Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Lokomotif 201,203,204 dan 206
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5
CC206 juga kuat kok narik 10 gerbong penumpang keatas... saya kmrn naik kutojaya utara tambahan... 10 k3ac + 1 kmp3 + 1 aling2... kalau CC206 ketepatan waktunya sip.. tarikannya jg alus..

Mungkin yg dimaksud 201 83 48  Bingung
[/quote]

CC 201 83 48 hidung miring tadi siang ngelansir gerbong ketel di Pertamina Rewulu, sedangkan CC 204.... hidung kotak stabling di sta.Rewulu
Kalau kedua lok ini bersanding, bisa jadi ada yang bilang Putri hidung yang tertukar Ngikik
activate javascript

Wah lengkap sekali infonya.. Kado
Maaf kalau salah kamar

Lok CC kalau jalan sendirian (ga bawa rangkaian) apakah ada taspatnya?
Soalnya saya sering di PJL lumayan lama, eh ga taunya cuma 1 lok aja (ga bawa rangkaian) & jalannya pelaan banget. Efeknya antrian kendaraan di PJL jadi mengular panjang
Bethe

Kalau lokomotif seruntulan (tidak membawa rangkaian) itu masuk kategori Langsir (L), Taspatnya kemungkinan pakai Taspat L, tidak lebih dari 30km/jam. Kecepatan Langsiran saat melalui peron tidak lebih dari 5 km/jam.

Reglemen 16A, Bab V Dinas Langsir
Lok Merah Biru

Kalau lokomotif seruntulan (tidak membawa rangkaian) itu masuk kategori Langsir (L), Taspatnya kemungkinan pakai Taspat L, tidak lebih dari 30km/jam. Kecepatan Langsiran saat melalui peron tidak lebih dari 5 km/jam.

Reglemen 16A, Bab V Dinas Langsir
Lok Merah Biru
[/quote]

Oo.. masuk kategori langsir. Terimakasih banget untuk ilmunya, Om 
Xie Xie
Pages: 1 2 3 4 5