Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
@ eko winarno: gni mas eko, d semboro yg pke rel R25 mngkn g lbih dr 5% relx.
y mngkn ja tu bekas dr sepur 1064 yg pernh d milikix cz d dlm pabrik rel 1064 bisa d bilang udah g da.

1067 kang...bukan 1064
Sekilas tentang pergulaan di Indonesia, pada awalnya, Jawa Timur adalah gudang gula terbesar dunia setelah Kuba, dan pada saat itu juga pabrik gula Jatiroto adalah pabrik gula terbesar di dunia.
SF Djatiroto tempo doeloe

Mesin uap sbg sarana menggiling gula


Emplasemen lori PG Djatiroto dan loko lorinya (kelas B dan BB)


Parade loko lori PG Djatiroto beserta lori dieselnya


Terminal pengisian tetes tebu milik N.V. Pure Cane Molasses Company Java


Courtesy of:


Dahulu bersih dan teratur sepertinya kita malu sama pendahulu pendahulu padahal sekarang peralatan canggih dan orang banyak justru mengalami kemunduran di dunia lori.

Dahulu bersih dan teratur sepertinya kita malu sama pendahulu pendahulu padahal sekarang peralatan canggih dan orang banyak justru mengalami kemunduran di dunia lori.
[/quote]

Iya mas Eko karena dipandang remeh dan tdk efisien akhirnya lori dipinggirkan. Coba liat emplasemen lori PG Djatiroto tempo doeloe yg penuh sesak dgn lori tebu padahal lokonya kecil2 tapi skrg lok lorinya banyak yg mangkrak ...
Susah juga kalau di gagas dalam hal ini karena semua sistem sudah dirubah untuk kepentingan yang penting bisa import gula, padahal dahulu negara ini bisa exsport, tidak tertata dan hasilnya gula mahal...Sedih

Betul mas Eko, sangat disayangkan bahwa dari 200 lebih pabrik gula di Jawa kini hanya tinggal 40-50an pabrik saja yg masih tersisa ... lha sisanya lari kemana? Bingung

Betul mas Eko, sangat disayangkan bahwa dari 200 lebih pabrik gula di Jawa kini hanya tinggal 40-50an pabrik saja yg masih tersisa ... lha sisanya lari kemana? Bingung
[/quote]


Sebagian masih mangkrak dan yang lain tidak tahu juga mas Lori, dan hal tersebut semakin banyak pengangguran karena ratusan PG di tutup..Sedih
Tak tambahi lagi masih dari



Foto udara PG Padokan (skrg PG Madukismo) tahun 1937. Pd Perang Dunia II ada bagian dari pabrik Padokan yg diangkut ke Thailand dan dijadikan jembatan kali Kwai, sementara pabriknya sendiri bersama 16 PG lain di Yogya dibumihanguskan oleh Jepang Huaaaa.....hik..hik


Apapun yang di rusak oleh bala tentara jepang pada waktu itu seharusnya di data ulang dan sekarang minta ganti ruginya...Bethe