Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
@ mas Eko winarno: untuk lebih lengkapnya, silahkan buka pada , website milik pakdhe Rob Dickinson. disitu telah ditulis dgn rinci ttg dinasan lokomotif pada masing2 pg (chusus loko uap saja)
[/quote]
La kok yang punya Dokumen malah orang lain piye to iki..Sedih
maksudnya yang bernama Indon tidak ada ya..mas..Bingung
[/quote]
Oh, golek sing wong Indo ta? tak kira sing wong njaban-njaban. ya sing tak ngerteni ya pakdhe Rob Dickinson kuwi mas.
[/quote]
Hus..pake kromo inggil kalo ngomong ma om eko Ngakak
BTT: Hm..selama ini yang orang lokal datanya terpencar2, seperti mas hamdi robby yang 'menguasai' PG Jatiroto, ato om Toto yang hafal seluk beluk PG Kebon Agung. Jadi masih belum ada orang lokal yang memiliki data2 lori PG2 di Indonesia secara lengkap seperti Pak Rob Dickinson. Jadi yang bisa kita lakukan biar sebanding dengan Pak Rob Dickinson ya kita kroscek data2 dari Pak Rob Dickinson (tentu saja dengan ijin beliau) dengan kondisi yang ada di lapangan. Nilai lebih yang kita miliki ya kita lebih mudah dan up to date mengetahui kondisi lori2 daripada Pak Rob Dickinson, karena beliau hanya setiap tahun ke sini. So siapa yang mau menjadi 'Pak Rob Dickinson'nya Indonesia?

Ngomong2 gak ada yang blusukan lagi ne di jalur lori?
[/quote]

Kalau dibilang saya tahu seluk beluk Kebonagung..... wah rasanya saya tidak pantas diebut begitu. Saya hanya kebetulan berasal dari daerah yang tidak jauh dari PG kebonagung dan sempat menjadi saksi mata masa-masa aktif loko uap lori yang oleh orang-orang disebut juga sebagai "Lori Dandang:Xie Xie Saya lumayan tahu rute lorinya karena saya veteran pemburu tebuPlayboy Tapi, rute Kebonagung nih panjang dan terdiri dari banyak simpul. Ada rute yang sudah dinonaktifkan awal tahun 1970 an.
Bagi Railfan kawakan seperti Pak Dickinson, jalur Kebonagung paling unik di antara jalur lori tebu seluruh Indonesia karena melewati kota, sawah dan pinggir hutan serta memiliki beberapa jembatan panjang dan tinggi, seperti jembatan Sukoarjo (panjang 120 m dan tinggi 28,5 m) dan jembatan Peler (di tengah kota Malang).
Mungkin suatu saat nanti kita akan punya figur-figur railfan kawakan seperti Pak Dickinson. Namun untuk menjadi seperti beliau diperlukan proses panjang. Pak Dickinson menjelajahi jalur lori dan KA di Indonesia sejak kira-kira tahun 1976. Pada tahun itu, saya baru mau masuk TK....hehehe.

Jika sampai sekarang beliau masih mblusuk rutin, bayangkan saja. Perlu waktu lebih dari 30 tahun untuk menjadi ralfan seperti beliau.
Oleh karena itu, sudah selayaknya jika kawan-kawan yang mengutip tulisan maupuin mengunduh fotonya mencantumkan sumbernyal.
Jerih payah dan kepedulian Pak Dickinson terhadap dunia Spoor Indonesia sudah selayaknya kita hargai dengan patut.

Melihat potensi anggota S 35 yang ada, saya yakin suatu saat nanti akan banyak kawan-kawan yang malah justru bisa melebihi Pak Dickinson. Bravo Railfan Indonesia.

Salam Spoor,
@ mas Toto: saya lihat di websitenya pakdhe Rob ada jalur lori yg masuk kampung ya? letaknya di kampung Bumiayu dan Tutut. ternyata unik juga ya ...





trus ada video singkat ttg lori kebonagung yg lewat di ds. Bumiayu pada malam hari, Agustus 1997. maap klu msh ngambil ...

