sudah ngos-ngosan. Ditambah frekuensi perjalanan KA yang banyak dari pagi hingga malam hari menyebabkan lok harus bekerja ekstra keras. Satu lok CC203/204 di lintas BG-ML biasanya hanya menarik kurang lebih 6 gerbong ketel saja, selebihnya biasanya DT, mengingat kecuraman di beberapa titik mencapai 25 permil.

mengingat yang dibandingkan adalah jalur barat,petak mana ya di jalur barat yang sampai 25 permil?

buat gambaran aja bagaimana medan di ML sana



RE: KA Penataran - adif septian - 12-03-2012

Saya baru ngerti kalo ternyata hari Senin pagi yang mau naik KA Penataran paling pagi ke Surabaya dari stasiun Malang antrinya panjang banget. Loket belum dibuka tapi antriannya udah meluber ke jalan raya.