Semboyan35 Indonesian Railfans
American Double Engine Locomotive - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Luar Negeri (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=20)
+--- Thread: American Double Engine Locomotive (/showthread.php?tid=5730)

Pages: 1 2 3


RE: American Double Engine Locomotive - ch41rul - 27-05-2011

(26-05-2011, 09:37 PM)bagas_alqadri Wrote:
(22-05-2011, 11:50 PM)pardjono Wrote: Bigboy kan punya 2 pasang torak. Apakah ini termasuk double engines?

lah big boy kan articulated mallet. beda mas itu satu mesin tapi dua mesin penggerak.

_____________________________________________________________________________

nah untuk yang ini EMD DD35 gimana masinisnya ngeliat jalannya?? kan nggak ada cabinnya
[spoiler]
(27-04-2011, 07:37 PM)bagas_alqadri Wrote: 5. EMD DD35A

Lokomotif EMD DD35A adalah loko 5.000 hp (3.700 kW) dengan susunan gandar Do-Do, dibangun oleh General Motors Electro-Motive Division khusus untuk Union Pacific Railroad. Loko ini adalah varian kabin standard. Lima belas lokomotif DD35A dibangun antara Mei dan Juli 1965; loko ini bernomor jalan 70 hingga 84. Sebuah perkembangan lebih lanjut dari gandar 8, lokomotif bermesin ganda menghasilkan jenis, terakhir paling terkenal, yang DDA40X "Centennial".

Gambar
[spoiler]
[Image: DD35A-75.jpg][/spoiler]


6. EMD DD35
Lokomotif EMD DD35 adalah lokomotif 5.000HP (3.700 kW) dengan susnan gandar Do-Do dibangun oleh General Motors Electro-Motive Division untuk Union Pacific dan Southern Pacific Railroad. Pada awal 1960-an Union Pasifik meminta 3-unit lokomotif 15.000 hp untuk menggantikan lokomotif turbin. DD35 ini adalah booster cabless (B unit) yang bahwa pada dasarnya terdiri dari dua lokomotif GP35 pada satu body. Bogie 4-gandar dianggap terlalu keras di jalur yang akan memimpin, dan dengan demikian respon EMD untuk permintaan UP adalah 4-unit (bukan set meminta 3-unit) set lokomotif, yang terdiri dari sepasang GP35 2500 hp mengapit sepasang DD35, untuk membuat satu set lokomotif 15.000 hp. EMD membuat demonstrator set seperti ini pada bulan September 1963, dicat mencolok merah dan putih (mirip dengan seragam Frisco). Itu ditunjukkan pada sejumlah rel kereta api, tetapi hanya berasal dari UP dan SP saja yg tertarik. UP membeli set 4-unit seluruh demonstran, dan ditindaklanjuti dengan pesanan untuk 25 lebih, yang disampaikan dari Mei hingga September 1964. Kedua lokomotif demonstran diberi nomor 72B dan 73B, sedangkan 25 lokomotif produksi ditugaskan 74B melalui 98B. Tiga unit demonstrator dibangun untuk SP yang diuji. Mereka memberi nomor 8400-8402, kemudian 9500-9502 dan kemudian 9900-9902. Mereka melihat hanya menggunakan cahaya, yang antara lokomotif pertama dikesampingkan setiap kali ada penurunan lalu lintas. SP membatalkan mereka semua di tahun 1970-an.

Gambar UP
[spoiler]
[Image: DD35-73B.jpg][/spoiler]

Gambar SP
[spoiler]
[Image: 8401_sp-dd35-rob_sarberenyi.jpg][/spoiler]


7. EMD DDA40X

Lokomotif EMD DDA40X lokomotif dengan 6.600 hp (4,9 MW) bersusunan gandar Do-Do dan dijuluki "Centennial" dan "Big Jack", dibangun oleh divisi General Motors EMD di La Grange, Illinois untuk Union Pacific Railroad. Lokomotif ini menggunakan dua mesin diesel (masing-masing memberikan 3.300 hp (2,5 MW)), meskipun lokomotif terbaru sekarang ini seperti AC6000CW dan SD90MAC memilik 6000 HP, tetapi DDA40X tetap lokomotif diesel yang paling kuat yang pernah dibangun serta terpanjang yang pernah ada. 47 lokomotif jenis ini dibuat antara Juni 1969 dan September 1971, kecuali yang pertama dikirim pada bulan April pada waktunya untuk berpartisipasi dalam perayaan ulang tahun ke seratus dalam pembuatan jalan rel antar daerah "Spike Gold Limited" dan tiba di Salt Lake City, Utah, pada pagi hari 10 Mei, 1969. Loko ini diberi nomor 6900-6946, dan nomor 6936 masih dalam aktif. Huruf 'X' dalam penomoran seri loko adalah penanda sebagai percobaan, Lokomotif DDA40X digunakan sebagai testbeds untuk teknologi yang akan masuk ke produk EMD masa depan. Sistem kontrol elektronik modular kemudian digunakan pada seri Dash-2 EMD. Lokomotif ini adalah yang pertama untuk dapat memuat-tes itu sendiri menggunakan resistor pengereman dinamis sebagai beban listrik sehingga peralatan eksternal tidak diperlukan. DDA40X menggunakan kabin berhidung lebar seperti loko EMD FP45. Rancangan ini mirip dengan kabin lokomotif Kanada yang nyaman dan diperkenalkan oleh maskapai Canadian National pada tahun 1973.

