Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username/Email:
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 17,508
» Latest member: brinkka
» Forum threads: 6,018
» Forum posts: 419,025

Full Statistics

Latest Threads
All About KA Pangrango (r...
Forum: Jalur Barat
Last Post: spetznaz_kdi
10 minutes ago
» Replies: 2,687
» Views: 291,620
Talk About Purwojaya
Forum: Lintas Selatan
Last Post: ComLine679
20 minutes ago
» Replies: 1,166
» Views: 340,578
Apakah Gapeka 2015 akan b...
Forum: PPKA
Last Post: pws1996
1 hour ago
» Replies: 188
» Views: 15,145
Railbus Batara Kresna (D/...
Forum: Kereta Komuter
Last Post: Bayyu kurniawan
2 hours ago
» Replies: 707
» Views: 187,401
Silangan
Forum: Video
Last Post: tomrys
3 hours ago
» Replies: 35
» Views: 7,839
Mohon doa Restu menghadap...
Forum: Spoor Badug
Last Post: Bayyu kurniawan
3 hours ago
» Replies: 74
» Views: 18,453
Lowongan di bidang Perker...
Forum: PPKA
Last Post: Bayyu kurniawan
3 hours ago
» Replies: 294
» Views: 90,434
Wonogiri
Forum: Lintas Selatan
Last Post: Bayyu kurniawan
4 hours ago
» Replies: 1,177
» Views: 366,934
Semuanya tentang KRD mBab...
Forum: Armada Timur
Last Post: adhit89
4 hours ago
» Replies: 86
» Views: 13,418
KA [New] Jayabaya (ML-SGU...
Forum: Lintas Utara
Last Post: slamtrack
5 hours ago
» Replies: 265
» Views: 27,951

 
  Kereta wisata ambarawa - tuntang
Posted by: nur adi mustofa - 02-03-2015, 02:10 AM - Forum: Mblusukan - Replies (8)

Maaf jika salah tempat atau gimana  Xie Xie
Jadi kereta wisata pakai lok diesel d30124 jalan cuma hari minggu jam 11.00 dari ABR-TTG pp dan jam 14.00 ABR-TTG pp

rangkaian dari depan (Click to View)
museum ambarawa (Click to View)
nametag loko (Click to View)
melwati pjl depan depo (Click to View)
rawa-rawa (Click to View)

Print this item

Rainbow Ide Pemanfaatan Rel Kereta untuk Wisata
Posted by: A_Nugroho - 27-02-2015, 11:32 AM - Forum: PPKA - Replies (5)





Liat di youtube video Railpark di Korea.

keren nih klo ada di Indonesia, ya minimal buat jalur2 yg gak aktif aj dl.

Genjot sepeda jd sehat plus bonus pemandangan bagus

Print this item

KRL Eco Foto-Foto Rheostatik Stainless Steel ketika Di Kirim dari Jepang
Posted by: Bayu Tri Sulistyo - 21-02-2015, 02:09 PM - Forum: Kereta Komuter - Replies (1)

Guna melaksanakan program PELITA. Pada tahun 1986 Departemen Perhubungan membeli rangkaian Rheostatik Stainless buatan Nippon Sharyo,Jepang. Dari dulu sebenernya ane penasaran kenapa gak ada dokumentasi dari RF Jepang ketika Rheos di kirim dari Jepang Bingung . Ane liat di wall ada RF Jepang, Masahiko Sato ngeshare foto ketika Rheos di kirim dari Jepang berikut dokumentasinya  Playboy
ketika masih di pabrik
sumber: http://www.n-sharyo.co.jp/business/tetsudo_e/pages/zindonesia.htm



ketika pengirimannya dari Jepang
sumber: http://blogs.yahoo.co.jp/ozayo1965/32937006.html

dan sekarang dia sudah tidur dengan tenang di Purwakarta  Sedih

Print this item

  Rel kereta api layang
Posted by: rozikun - 19-02-2015, 07:38 PM - Forum: PPKA - Replies (2)

Master ane mau tanya 
 bagaimana cara membuat Rel kereta api layang tanpa merusak infrstruktur kota... 

rencananya rel kereta layang ini masuk ke dalam kota ... 

Sample nya saya ambil kota malang.. 