SUMBER:


@ mas Toto dan Rekan-rekan : sebetulnya sudah agak lama ngunduh buahnya mbah Dickinson di sana dan tak pandang foto demi foto ternyata yang timbul kecemburuan berat di hati saya, ini daerahku tapi orang lain yang terkenal dan ngunduh woing pakarti..akhirnya tak pupus karena bagaikan minum angin di sore hari. Kenaapa harus cemburu la wong saya tidak berbuat apa-apa hanya sebatas senang kereta dan assoriesnya, maklum untuk makan saja sdah susah boro-boro mau berekpresi..he he he he he.
Sekedar pengalaman kalau yang datang di suatu instansi baru di lihat yang datang orang pribumi sudah dipandang sebelah mata padahal maksutnya sudah jelas yang ini.... yang itu ...mentok-mentok ini harus minta ijin,. lahhh kayak mau masuk pangkalan militer saja yang ada senjata nuklirnya..saya bukan KPK kok pak..jengkel saya. Inilah kalu semua banyak yang dirahasiakan nadak tahu maksudnya wakakakakakakakak..apalagi yang datang pakai Raider jadul ....macam betuuul aja.
Monggo di lanjut yang lain ..kembali ke jalur.

Rel di Bumiayu sekarang sudah dicabut semua. Hanya tersisa di jembatan yang melintasi kali Sukun. Jembatan ini dikenal dengan sebutan "Balak Bumiayu"

Kawasan Tutut juga sudah sulit dikenali sebagai bekas jalur lori karena jalan dilebarkan dan rel juga sudah dicabut semua.

Saya juga mengalami hal seperti itu ketika Mblusuk ke dua PG di Madiun. Satu PG benar-benar memperlakukan saya seperti saya memasuki kawasan pangkalan militer. Ke mana-mana diikuti komandan Satpamnya yang bekas teuntra. Padahal saya tak memiliki tampang kriminal. Lucunya, pabrik yang memperlakukan saya seperti itu termasuk Komandan Satpamnya bisa saya tipu. Saya jawab seenaknya saja ketika mereka menanyai saya macam-macam. Terus terang saya jengkel karena merasa diperlakukan sebagai orang asing di negara sendiri padahal di negara lain, saya belum pernah diperlakukan seperti itu.

Pengalaman seperti itu barangkali bisa menjadi catatan buat kawan-kawan yang mau mblusuk melihat lori di pabrik-pabrik gula. Tapi di Madiun ada juga satu PG yang Satpamnya sangat antusias membantu dan malah melucu.....hehehehe.

Yang penting untuk mblusuk ke manapun, mesti siap mental deh.... Dan barangkali kita mesti peka terhadap aturan-aturan yang tidak masuk akalBingung

Salam Spoor,
Yang ada dulu dan yang masih aktif..PG.Gondang gerbong lori dan jalur di rawat serta bersih dari rumput..

kalo loko lori tebu anjlok gimana naruh keatas rel nya ya ? apa ada crane kumbokarno khusus ? Atau pakai mobil derek biasa ?
mau tanya lagi sama mas lori atau mas eko, atau sama yang lainnya. Xie Xie

itu kalo nomer seri lok lori apa pakai klasifikasi kayak lok wapnya dka/pjka? misal yang nomer kepala dibawah 5 tidak punya gerbong tender, atau kalo warna dasar platnya merah pakai minyak bakar ketimbang batubara/kayu.

mohon pencerahannya...
@ mas bonbon: klu ada lori yg anjlok atau terguling itu gampang saja. tinggal didongkrak dan diganjal dengan balok kayu, trus perlahan2 digeser ke rel. mudah sekali kok.

@ mas adi: penomoran loko uap di masing2 pg tidak tergantung masalah tender atau spesifikasinya, tinggal bagaimana selera diponya utk menomori loko2 tersebut

Kalau yang anjlok cuma gerobaknya di cungkit pakai tuas/linggis kok rame-rame..Nyengir
Jalur lori PG Gondang yang ke kebun tebu masih ada gak yah? Bingung

Kalo masih ada, jalan keluarnya dari sebelah mana pabrik?