Gambar
[spoiler]
[Image: 2460.1203354000.jpg][/spoiler]
[/spoiler]

looh kan booster jadi di pasang pake Jumper MU aja dan di kendalikan di satu lok aja..

____________________________________________________________________________

(26-05-2011, 10:14 AM)kikansha_otaku Wrote: terjemahannya jelek... mendingan baca bahasa inggris aslinya

hihih maaf maklum bahasa inggris saya juga jelek dan di terjemahkan ala kadarnya Big Grin
[/quote]

Maaf klo gw awam, gan. Maksud gw masinis itu gimana ngeliat ke luar untuk tau suasan di luar... kan tidak ada jendelannya...apakah pakai kamera atau apa?


RE: American Double Engine Locomotive - aditto - 27-05-2011

@mas tomrys,
Sebenernya kalau mau dibilang 'gagal' juga ndak juga. Karena memang loko2 seperti ini (plus gas turbine), memang muncul disaat transisi, dari loko uap ke diesel. Mempunyai loko diesel jauh lebih mudah dibanding memiliki loko uap. Masalah utama hanya tenaga diesel yang jauh lebih kecil dari uap (Bigboy maksimal pernah mencapai hampir 7000hp).
Mulailah operator2 disana me'utak-atik' si diesel untuk mengatasi masalah tenaga tersebut. Mulai dari penggunaan multiple unit, hingga pengembangan mesin diesel itu sendiri. Untuk loko double engine, yang paling berhasil memang yang dikeluarkan oleh EMD (DD35 or DDA40) apabila dibandingkan dengan teman2nya (U50 dan C855) ya, baik dari segi biaya operasi maupun perawatan.
Yang mematikan loko2 double engine hanyalah WAKTU. DD35 'mati karena muncul DDA40. DDA40X pun 'mati' karena harga minyak dunia yang semakin tinggi. Sehingga arus lalulintas barang menurun, dan cukup hanya menggunakan satu atau dua loko dengan tenaga dibawah 6600hp.

@ mas ch4irul,
DD35 memang dibuat tanpa ada kabin. Seperti saya state diatas, penggunaan multiple unit (beberapa loko dirangkai bersama menarik satu rangkaian) menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan tenaga besar. Nah pada saat itu, muncul ide, daripada merangkai 2 loko jadi satu, bisa ndak dibuat satu rangka loko memuat 2 mesin diesel, tanpa kabin. Nanti yang menarik adalah loko yang berkabin (yang di-default untuk menarik DD35 adalah loko SD35). Jadi si DD35 hanya untuk penambah tenaga saja. Setelah itu karena dianggap berhasil oleh UP, maka dibuatlah versi berkabin-nya, yang biasa disebut DD35A.


RE: American Double Engine Locomotive - ch41rul - 27-05-2011

(27-05-2011, 02:18 PM)aditto Wrote: @mas tomrys,
Sebenernya kalau mau dibilang 'gagal' juga ndak juga. Karena memang loko2 seperti ini (plus gas turbine), memang muncul disaat transisi, dari loko uap ke diesel. Mempunyai loko diesel jauh lebih mudah dibanding memiliki loko uap. Masalah utama hanya tenaga diesel yang jauh lebih kecil dari uap (Bigboy maksimal pernah mencapai hampir 7000hp).
Mulailah operator2 disana me'utak-atik' si diesel untuk mengatasi masalah tenaga tersebut. Mulai dari penggunaan multiple unit, hingga pengembangan mesin diesel itu sendiri. Untuk loko double engine, yang paling berhasil memang yang dikeluarkan oleh EMD (DD35 or DDA40) apabila dibandingkan dengan teman2nya (U50 dan C855) ya, baik dari segi biaya operasi maupun perawatan.
Yang mematikan loko2 double engine hanyalah WAKTU. DD35 'mati karena muncul DDA40. DDA40X pun 'mati' karena harga minyak dunia yang semakin tinggi. Sehingga arus lalulintas barang menurun, dan cukup hanya menggunakan satu atau dua loko dengan tenaga dibawah 6600hp.

@ mas ch4irul,
DD35 memang dibuat tanpa ada kabin. Seperti saya state diatas, penggunaan multiple unit (beberapa loko dirangkai bersama menarik satu rangkaian) menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan tenaga besar. Nah pada saat itu, muncul ide, daripada merangkai 2 loko jadi satu, bisa ndak dibuat satu rangka loko memuat 2 mesin diesel, tanpa kabin. Nanti yang menarik adalah loko yang berkabin (yang di-default untuk menarik DD35 adalah loko SD35). Jadi si DD35 hanya untuk penambah tenaga saja. Setelah itu karena dianggap berhasil oleh UP, maka dibuatlah versi berkabin-nya, yang biasa disebut DD35A.

oh........baru saya ngerti......makasih gan atas infonya.....Btw masih dipakai tidak ya sekarang2 ini yang tidak ada kabinnya?



