![]() |
|
Harapan Kita Untuk Perkeretaapian Indonesia yang lebih baik (Diskusi dan Solusi) - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12) +--- Thread: Harapan Kita Untuk Perkeretaapian Indonesia yang lebih baik (Diskusi dan Solusi) (/showthread.php?tid=7165) |
RE: Pelayanan Operator KA : Lebih baik/Menurun? - CC 203 20 - 30-11-2011 MENURUN: Argo Muria n Argo Sindoro jadi 6 jam 40 menit beda bgt ama 2002 yg pas 5,5 jam..Sebel sangat gw.. RE: pelayanan kereta api semakin melorot - Joe_cn - 30-11-2011 (30-11-2011, 07:59 AM)faldy adhoez Wrote: [spoiler] nice share.... ![]() Seneng banget dengan komen yang nomor2. Saya juga dulu paling anti naek k-3, tapi sekarang dengan tidak adanya tiket berdiri nak k-3 luas....
RE: Pelayanan Operator KA : Lebih baik/Menurun? - bonbon - 30-11-2011 kalo menurun dari segi waktu tempuh kan karena kebijakan taspat percuma aja udah banyak double track dan ganti rel type rel taspatnya nggak di "normal" in lagi
RE: Pelayanan Operator KA : Lebih baik/Menurun? - pardjono - 30-11-2011 Quote:[spoiler=Pedagang Asongan Boleh Berjualan, Asal Sesuai Aturan.] Harapan Kita Untuk Perkeretaapian Indonesia yang lebih baik (Diskusi dan Solusi) - evolution_inside - 11-02-2012 Selamat malam om momod dan rekan2 forum sekalian, saya mohon izin untuk membuat sebuah diskusi dan solusi tentang harapan kita untuk kereta api yang lebih baik. Jadi di sini saya mengajak rekan2 sekalian untuk bertukar pikiran bagaimana memajukan kereta api supaya lebih baik di masa mendatang, saya akan membukanya dengan sebuah harapan saya Kereta api adalah sarana yang paling diminati oleh seluruh kalangan baik dari ekonomi menengah ke bawah hingga menengah ke atas, perkembangan perkeretaapian menurut saya masi perlu banyak peningkatan, baik dari segi sarana maupun prasarana, yang unik kereta api di indonesia berdiri di dua sisi kementrian yaitu kementrian perhubungan dan kementrian bumn sehingga memiliki dualisme kekuasaan, apakah mungkin indonesia memiliki kementrian perkeretapian sehingga kereta api tidak lagi menjadi anak tiri, seperti kita ketahui departemen perhubungan lebih berminat mengembangkan infrastruktur jalan di bandingkan infrastruktur perkeretaapian seperti penambahan rel baru sehingga dapat menyentuh pelosok2, padahal untuk perawatan tentunya lebih menguntungkan jalan kereta api, karena tidak perlu menambal setiap mau musim lebaran dan dapat menghemat pemakaian sumber daya alam kita yaitu aspal, di dalam UU no 23 tahun 2007 memang kereta api bukan pemain tunggal pihak suasta juga bisa membangun infrastruktur rel ataupun pengadaan sarana, namun pemerintah kurang mensosialisasikanya. Mendengar dari hasil seminar di UI kemarin tentang kereta api masa depan ada pemaparan dari narasumber tentang kereta api itu bisa berkembang jika ada pesaing, seperti garuda indonesia yang memiliki pesaing dari maskapai lain sehingga pilotnya memiliki nilai jual ataupun pertamina yang memperbaharui layananya setelah adanya pesaing lainya yang menjual BBM, tapi kita masi terganjal dengan rel, di sini rel terbatas ganda dan tunggal dimana semua perjalanan kereta api di kendalikan oleh PPKA berarti nah kalo pihak swasta mau bersaing di pulau jawa atau sumatra otomatis kereta berjalan di atas jalur PT.Kereta Api dan tunduk pada peraturan PT.Kereta Api, mungkin dari segi pelayanan bisa meningkat tapi dari segi daya tawar para pegawai belum bisa, kenapa saya bilang begitu? Karena mereka berjalan di atas rel milik PT.Kereta Api jadi yang diutamakan ya kereta milik PT.Kereta Api kecuali sudah ada pemisahan antara dinas sarana dan prasarana, jadi di sini PT.Kereta Api harus memilih mereka mau menjadi pengelola sarana atau prasarana jadi sistemnya di sini sama seperti PT.Angkasa Pura tiap perusahaan pengguna jalur tersebut di wajibkan membayar biyaya penggunaan jalur sehingga di sini dapat terwujud pengembangan jalur kereta hingga pelosok juga tidak ada keberpihakan pada satu sisi dan pengembangan stasiun menjadi lebih maju karena operator yang mengelola stasiun dapat mengenakan boarding pass seperti di bandara dengan besaran tarif tertentu yang di bebankan kepada si konsumen kereta api, pemerintah juga bisa berperan serta dengan menjadi provider kereta dengan kelas ekonomi jadi di sini semua persaingan sehat, departemen perhubungan bagus planingnya bermimpi mempunyai kereta argo cahaya namun menurut saya konsumen akan beralih ke kereta api asalkan cepat, aman, nyaman dan sampai ke pelosok. Namun itu mungkin masi cukup