Depok ExpressHuaaaa.....hik..hik

Print this item

  Hong Kong Mass Transit Railway
Posted by: christopher_dns21 - 14-02-2015, 09:51 PM - Forum: Luar Negeri - Replies (1)

Mass Transit Railway (MTR) adalah sistem transportasi berbasis rel di Hong Kong (seperti KRL Commuter Line di Jabodetabek). Sistem ini memiliki 86 stasiun heavy rail dan 68 stasiun light rail (total 154 stasiun) MTR memiiki 10 jalur heavy rail dan 12 jalur light rail, dengan panjang sistem 174,7 km untuk heavy rail dan 36,2 km untuk light rail. MTR pertama kali beroperasi pada bulan September 1979, antara stasiun Shek Kip Mei dan Kwun Tong di jalur Kwun Tong Line. Kebanyakan jalur MTR berada di bawah tanah dan elevated.

1. Jalur-jalur
- Kwun Tong Line
- Tsuen Wan Line
- Tung Chung Line
- Disneyland Resort Line
- Airport Express
- Island Line
- Tseung Kwan O Line
- Ma On Shan Line*
- East Rail Line*
- West Rail Line*
*Jalur-jalur ini baru menjadi milik MTR pada tahun 2007. Sebelumnya, jalur ini dioperasikan oleh Kowloon-Canton Railway (KCR). Bahkan, East Rail Line dan West Rail Line telah ada sejak tahun 1910, jauh sebelum pembukaan sistem MTR untuk pertama kalinya. Jalur Ma On Shan Line selesai pada tahun 2004.

2. Sistem Pembayaran
MTR menggunakan sistem pembayaran elektronik, seperti di KRL Commuter Line. Pembayaran dilakukan dengan menggunakan Octopus Card (seperti Kartu Multi Trip KRL). Tiket sekali perjalanan seperti Kartu Single Trip KRL juga dapat dibeli dan digunakan. Pembelian kartu sekali perjalanan dapat dilakukan di mesin-mesin tiket yang tersedia di stasiun.

3. Lebar sepur
Lebar sepur sistem MTR adalah 1.432 mm. Namun, khusus untuk jalur Ma On Shan Line, East Rail Line, West Rail Line, dan Light Rail, lebar sepur yang digunakan adalah 1.435 mm.

4. Rolling stock
Untuk jalur heavy rail, 6 jenis KRL (electric multiple units/EMU) digunakan, yaitu Metro Cammell (AC), Rotem, CNR, SP1900, Adtranz-CAF, dan Metro Cammell (DC) (foto dapat dilihat di galeri).

5. Galeri foto



[Image: map_transportation_mtr_l.jpg]
Peta sistem MTR

[Image: MTR_TsimShaTsui_Station_Platform.jpg]
Suasana peron di stasiun Tsim Sha Tsui (Tsuen Wan Line)

[Image: MTR_Tsim_Sha_Tsui_Station_Concourse.jpg]
Suasana concourse stasiun Tsim Sha Tsui (Tsuen Wan Line)

[Image: _mg_5081.jpg]
Salah satu pintu masuk stasiun Tsim Sha Tsui (Tsuen Wan Line)

[Image: 7207961416_12073c0384_b.jpg]
Metro Cammell EMU

[Image: TCL.JPG]
Rotem EMU

[Image: C-Train_going_to_Yau_Ma_Tei.JPG]
CNR EMU


Adtranz-CAF EMU

[Image: SP1900_FOT.JPG]
SP1900 EMU


Terima kasih, dan mohon maaf jika ada kesalahan informasiTersenyuum

Print this item

  Air bersih dan air limbah di kereta
Posted by: bhaskara - 13-02-2015, 08:39 AM - Forum: PPKA - Replies (1)

Berhubung ingin mengetahui lebih banyak tentang masalah air di kereta api, ijinkan saya membuat thread ini.

