Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Ini cuman tentang KA tebu saja?

Yuupe betul mas Bagus...Xie Xie
@ mas plano: kalau mas plano melihat roda lokomotifnya ada 4, mungkin yg plg belakang sdh dicopot, aslinya memang ada 5. dan lokomotifnya memang buatan Orenstein & Koppel, sebab model seperti itu banyak digunakan oleh lokomotif E buatan OK, seperti milik pg gempolkerep dan pg prajekan. jika lok tersebut buatan henschel, lok tersebut hanya ada di pg redjosari, bernomor E 12 SLAMET (Henschel, 20276/1924).

E 12 WERKUDORO milik pg gempolkerep (OK 10607/1923)


E 12 SLAMET milik pg redjosari (Henschel 20276/1924)


foto oleh pakdhe Rob Dickinson dan WH Brutzer

Rodanya memang bener ane liat ada 5, gak ada yang dicopot koq..tapi..yang ane liat roda yang berfungsi sebagai penggerak cuma 4. Mm..ini ditahan dulu aja de, ane mo cek ke TKP, siapa tau mata ane yang nglindur hehe..

Masalah pabrik pembuatan lok, klo itu bener buatan Orenstein & Koppel, kenapa di body lok ada plat bertuliskan Henschel & Sohn? Bingung
gpp mas, silahkan saja
wah, lori ngangkut lempung. saya baru tahu ada lori macam ini. saya kira cuma angkut2 tebu saja. Xie Xie

sekalian tanya mas lori, apakah kereta lori ada juga yang angkut tetes kayak ka besar? Xie Xie
@ mas Adi: oh ada saja mas, contohnya milik pg gondang baru, pg djatiroto, pg semboro dan lain2. pokoknya sepur tetes itu diadakan asal ada koneksi dengan rel ka.

ini ada foto2 sepur tetes sbg contoh





foto oleh pakdhe Rob Dickinson
Bagi temen2 yang ingin tau koleksi lokomotif lori di PG2 di indonesia, ada di milik Pak Rob Dickinson.
Untuk Lok lori PG Kebon Agung no 7, dari list itu..ane berpendapat dan menganalisis..mungkin pak Rob Dickinson salah entry data. Pak Rob Dickinson menulis seperti ini:
Quote:48. Kebonagung

Gauge: 700mm

1. 0-8-0T Hens 18455/1921 (Ex-Krebet 1): dumped
2. 0-8-0T OK 4440/1910 : stored
3. 0-8-0T OK 9104/1920 : stored
4. 0-8-0T Hens 19962/1923 : stored
5. 0-8-0T OK 11550/1927 : stored
6. 0-8-0T Hens 19231/1922 : stored
7. 0-10-0 OK 9906/1922 : (to be) preserved

8. 0-8-0T Han 10356/1925 (Ex Krebet 6): to Bali for preservation @
9. 0-8-0T OK 7968/1915 : @
10. 0-8-0T OK 9356/1920 : stored

@ By 2003, 8 was reported in Bali in Tuban (Kuta Square) - best described as South Kuta, between Kuta and the airport. The boiler off 9 had been sold for re-use in Sulawesi (and the chassis scrapped?)

Ket:
Han = Hannoversche Maschinenfabrik AG, Hannover-Linden, Germany
Hens = Henschel & Sohn GmbH, Kassel, Germany.
OK = Orenstein & Koppel AG, Berlin-Drewitz, Germany.

Lihat data teknis lok no 6 dan no 7 yang jadi perdebatan.

1. Dari foto2 ane dari TKP langsung (temen2 bisa liat foto2 di post ane sebelumnya), lok no 7 memang benar bergandar 5 (memiliki 5 pasang roda), tapi yang berfungsi sebagai roda penggerak hanya 4, yang 1 roda lagi berfungsi sebagai roda idle. jadi kalo disesuaiin dengan data teknis dari Pak Rob Dickinson, lok ini mempunyai susunan 0-8-0T

2. Diperkuat lagi dengan adanya plat di body lok yang bertuliskan Henschel & Sohn, Cassel, 1922 -
No. 19231. Itu adalah data teknis lok no 6 yang Pak Rob Dickinson tulis.

Dari 2 analisis itu..ane cuma bisa berpendapat Pak Rob Dickinson salah entry data atau ada faktor laen. Ini pendapat dan analisis ane. Jadi kalo ada yang salah mohon dikoreksi. CMIIW

Yupe berarti seri D jadi 0-8-0T maksunya gitu ya mas Flano..Bingung
lok D 6 dengan plat pabrik yang asli (Hens 19231/1922)



dan ini loko uap yg sejenis dengan E 7 (milik pg pradjekan, E 7 HERCULES)



sistem Luttermoller yg dianut loko tersebut (contoh milik loko pg pagottan)



dan susunan gandar tersebut juga berlaku bagi TM VI milik pg tasikmadu. bagaimana mas plano?