Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
PG.CEPER riwayatmu terkini.
Dengan menggunakan Raider start pagi2 menuju ke PG.Ceper untuk mengetahui keadaan terakhir PG yang ditutup th1997 dan ternyata sudah sangat tidak kerawat baik pabrik, dipo, perumahan sudah pada jebol dan di tumbuhi ilalang yang tinggi, dengan diantar sekuriti serta bercerita bahwa loc tinggal 3 pc dan di tutup sama grumul setinggi 3mtr banyak ularnya.
inilah liputannya.
Pintu masuk pabrik


monomen loc uap depan pintu masuk PG.Ceper


jalur pintu masuk lori dari belakang.

jalur pintu masuk dari belakang

nuwun.
kenapa bisa di tutup?


ada lagi pic nya?

Di Tanggul dulu ada juga jalur Narrow Gauge non lori?

Salam Spoor
[/quote]

Narrow Gauge itu maksudnya apa ya? Maaf gak ngerti..Bingung

Di Tanggul dulu ada juga jalur Narrow Gauge non lori?

Salam Spoor
[/quote]

Narrow Gauge itu maksudnya apa ya? Maaf gak ngerti..Bingung
[/quote]

Narrow gauge itu maksudnya spoor sempit om (Mis: 750mm,600mm) Xie Xie
Pabrik di tutup karena 1.alasan suku cadang yang langka dan perawatan tinggi,2.Banyak lahan yang sudah beralaih ke perumahan dan industri.
Satu2nya jalur yang masih kelihatan keluar dari pabrik.

bersilang yang unik.

tu da di kabupaten jember kecamatan tanggul

Di Tanggul dulu ada juga jalur Narrow Gauge non lori?

Salam Spoor
[/quote]
narrow gauge tu pa mas?maaf lo q g tau mksdx.Bingung

Di Tanggul dulu ada juga jalur Narrow Gauge non lori?

Salam Spoor
[/quote]

Narrow Gauge itu maksudnya apa ya? Maaf gak ngerti..Bingung
[/quote]

Narrow gauge itu maksudnya spoor sempit om (Mis: 750mm,600mm) Xie Xie
[/quote]

q msih g mudeng.
mksdx 750mm/600mm tu pa?
mklum mas q g bgitu faham dg bahasa perkeretaapian









yg ni lok uap no 15 seri BB buatan jerman.q pernah baca lo lok ni jenis "mallet",tp q g tau "mallet" tu pa?

lok no 15 dan 29 msh bs jalan tp hanya di gunakan untuk turis asing.
q pernah tny ma petugasx lo qt pengen nyewa blh pa g?tp dy jwbx g tau cz slama ni lok tu cm buat orang asing(belanda n jepang).
pdhl kereta tu milik bangsa qt,tp yg menikmati kok bukan bangsa qt?
buat q iri ja.......
Maksudnya apa memang harus dicarter dengan harga yang mahal sehingga tidak terjangkau oleh turis lokal, mungkin kalau mau dijadikan kereta wisata reguler yang dikawatirkan material cepat aus dan rusak karena suku cadang langka makanya dibikin carter. terus bagaimana dengan jalur lori yang ada di PG tersebut apa masih beroperasi penuh kang.

Ya karena kalau orang asing kan Mbayarnya dollarTersenyuum Operatornya jadi dapat keuntungan....he,he,he. Saya kadang juga heran, sebagai orang Indonesia, mau motret pabrik gula saja pernah ditanya macam-macam dan diawasi seolah mau masuk pangkalan militer aja. Perlakuannya beda dengan turis asing.

Satu hal yang mengganjal sampai sekarang, banyak PG tidak mau kreatif dengan mengoperasikan lorinya untuk pariwisata reguler. Padahal perawatan loko uap (lori) menurut beberapa mekanik yang pernah saya temui lebih mudah dibanding loko Diesel. Selain itu keuntungan finansial mestinya dapat diperoleh jika angkutan wisata dibuat reguler. Alih-alih, banyak loko uap menganggur jika tidak musim giling. Atau nyatanya, malah banyak juga jaringan lori yang dibongkar habis tanpa berpikir untuk mengembangkannya sebagai aset pariwisata. Inilah kelemahan bangsa kita. Lupa pada sejarah (atau pura-pura lupa)

Salam Spoor,
Memang begitu mas Toto seperti pas mau ke PG.Ceper juga dipersulit macam-macam di kira petugas KPK kali harus minta ijin pusat segala, padahal kalau turis langsung main jeprat-jepret, dan takjelasin kalau saya cuma RF yang tidak punya pamrih apapun serta minta tanda anggota RF..wah kaget juga kok kayak mau masuk pangkalan militer aja, dan untung saya bawa kartu KOMPAK terus dia baru manggut2. Alhasil baru bercerita panjang lebar ternyata PG.Ceper sudah seperti habis perang Bosnia keadaan di areal pabrik, berbau mistis dan banyak ular lagi. Sayang tidak dikelola secara bagus dan malah loc yang aktif di transfer ke PG.Gondang dan PG.Tasikmadu, padahal lokasi Ceper di tepi jalan raya yang cocok untuk di buat wisata serta areal luas..semua di Ceper properti berantakan, menyedihkan mutiara yang terpendam makanya tidak tahu, lebih bagus batu ya karena kelihatan.
wah persilangannya ternyata gak jauh beda dengan KA ya... oh ya yang masih mengganjal di pikiran saya itu ada gak Turntable buat lori? apakah mekanismenya sama dengan yg buat KA? atau dengan segitiga pembalik??

Sama saja. Silahkan lihat turntable 600 mm TMII di trit turntable, atau seperti di .