Jika sudah ada thread sejenis atau salah tempat ya mohon digabung dan dipindah, karena dari yang kucari belum ketemu.

yang ingin saya diskusikan :
1. Seberapa banyak air yang di bawa dalam kereta, apakah saat ini KA ekonomi membawa air yang sama banyak dengan KA eksekutif ?
2. Apakah tempat air yang di atas tempat bagasi itu (benar kan ?) terhubung antara kereta / gerbong satu dengan yang lain ? Soalnya yang pernah kulihat di stasiun Kroya, petugas hanya mengisi air di beberapa gerbong saja. Jadi itu bisa mengaliri ke seluruh kereta atau yang habis hanya air di kereta tertentu saja ?
3. Selain untuk kebutuhan toilet dan restorasi, genset dan loko butuh air ga ya untuk pendingin atau sudah pakai oli semua ?
4. Jaman sekarang toilet KA kan kotoran sudah tidak langsung jatuh ke bawah, nah berarti air limbah ini sekarang dibuang di stasiun terakhirkah ? atau ada pemberhentian yg bisa buang air limbah ?
5. Jika air limbah tidak langsung turun ke bawah kok masih ada tulisan toilet hanya dipakai saat kereta berjalan ? Kenapa ya ?
6. Di stasiun terakhir tempat pembuangan berarti ada tempat penampungan limbah ya, terus kira-kira diolah di situ atau dikeluarkan dari area stasiun pakai truk tinja ya ?
7. Kalau air bersih sisa apakah akan dibuang atau hanya ditambahi terus dibersihkan kapan-kapan sesuai jadwal ?

Maklum bila pertanyaannya terkesan lugu karena saya bayangkan kan kereta tidak sesimpel bus namun mungkin kereta dan stasiun tidak secanggih pesawat dan bandara.....

Print this item

Video Januari 2015 bersama Spoor Hunter ^^
Posted by: spoor_hunter - 11-02-2015, 02:09 PM - Forum: Laporan Perjalanan - Replies (20)

Assalamuallaikum wb dan Apa Kabar semuanya.

Udah lama sekali nih Spoor Hunter enggak pernah bikin laporan perjalanan lagi hehehe....^^
sebenarnya sih ada banyak perjalanan yang ingin saya ceritakan disini.
Berhubung spoor hunter lagi enggak sibuk-sibuk amat karena dijejal pekerjaan dan lain-lain.
insya allah laporan yang akan saya buat ini selesai tanpa adanya BLB yang panjang ataupun Rinja yang menghalang.
Ya sudah, daripada banyak curcolnya. yuk kita simak ceritanya yuuuuk. ^^

Kebetulan di dalam laporan saya ini akan di bagi per 3 episode, diantaranya yaitu :
1. Wisata Kereta Api bersama Bokap ke Cianjur.
2. Perjalanan Galau ke Kota Udang dengan Argo Jati.
3. Spoor Hunter Goes To INKA (Study Tour ala Komuter).

Baiklah... kita mulai Cerita Perjalanannya.^^

EPISODE 1 "WISATA KERETA API BERSAMA BOKAP KE CIANJUR"

Bermula iseng-iseng ngelihat kalender di bulan januari 2015, saya langsung membuka website reservasi online PT.Sepur.
yang mana pemesanan tiket KA 104 & 105 ditanggal 10 januari 2015 masih tersedia banyak.
Tanpa berpikir panjang dan daripada khawatir di rebut orang.
Akhirnya tiket perjalanan menuju Cianjur Pulang Pergi telah didapat.

Pada hari sabtu di tanggal 10 Januari 2015, Saya bersama bokap telah sampai di Stasiun Tanjung Barat (TNT).
Perjalanan dari rumah menuju stasiun TNT menggunakan angkutan pribadi (motor kesayangan tentunya hehehe....)
Sempat khawatir kalo perjalanan hari ini bakalan tertunda karena kondisi cuaca waktu itu sedang di guyur hujan.
Setelah saya berdoa dan memohon kepada Tuhan yang maha esa, ternyata Allah telah berkehendak lain. 
Saya bersama Bokap diberikan perlindungan & kelancaran dalam perjalanan pulang pergi menuju kota Cianjur.^^

Suasana Parkiran Stasiun waktu itu.
Terlihat beberapa motor yang menginap maupun yang baru datang telah menghiasi parkiran ini.

untuk ke empat kalinya saya mengajak bokap jalan-jalan menggunakan kereta api.
Saking semangatnya, tiba-tiba sang bokap meninggalkan saya ketika sedang menyimpan motor kesayangan di tempat yang teduh.
"Entar dulu Beh... kereta-nya masih lama datangnya." ucap saya.
Di pagi hari nan cerah, terlihat stasiun TNT tidak begitu ramai.
hanya beberapa penumpang saja yang datang untuk menaiki commuter Line menuju Bogor maupun ke daerah sekitarnya.
Setelah melakukan Tap in dengan Kartu Multi Trip, Saya bersama Bokap berjalan kaki menuju ke Peron 1.