lama, kalau memang niat membuka diri untuk pemain baru di bidang ini sebenarnya mungkin langkah singkatnya ada, seperti kita ketahui saat ini kereta api sudah menjadi PT bukan lagi Perum atau Jawatan, jadi kenapa mereka tidak go public di pasar saham seperti garuda atau pertamina, di sini pemerintah masi bisa memiliki PT.Kereta Api dengan memiliki separuhnya dan melepaskan separuhnya lagi ke investor yang berminat jadi untuk pengadaan sarana dan prasarana kereta api bisa mandiri tanpa mengandalkan dana dari APBN dan tentunya kesejahteraan pegawai akan meningkat. Itu salah satu masukan saya, mungkin dari rekan-rekan ada yang mau menambahkan atau memiliki masukan lain, monggo kritik dan saranya juga dan makasi om momod atas izinya. Selamat malam salam ![]() Hormat saya Bimo Nugroho ![]() RE: Harapan Kita Untuk Perkeretaapian Indonesia yang lebih baik (Diskusi dan Solusi) - Fajarutama - 11-02-2012 (11-02-2012, 12:16 AM)evolution_inside Wrote: .....kereta api tidak lagi menjadi anak tiri, seperti kita ketahui departemen perhubungan lebih berminat mengembangkan infrastruktur jalan di bandingkan infrastruktur perkeretaapian seperti penambahan rel baru sehingga dapat menyentuh pelosok2, padahal untuk perawatan tentunya lebih menguntungkan jalan kereta api, karena tidak perlu menambal setiap mau musim lebaran dan dapat menghemat pemakaian sumber daya alam kita yaitu aspal...... seingat saya sudah ada thread semacam ini, terserah om momod nanti gimananya. Komen saya untuk pernyataan anda ini saya setuju dan memang begitulah kenyatannya. Itu bukan tidak disengaja, memang pemerintahan sekarang lebih berpihak dg infrastruktur jalan daripada kereta api dengan perbedaan yg sangat timpang. Sudah pasti karena jalan raya lebih cepat untung. Misal jalan tol, jutaan mobil yg lewat akan bikin balik modal lebih cepat. Kenapa setiap tahun jalan rusak dan terkesan boros pemeliharaan? karena memang dibuat begitu!!! kalo jalan dibikin bagus sekalian kan nanti gak ada/jarang proyek, kalo gak ada proyek mana ada duit masuk ke pejabat, kalo gak ada duit masuk mau kampanye pake apa?! Anda lihat dukungan pemerintah kepada produsen mobil luar, khususnya jepang, mereka malah berlomba-lomba meningkatkan produksi dengan karpet merah dari pemerintah. Sementara transportasi massal diabaikan. Solusinya cuma 1, pemimpin yg pro rakyat dan tidak disandra oleh kepentingan politik dan pemerintahan yg tidak bermental proyek dan berpikir pendek. Kalo nggak kita cuma muter-muter dalam lingkaran setan tampa arah dan hasil yg berkelanjutan. Kita ini nggak kurang2 kok orang2 pinter di berbagai bidang termasuk kereta api. tetapi ya itu tadi kemampuan anak-anak bangsa kita tidak bisa dimaksimalkan karena pemerintahnnya tidak pandai mengelola. Korbannya nggak cuma kereta api, tapi juga di segala bidang, pertanian, perikanan, pendidikan, dll. Coba bayangin masak kita negara maritim mengimpor garam dan ikan, juga impor beras dll, apa nggak konyol. (masak presiden ngurusin ribut2 partai, dia itu presiden partai atau presiden RI sih?)Harapan : pemerintah segera berganti dg pemimpin yg baik dan merakyat, pelan tapi pasti akan terjadi perbaikan disegala bidang, termasuk/khususnya kereta api. Argo Cahaya Semoga ![]() RE: Harapan Kita Untuk Perkeretaapian Indonesia yang lebih baik (Diskusi dan Solusi) - panji_pradhana - 18-02-2012 saya berharap kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) : 1. Menghargai RailFans!! 2. Bersifat lebih bijak 3. Pengawasan terhadap calo lebih tegas 4. Pengembalian sistem peron sperti dahulu 5. POLSUSKA lebih bijak dan tidak semena-mena saya kecewa ketika liburan kemarin dari surabaya-jakarta ingin naik gumarang namun tiket habis total! sampai tahun baru,tiket hanya tersedia di calo yang harganya 2x lipat lebih mahal, saya curiga apakah ini permainan orang dalam?!?! baru kemarin ane dan temen ane berburu pict di st.surabaya pasar turi eh,gataunya malah diusir secara tidak sopan oleh POLSUSKA!!!! padahal sudah jelas kita hanya berburu pict dan tidak lebih,namun mengapa POLSUSKA bertindak seperti itu?!?! sya tidak terima dengan perlakuan seperti itu!! RE: Seminar Standar Pelayanan Minimal Kereta Api - samnawi - 12-04-2012 Adakah yang punya Standar Pelayanan Minimal Keretaapi???? RE: Seminar Standar Pelayanan Minimal Kereta Api - Gege - 13-04-2012 Tjoba ke SINI om RE: Seminar Standar Pelayanan Minimal Kereta Api - samnawi - 13-04-2012 (13-04-2012, 09:17 AM)Gege Wrote: Tjoba ke SINI om makasih kang, hehehe.... Langsung Te Ka Pe |