![]() |
|
BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Hobby (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=6) +--- Forum: Mblusukan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? (/showthread.php?tid=3901) |
RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - fajarwe - 11-05-2013 (11-05-2013, 06:10 AM)paulus Wrote: Beli lok bergerigi ke GE/EMD/INKA. Daya minimal 1600 HP dan minimal bisa melaju 40km/j di jalur gerigi. Mas Paulus.. kalau lokomotif biasa bisa dibeli dmana saja, tapi kalau loko begerigi, apalagi yang punya kecepatan tanjak 40kpj? sepertinya sulit sekali.. karena rata rata operasional KA gigi dijalur mendaki di luar negeri sekalipun sekitar 20-30 kpj. untuk jangka panjang lebih aman buat jalur baru. apalagi kalau ada comuter SMT YK yang bisa 12 keberngkatan tiap hari. bisa protol jalur giginya dilewatin 24 kali sehari. RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - paulus - 11-05-2013 (11-05-2013, 10:25 AM)fajarwe Wrote:(11-05-2013, 06:10 AM)paulus Wrote: Beli lok bergerigi ke GE/EMD/INKA. Daya minimal 1600 HP dan minimal bisa melaju 40km/j di jalur gerigi. Hehehe, memang sih 40km/j agak kurang masuk akal, tapi untuk jangka pendek mungkin ada baiknya beli lok 2-3 biji untuk narik k3 misalnya, pakai jalur lama sementara menunggu jalur yg baru jadi. Setelah jalur baru jadi, bisa ada 2 pilihan rute, atau lok diesel yg bergerigi bisa dipakai untuk wisata dgn harga lebih murah daripada yg pakai lok uap. RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - bayucool - 11-05-2013 trims mas fajarwe dan mas paulus atas tanggapannya saya pribadi jg cenderung sependapat dgn mas fajarwe..selain pertimbangan2 diatas jg melihat unsur histori petak abr-bedono..rasanya sayang jika dipakai untuk beban berat KA reguler skrng..lebih bagus jika ada jalur baru di petak tsb,apalagi jika selain ada KA comuter jg ada KA barang atau KA semen yg melintas nantinya..dan barangkali nanti ada stasiun baru juga (sekali lg...semoga saja) ![]() mungkin ada rekan2 yg ada pandangan lain?monggo di share,sekalian intermezzo sambil menunggu kabar perkembangan petak Kedungjati-tuntang
RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - Toentang - 13-05-2013 Di daerah Tempuran, -karena saya gak mblusukan banget, cuma lewat jalan raya- hanya bisa menemukan ini. [spoiler] ![]() Bekas tiang telegraf, rel akan memotong jalan raya yang sekarang sudah dibeton, lalu sktr 200m lagi akan melalui sungai Tuntang. [/spoiler] RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - bayucool - 13-05-2013 (13-05-2013, 02:10 PM)Toentang Wrote: Di daerah Tempuran, -karena saya gak mblusukan banget, cuma lewat jalan raya- hanya bisa menemukan ini. ini posisinya yg eks PJL setelah turunan desa nyemoh itu ya mas? RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - Toentang - 14-05-2013 (13-05-2013, 05:57 PM)bayucool Wrote:(13-05-2013, 02:10 PM)Toentang Wrote: Di daerah Tempuran, -karena saya gak mblusukan banget, cuma lewat jalan raya- hanya bisa menemukan ini. Ini masih masuk Tempuran, mas. Kalo dari arah Kedungjati, Nyemoh setelah Tempuran. Lanjut... di daerah Gogodalem ada properti milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero), mungkin dulu sebagai rumah dinas. Kalo bekas stasiun Gogodalem saya tidak menemukan bekasnya. [spoiler] ![]() Bangunan ini mungkin dulu rumah dinas untuk pegawai stasiun. [/spoiler] [spoiler] ![]() Di depan bangunan tsb terdapat plang tanda asset, pada nomor aset tertulis GGD (Gogodalem) [/spoiler] RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - bambangwitjak - 31-05-2013 Dikutip dr Suara Merdeka 2015, Jalur KA Tuntang-Kedungjati Diaktifkan SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah menargetkan jalur kereta api Tuntang-Kedungjati kembali aktif pada 2015. Tahun ini Detailed Engineering Design (DED) jembatan, stasiun, fasilitas operasi sedang disusun. Direktur Prasarana Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Arief Heriyanto mengatakan, setelah DED selesai disusun hingga akhir 2013, pekerjaan konstruksi reaktivasi jalur sepanjang 30 kilometer ini akan dimulai 2014. Nantinya jalur ini akan diaktifkan untuk jalur wisata, kereta penumpang, dan kereta barang. "Kami ingin meningkatkan aksesbilitas masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sekaligus merawat jalur ini. Selain itu untuk mengatasi kepadatan lalu lintas jalan raya, serta meningkatkan pariwisata di Jateng," katanya usai penandatanganan kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, serta Pemprov Jateng di Lawang Sewu, Jumat (31/5). Menurut dia, dalam rangka menghidupkan kembali jalur yang dibangun pada 1871 oleh Belanda, Dirjen Perkeretaapian telah mengeluarkan dana ABPBN 2010 senilai Rp 13,3 miliar untuk merenovasi lima unit jembatan di lintas Kedungjati-Ambarawa, dan mengganti bantalan kayu menjadi bantalan besi lintas Tuntang-Ambarawa. Reaktivasi jalur Ambarawa-Tuntang-Kedungjati yang sudah tidak beroperasi sejak 1 Juni 1977 ini, diharapkan dapat menghidupkan kembali jalur lainnya yang sudah tidak beroperasi seperti Purwokerto-Wonosobo, Semarang-Demak-Juwana-Rembang. "Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak terutama pemprov, pemkot, pemkab, untuk mengembangkan perkeretaapian nasional yang membutuhkan biaya besar," ujarnya. Corporate Secretary PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Yayat Rustandi mengatakan, reaktivasi jalur ini semata-mata tidak hanya mencari keuntungan bagi perseroannya. Namun dampak positif yang dirasakan adalah memberikan efek bagi geliat perekonomian di wilayah setempat. "Karena itu dalam perjanjian kerja sama ini kami meminta peran Pemprov Jateng untuk meningkatkan aktivitas kegiatan di wilayah tersebut," tuturnya. Perjanjian kerja sama tiga pihak ini bertujuan untuk merawat dan meneruskan peninggalan Belanda. Saat ini jalur kereta api di seluruh Indonesia yang aktif digunakan untuk operasional hanya 6.000, sementara pada zaman Belanda mencapai 80.000 kilometer. RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - benefitss - 31-05-2013 (31-05-2013, 02:44 PM)bambangwitjak Wrote: Dikutip dr Suara Merdeka wah, berita yg menggembirakan ya, pasti keren nih kalo udah jadi
RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - pandoE_29 - 01-06-2013 (13-05-2013, 05:57 PM)bayucool Wrote:(13-05-2013, 02:10 PM)Toentang Wrote: Di daerah Tempuran, -karena saya gak mblusukan banget, cuma lewat jalan raya- hanya bisa menemukan ini. yyaaahh mw dibangun keburu dibeton btw rel yg nyebrang jln itu lebar spoornya lbh mirip spoor lori drpd rel kereta.. apa karena tanah yg labil ya??
RE: BENARKAH JALUR KEDUNGJATI - AMBARAWA MAU DIBUKA LAGI UNTUK KEPENTINGAN WISATA? - Toentang - 04-06-2013 lebar spoor ini malah aslinya standard gauge (1435mm) dan di regauge menjadi 1067mm mungkin setelah Jepang masuk. Tanah di daerah ini tanah berkapur, memang agak labil. Tapi kalo soal lebar spoor yang terlihat sempit mungkin karena sudah lama gak aktif jadi terdesak oleh aktifitas pemukiman warga. |