"Duduk disini aja beh." ucap saya sambil menunggu CL menuju Bogor datang.
"Jalur Dua... mohon di perhatikan akan masuk Kereta melintas langsung dari selatan." ucap PPKA TNT dengan pengeras suara.
Wah... sesuatu yang langka nih..., dengan cepat saya ambil posisi untuk mengabadikan rangkaian Kamen yang akan melintas dari nambo.
Bahkan saya video-kan si Kamen yang puanjang banget rangkaiannya.



Setelah si kamen melintas, CL yang menghantar saya ke Bogor akhirnya datang.
Suasana di dalam CL terlihat ramai, untungnya saya dan bokap kebagian tempat duduk di kereta 3.

Setelah satu jam di jalan, Kereta CL yang menghantar saya dan bokap telah sampai di Stasiun Bogor dengan selamat.
Sebelum memutuskan ke stasiun bogor paledang, saya bersama bokap keliling-keliling dulu di sepanjang areal stasiun bogor.^^
Bangunan Toilet dan mushola yg telah dibongkar, entar kedepannya mau dijadikan apa ?
Suasana aula stasiun tempat keluar masuk di pintu timur.
Jejak pintu gate elektronik yang sudah di cabut.
Bahkan loket penjualan tiket CL-nya sudah beralih fungsi menjadi mushola sementara.
Perlu diketahui, akses keluar masuk di pintu timur sudah di tutup untuk umum. jadi akses keluar masuk penumpang hanya dilayani di pintu selatan.

Print this item

  Stasiun Cibinong
Posted by: Batpod - 08-02-2015, 04:50 PM - Forum: Depo dan Stasiun - Replies (5)

Halo Admin dan kawan RF semuanya, izinkan saya untuk membuat thread. Setelah saya search ternyata topik tentang stasiun Cibinong belum ada, jadi saya bermaksud membuatnya. Kalau ternyata thread-nya sudah ada silakan digembok saja.

Berkenaan akan dibukanya kembali jalur Nambo-Citayam pada April 2015 untuk angkutan penumpang yang bakal dilayani oleh Kereta Rel Listrik (KRL), rasanya tidak lengkap kalau tidak membahas salah satu stasiun yang cukup besar di jalur ini yaitu Stasiun Cibinong.

Untuk sekedar pengetahuan, jalur KA Nambo-Citayam sebelumnya sudah pernah digunakan untuk angkutan penumpang dengan menggunakan KRD (Kereta Rel Diesel) dengan relasi Citayam-Manggarai. Tetapi karena kurangnya okupansi, KRD relasi Citayam-Manggarai akhirnya dihentikan (saya kurang tahu tahun kapan dihentikan, mungkin antara tahun 2006-2008).

Berikut informasi mengenai stasiun Cibinong (berdasarkan website Wikipedia Indonesia)
Nama Stasiun : Cibinong
Operator : DAOP I Jakarta
Ketinggian : +126m dpl
Lokasi : Jln. Kelurahan Pabuaran, Cibinong (berdasarkan googlemaps)
Posisi pada jalur Nambo-Citayam (dengan panjang jalur sekitar 12-13 km)
Sta. Nambo <---> Sta. Gunung Putri <---> Sta. Cibinong <---> Sta. Pondok Rajeg <---> Sta. Citayam

Sumber tulisan:
1. http://wartakota.tribunnews.com/2015/02/03/krl-nambo-citayam-dan-kota-tanjung-priok-dioperasikan-april-2015
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Cibinong
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Jalur_kereta_api_Citayam-Nambo
dll

Bila terjadi kesalahan Informasi harap kawan-kawan RF dapat mengoreksi.

Untuk foto disajikan di bawah dan selamat berdiskusi Bye Bye


Berikut beberapa foto di stasiun Cibinong dan sekitarnya. Saya ambil sekitar awal Januari 2015, saat saya sedang olahraga pagi. Mohon Maklum bila masih kurang sempurna.

