Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
ad yg punya catatan ttng pg bnjaratma g???fto wktu msih aktif,,,,,
kngen msa-msa itu.....
Ditoenggoe Peta djadoelnja mas bad boy.

Aduuuhh, semoga ga repost yaaahh.....bila repost ane minta maaf banget.....abis panjang amat c threadnya jadi kalo baca 1 per 1 terlalu lama waktunya.....Xie Xie yawda, kembali ke topik nih. Ini ane kasih 1 foto punyanya ane, persilangan rel lori milik PG Kedawung Pasuruan ama rel KA....kliatan banget nih kalo rel lorinya pake rel paksa....

[spoiler][/spoiler]



Terus mengenai lintasan rel lori PG Kebon Agung di Malang, ini ane kasih peta jadulnya, diambil dari maps.kit.nl tahun 1942. Peta yang ini mengarah ke Utara, masuk ke kota Malang.



[spoiler=Ini bagian yang pertama. Yang ane kasih lingkaran warna hijau biru itu letaknya PG Kebon Agung. Terus rel yang ane kasih warna merah itu milik PG Kebon Agung (kecuali yang kearah Selatan karena itu milik PG Sempalwadak, atas koreksinya Om Totok). Yang warnanya hijau gelap itu rel SS (yang sekarang aktif). Yang warnanya biru itu rel Malang Stoomtram Maatshcappij, dan yang warnanya emas itu rel milik PG Sempalwadak. Perhatikan juga ada rel SS gauge 1067 masuk ke PG Kebon Agung untuk ngangkut hasil2 gula, tetes tebu dan sampah2 tebu.][/spoiler]



[spoiler=Ini bagian yang kedua, menuju Kota Malang, terusannya yang tadi. Untuk keterangan2 peta, dari peta bagian 2 sampe akhir, idem dengan peta yang pertama.][/spoiler]



[spoiler=Peta bagian 3, menuju kearah Utara (masuk Kota Malang). Perhatikan ada rel lori milik PG Kebon Agung yang melintas disamping raceterrein, yang berarti rel ini melintas di samping pacuan kuda.][/spoiler]



[spoiler=Peta bagian 4, menuju kearah Utara (masuk Kota Malang) dan akhir jalur lori milik PG Kebon Agung.][/spoiler]



Jadi dari peta2 ini dapat simpulkan bahwa rel lori PG Kebon Agung kearah kota Malang itu jauh banget. Dari Kebon Agung sendiri membelah kearah lima kecamatan di Kota Malang yaitu Kecamatan Dinoyo, Kecamatan Watukenong, Kecamatan Arjosari, Kecamatan Djambangan dan Kecamatan Bunulrejo
O ya, membahas tentang pabrik gula, tahukah agan2 disini bahwa dahulu kota sebesar Surabaya itu juga pernah memiliki pabrik gula? Yang satu namanya Ketegan, dan satu lagi namanya Ketintang. Namanya mungkin serupa tapi lokasinya jauh berbeda. Ketegan itu yang berada di daerah Taman, Kabupaten Sidoarjo dekat terminal Bungurasih. Sekarang bangunan PGnya sudah rata dengan tanah. Kemarin ane ama mas Hamdi Robby uda blusukan kesana. Jalur2 decauvillenya pun sudah lenyap. Railbed jalur2 lorinya pun sudah pada hancur dan hampir 100% sudah beralih fungsi. Jadi ane dan mas hamdy robby ga bisa mengambil foto dokumentasinya karena di lokasi sudah tidak ada lagi yang harus didokumentasikan.

Berbeda halnya dengan eks PG Ketintang (yang lokasinya berada di dekat kampus Unesa). Ini PG milik Oei Tiong Ham, yang kemudian bangkrut dan beralih fungsi menjadi gudang tebu (Suikeropslagplaats) dan pasca kemerdekaan menjadi gudang beras. Mengenai tahun ditutupnya, ane kurang tahu, dan yang jelas sekarang bangunannya masih ada dan menjadi sengketa.

Pada foto2 pertama ane kasih peta mengenai lokasi PG Ketegan dan PG Ketintang, dan setelah itu ane kasih foto2 terakhir kondisi PG Ketintang. PG Ketegan tidak ada fotonya karena sudah rata dengan tanah.


[spoiler=Peta yang ini menunjukkan letak PG Ketintang yang kemudian menjadi gudang beras (ditandai dengan kalimat Suikeropslagplaats, agak ditengah peta). Jalur2 decauvillenya yang ane tandai dengan titik2 merah. Perhatikan juga ada penampakan rel OJS yang ane kasih titik2 biru dan juga rel SS yang menuju ke Mojokerto dan Bangil yang double track. Peta ini ane ambil dari maps.kit.nl.][/spoiler]



[spoiler=Kalo yang ini peta menunjukkan letak PG Ketegan (ditandai dengan Sf. Ketegan pada peta, berada di dekat tulisan H. Sepandjang (Stasiun Sepanjang yang sekarang aktif) dan di pinggir kali yang warnanya biru). Jalur2 decauvillenya PG Ketegan ane juga kasih titik2 warna merah. Perhatikan juga ada lagi penampakan rel OJS yang ane kasih titik2 warna biru dan juga rel SS yang double track.][/spoiler]



[spoiler=Yang ini kondisi terakhir eks PG Ketintang yang kemudian menjadi gudang beras. Sekarang sudah jadi sengketa. Foto kontribusi oleh Kharizh Khzirahk.][/spoiler]



[spoiler=Yang ini masih kondisi terakhir eks PG Ketegan, dari sisi belakangnya. Foto kontributor Ajeng Kusumawardani, tim Surabaya Tempo Dulu. Maaf watermarknya berupa kupu2 besar. Xie Xie ][/spoiler]



Semoga bermanfaat bagi agan2 skalian.... OK
kok sepi nih.? mana sesepuh lok lori.? Bingung


Masih sibuk ujian mungkin rekan yang lain Mas Yoga.
Untuk sementara yang dekat dulu dinasan D.6 Pg.Gondang untuk wisata.





Masih sibuk ujian mungkin rekan yang lain Mas Yoga.
Untuk sementara yang dekat dulu dinasan D.6 Pg.Gondang untuk wisata.




[/quote]

wah.. sesepuh ny masih pada ujian.. PG juga pada blm giling kan,.? wah.. masih lama nih.. main ke Ceper yuks.. Ngakak
Mas Yoga : di PG.Ceper sudah jadi pabrik hantu dan kerajaan ular apalagi habis kena hujan gulama semakin tumbuh liar tambah serem dan sudah tidak ada loko yang berbekas sama sekali.
Masih mendingan di Pg.Gondang mesti tidak musim giling simbah tetap setia di jalur wisata.
Maaf, saya numpang lewat nih. Saya cuma pengen meluruskan thread ini aja. Thread ini namanya Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda yang berarti ya ngepost foto2 sisa2 jalur lori yang sudah tidak digunakan alias non - aktif. Kalo mw ngepost foto2 lori yang masih aktif, baik itu hanya disekitar PG alias yang hanya memutari kompleks PG, yang hanya langsir dalam ataupun yang masih ke kebun tebu, sudah ada threadnya sendiri dan mohon dipost di threadnya sendiri .

Terima kasih. OK


Back on Topic
ha.? yang bener lok yang di dalem dipo udh enggak ada.? la trs kemana.?
masak di rucat.?

woke.. lanjutkan..! Top Banget