RE: American Double Engine Locomotive - aditto - 27-05-2011

@mas ch4irul,
Kalau loko2 ini sudah ndak operasi lg mas. Karena teknologi mesin diesel juga sudah bagus. Loko2 sekarang seperti ES44AC/DC or SD70ACe/M-2 saja sudah mencapai 4400hp. Hampir sama dengan DD35. AC6600 or SD90MAC-H sudah mencapai 6000hp, hampir sama dengan DDA40X. Lebih efisien, baru n yang pasti biaya operasinya jauh lebih murah.


RE: American Double Engine Locomotive - bagas_alqadri - 15-06-2011

(27-05-2011, 02:26 PM)ch41rul Wrote:
(27-05-2011, 02:18 PM)aditto Wrote: @mas tomrys,
Sebenernya kalau mau dibilang 'gagal' juga ndak juga. Karena memang loko2 seperti ini (plus gas turbine), memang muncul disaat transisi, dari loko uap ke diesel. Mempunyai loko diesel jauh lebih mudah dibanding memiliki loko uap. Masalah utama hanya tenaga diesel yang jauh lebih kecil dari uap (Bigboy maksimal pernah mencapai hampir 7000hp).
Mulailah operator2 disana me'utak-atik' si diesel untuk mengatasi masalah tenaga tersebut. Mulai dari penggunaan multiple unit, hingga pengembangan mesin diesel itu sendiri. Untuk loko double engine, yang paling berhasil memang yang dikeluarkan oleh EMD (DD35 or DDA40) apabila dibandingkan dengan teman2nya (U50 dan C855) ya, baik dari segi biaya operasi maupun perawatan.
Yang mematikan loko2 double engine hanyalah WAKTU. DD35 'mati karena muncul DDA40. DDA40X pun 'mati' karena harga minyak dunia yang semakin tinggi. Sehingga arus lalulintas barang menurun, dan cukup hanya menggunakan satu atau dua loko dengan tenaga dibawah 6600hp.

@ mas ch4irul,
DD35 memang dibuat tanpa ada kabin. Seperti saya state diatas, penggunaan multiple unit (beberapa loko dirangkai bersama menarik satu rangkaian) menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan tenaga besar. Nah pada saat itu, muncul ide, daripada merangkai 2 loko jadi satu, bisa ndak dibuat satu rangka loko memuat 2 mesin diesel, tanpa kabin. Nanti yang menarik adalah loko yang berkabin (yang di-default untuk menarik DD35 adalah loko SD35). Jadi si DD35 hanya untuk penambah tenaga saja. Setelah itu karena dianggap berhasil oleh UP, maka dibuatlah versi berkabin-nya, yang biasa disebut DD35A.

oh........baru saya ngerti......makasih gan atas infonya.....Btw masih dipakai tidak ya sekarang2 ini yang tidak ada kabinnya?

tidak mas seperti post di atas tidak efisien lagi karena akan menambah armada dan biaya. kalo jaman sekarang sih cukup 2 atau 3 loko sudah cukup dan tidak dibutuhkan loko tanpa kabin lagi. karena loko booster itu butuh loko utama sedang pada dasarnya dengan kabin pun tak apa.


RE: American Double Engine Locomotive - ardan krupp - 15-06-2011

konsumsi bahan bakar EMD DDA40X pasti mantap... segalon bisa 3 mil kayaknya .... di spek nya ada ga mas?


RE: American Double Engine Locomotive - bagas_alqadri - 19-06-2011

(15-06-2011, 09:55 PM)ardan krupp Wrote: konsumsi bahan bakar EMD DDA40X pasti mantap... segalon bisa 3 mil kayaknya .... di spek nya ada ga mas?

iya mas memang boros mas. tapi sudah lumayan ketimbang yang dulu dulu. wah kalo spek biasanya g di cantumin seliter buat berapa mil gitu mas Ngakak


RE: American Double Engine Locomotive - pardjono - 10-07-2011

[spoiler=Union Pacific's EMD DD40AX on duty - July 6, 2011]

[Image: 7703.1309961101.jpg]
Sumber : http://www.railpictures.net/viewphoto.php?id=367849[/spoiler]


RE: American Double Engine Locomotive - bagas_alqadri - 10-07-2011

ini ada video sang legenda DD40X sedang dinas KLB wisata museum 'The Portola Railroad Museum' klaksonnya manteb ! Ngiler





RE: American Double Engine Locomotive - pardjono - 10-07-2011

Lagi deh ..... 3 foto EMD DD40AX
[spoiler]
[Image: 4124.1310218941.jpg]
Sumber : http://www.railpictures.net/viewphoto.php?id=368155[/spoiler]
[spoiler]
[Image: 1412.1310219448.jpg]
Sumber : http://www.railpictures.net/viewphoto.php?id=368156[/spoiler]
[spoiler]
[Image: 2619.1310220410.jpg]
Sumber : http://www.railpictures.net/viewphoto.php?id=368157[/spoiler]