1. Stasiun tampak depan


2. Dari dekat rel


3. Papan nama stasiun




4. Pintu masuk stasiun


5. Peron


6. Stasiun tampak dari samping (di dalam stasiun)


7. Sepur utama (kiri) dan sepur belok (kanan) yang mengarah ke Citayam.



8. Sedang ada pembuatan persinyalan (masih belum selesai pada saat itu). Mengarah ke stasiun Nambo.



9. Kabel buat apa ya?



10. Wesel (di sepur belok) 



11. Persinyalan yang belum selesai dibuat



12. Badug



13. Ada yang tahu ini apa?



14. Wesel


15. Semboyan35 yang mengarah ke Nambo


16. Masih di sekitar wesel dan sepur belok



17. Kenapa diwarnai kuning ya?


18. Masih wesel Ngeledek 



19. Sinyal setelah PJL Jalan Tapos yang mengarah ke Stasiun Cibinong (sebelum fly over)

Print this item

  Kuliner di sekitar Stasiun Malang Kotabaru(ML)
Posted by: oke_sr - 07-02-2015, 09:58 AM - Forum: Spoor Sutra - Replies (9)

Temen2 RF di forum Semboyan 35 kalau ke Malang pasti banyak yang mencari Bakso President. Sebenarnya di Kota Malang, khususnya sekitar Stasiun Malang Kota(ML) banyak bertebaran kuliner yang enak dan tidak kalah(malah sebenarnya bisa mengungguli) sensasi rasa dari Bakso President.

Di forum ini, saya akan share wisata2 kuliner yang tak jauh dari Stasiun Malang Kota(max radius 500m). Beberapa diantaranya sudah pernah saya coba(meski sayangnya belum pernah didokumentasikan dalam bentuk foto/video). Ada pula yang pernah nongol di acara Wisata Kulinernya - Bondan Winarno(kalau yang ini tentu sudah tak asing dengan jargon maknyusss-nya Big Grin)

Semoga thread ini bisa memberi wawasan kuliner rekan2 RF disini jika berkunjung ke Malang(Malang bukan hanya terkenal dengan Bakso President-nya saja kok heheheheh WekeaceTersenyuum. Ayo buruan dah dicoba kuliner lain yang ada di sini, gak jauh2 dari Stasiun kok Big Grin


Bakso P. Dulmanan Stasiun Malang
Dipublish pada: Jumat, 03 Januari 2014

Bakso P. Dulmanan Stasiun Malang ini sudah cukup dikenal warga Malang, Ngalamers. Bakso yang lebih dikenal dengan sebutan "Bakso Stasiun" atau "Bakso Dulmanan" ini, ternyata sudah berdiri sejak tahun 1960-an. Disebut "Bakso Stasiun" karena lokasinya yang berada di dekat Stasiun Kota Baru Malang.

Salah satu ciri khas yang menjadikan Bakso P. Dulmanan ini sangat dikenal adalah ukuran baksonya yang cukup besar. Bulatan baksonya sebesar bola-bola tenis, Ngalamers. Inilah yang menjadikannya sebagai legendaris sekaligus pelopor bakso besar yang ada di Malang.

Seiring perkembangan jaman, Bakso P. Dulmanan ini pun akhirnya mengembangkan usahanya ke bisnis franchise. Tak heran jika kiranya Ngalamers sudah bisa menemukan kedai rumah makan bakso ini di berbagai kota yang ada di Nusantara, termasuk salah satunya di Jakarta.

Bakso Dulmanan ini memiliki beberapa keunikan tersendiri, Ngalamers. Salah satu keunikan tersebut terletak pada gorengan tahu isi yang didalamnya berupa sayur rebung. Lalu kreasi lainnya nampak pada bakso berisi telur puyuh dan lain-lain. Kuah baksonya pun cukup berbeda karena terbuat dari kaldu daging asli. Rasanya sungguh sedap dan aromanya sangat merangsang siapapun untuk mencicipinya. Harga yang ditawarkan untuk bisa menikmati hidangan tersebut pun cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp 6.000-15.000 per porsi.

Jika tertarik untuk mencoba, Ngalamers bisa ke Bakso P. Dulmanan Stasiun Malang pada kisaran pukul 08.00 – 21.00 WIB. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut soal Bakso P. Dulmanan Stasiun Malang ini, Ngalamers menghubungi 0341-359157.

Source : halomalang.com

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pertama kali makan disini tahun 2006 lalu, pentol baksonya uenakk Big Grin Kalau kata orang yang jual sih, baksonya bikin sendiri. Bakso isi telur puyuh memang enak, dan bakso seperti ini sudah terkenal di Kota Malang tahun 80-90an lalu sebelum muncul booming fenomena bakso urat Tersenyuum

Bakso Pak Dulmanan muncul juga di Buku 50 Tempat Makan Legendaris Kota Malang karya Haryo Bagus Handoko bersama Bakso President.

Rawon Tessy

Entah mengapa dinamakan rawon Tessy dan sejak kapan rawon ini ada di kota Malang, aku tak begitu mengetahuinya. Mungkin warung ini mulai menjajakan menu masakannya sejak beberapa tahun yang silam. Yang jelas keberadaan rawon ini di kota Malang ikut menyemarakkan daftar menu masakan yang di buru baik oleh penghuni kota Malang ataupun pendatang yang sekedar lewat kota ini.

[Image: IMG_0406.jpg]
Menempati dereten kios tak jauh dari stasiun kota Malang, Warung Rawon Tessy cukup terkenal, terbukti dengan pengunjung yang datang silih berganti. Bahkan boleh dibilang, pengunjung rela antri untuk mendapatkan tempat duduk yang berjumlah kurang lebih 30 an kursi. Pada saat kunjunganku kesana beberapa saat yang lalu, pemiliknya sendiri ikut melayani para tamu yang datang menyantap hidangan ini.
Menu yang populer di tempat makan ini tentu saja rawon (hehe.. kan namanya rawon Tessy) beserta atribut pendampingnya seperti tempe dan iso goreng seperti paru, babat, dll. Selain rawon, menu lain yang patut dinikmati adalah lodeh pecel.
[Image: IMG_0419.jpg]
[Image: IMG_0433.jpg]
[Image: IMG_0432.jpg]
Rawonya sendiri terdiri dari potongan daging kecil kecil. Rasanya tentu saja enak bin nikmat. Keempukan dagingnya tak diragukan lagi. Sementara aneka iso goreng rasanya pas dengan balutan bumbu ketumbar kesukaanku.
Ngomong – ngomong tentang ketumbar, pernah aku berdebat dengan mama tentang bumbu dapur yang satu ini, ketika mama memasak tahu goreng yang dihancurkan dan dibumbui sedemikian rupa, aku berkomentar kalau ketumbar ditambahkan rasanya pasti akan lezat, mama kurang setuju. Ketika dilain kesempatan mama membuat menu yang sama, aku teriak kok rasanya berbeda? Dan mama dengan tersenyum mengatakan : “katanya pakai ketumbar lebih enak…” waks…. sorry mum…
[Image: IMG_0424.jpg]

Back to topic, sekarang tentang lodeh pecelnya. Tidak ada kata lain yang bisa menjelaskan rasa lodeh pecelnya kecuali : nikmat. Ya, bumbunya juga pas. Konon rasa lodeh pecel di tempat makan ini bikin orang kangen alias balik lagi, hihihi… Isinya apalagi kalau bukan lodeh dan pecel yang berpadu diatas nasi dengan bonus rempeyek dan sedikit sambal.
[Image: IMG_0429.jpg]
Jika kebetulan sedang lewat malang, silahkan dicicipi rawon dan nasi lodehnya, hmm…..
Warung Rawon Tessy, Jl. Embong Brantas, Malang


Source : http://www.infomakan.com/tempat-makan/rawon-tessy-malang-punya-cerita

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yang terkenal di sini nasi rawonnya. Daging sapinya empuk dan cukup banyak dagingnya.

3. Nasi Buk Matirah

Oleh : Philardi Ogi
Revisi oleh : Ariesta

Indonesia yang sebagian besar daerahnya memilih nasi sebagai makanan pokok, memiliki banyak makanan khas daerah yang terkadang lahir dari makanan rumahan yang dasarnya nasi dengan lauk tradisional. Contohnya nasi timbel Sunda, nasi Gudeg Jogja, nasi Pecel Jawa Timur, nasi campur Bali. Sedangkan di Madura, ada Nasek Jejen dan juga Nasi Buk yang lahir di Malang.

Nasi Buk, yang sebenarnya diucapkan Nasi Bug, adalah masakan yang lahir di Malang, oleh orang asli Madura, yaitu ibu Matirah. Nama lengkapnya Warungnya adalah Nasi Bik Matirah, yang sebenarnya adalah rumah makan yang menjajakan makanan khas Madura. nama Buk sendiri karena yang menjual ibu -ibu, jadi munculah nama “Nasi Buk” yang berarati nasi yang jual ibu ibu, begitu kira-kira.

Nasi Buk standarnya adalah Nasi yang ditemani sayur lodeh nangka, sambal terasi dan seperti kebanyakan masakan madura lainnya, Ditaburi Serundeng. Namun untuk lauknya kita bisa memilih antara potongan daging ayam goreng, empal, babat,sate daging, tahu tempe bacem, dan banyak lainnya. Namun favorit saya adalah Mendol, Paru kering dan Dendeng Ragi.

Mendol merupakan perkedel dari tempe, dengan tekstur kesat mendol sangat cocok untuk menemani basahnya sayur lodeh yang sangat gurih. Masakan ini merupakan masakan khas Malang kebetulan yang membuat dan menjual pertama kali adalah Bu Matirah.

Dendeng ragi di Buk Matirah disajikan dengan balutan serundeng dari kelapa parut yang sudah di bumbui. Rasanya sangat gurih. Walaupun dendengnya tebal, namun sangat empuk karena konon dimasak dengan kayu bakar. Sehingga ketika di masak, panasnya merata.

Paru kering atau sering disebut Keripik Paru, bentuknya mirip seperti yang saya temukan di Salatiga. Teksturnya Kering renyah dan memiliki citarasa gurih manis. Sepertinya sebelum di goreng parunya dibumbui terlebih dahulu. Paru kering ini bisa dimakan ala kerupuk, digigit setelah menyuapkan nasi dan lauknya. Atau cara saya, dipotong dan dicampur dengan sayur lodeh dan nasi. Hal ini agar tercampur dengan kuah sayur dan tidak terasa terlalu kering.

Akhirnya saya pun pulang membawa sekantung paru kering yang dijual terpisah seharga Rp 90.000. Dan seminggu kedepannya saya selalu makan malam ditemani si Paru kering dari Buk Matirah.

Warung makan Buk Matirah
Jl. Trunojoyo 10 EF Malang
0341-7703377

Source : http://www.mainmakan.com/?p=1824

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sego Duro alias Makanan Nasi khas Pulau Madura. Kota Malang merupakan salah satu wilayah tujuan urbanisasi dari Pulau Madura selain Kota Surabaya. Maka tak heran jika di Kota Malang banyak bermunculan kuliner asal Pulau Garam tersebut.

Sego Duro Buk Matirah sendiri sudah lama berada di Jl Trunojoyo, kawasan Stasiun Malang Kota. Yang paling terkenal disini, hmmm sebenarnya semuanya enak2 saja, terutama nasi kare ataupun jerohan (usus sapi, babat, dll). Buat yang gak punya kekhawatiran masalah kolesterol, silakan dipuas-puasin makan disini. Harganya standar kok, lebih murah dibandingkan makanan cepat saji di mall-mall Kota Malang. Kenikmatan dan kenyang pun bisa didapatkan disini.
Sambalnya disini juga pas nikmatnya, lebih-lebih kalau sambil makan ikut minum-minuman hangat seperti teh panas manis yang nasgitel(panas legi kentel/panas manis kental) misalnya.

---bersambung---

Print this item

  Mengurangi besi / baja / logam pada kereta api
Posted by: bhaskara - 06-02-2015, 10:45 AM - Forum: PPKA - Replies (6)

Ketika mobil sudah mengurangi kandungan logam pada bodynya apakah kereta akan mengalami hal yang sama ?
Mengganti logam dengan keramik, fiber, dan bahan lainnya akan mengurangi berat kendaraan tanpa mengurangi keamanan dan kenyamanan. Pengurangan berat kendaraan akan mengurangi bahan bakar yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan.
Saya membayangkan jika lokomotif beratnya hanya 10 ton atau belasan ton saja tidak mencapai 90 - 100 ton seperti lok CC 205 / 206, bukannya akan mengurangi kebutuhan bahan bakar ? Jadi bahan besi / baja / logam diganti dengan bahan lain yg lebih ringan dengan tingkat kekuatan yg sejenis.

Bagaimana menurut teman-teman ?

NB :
Seperti biasa jika ternyata sudah ada thread sejenis mohon digabung, karena sejauh yang saya tahu saya belum nemu.

Print this item