Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
ini di selatan PG. PAGOTAN

jalur merah adalah jalur KA. madiun-ponorogo
jalur ijo adalah jalur lory dari dan menuju PG. PAGOTAN sedangkan kan kuning adalah (biasa orang sono nyebutnya) terowongan lory.
dan jalur biru adalah jalur lory yang menuju ke ponorogo.



dan ini adalah di jalur DOLOPO.
warna hitam adalah jalan raya ponorogo-madiun
jalur merah adalah jalur KA madiun-ponorogo
jalur ijo adalah jalur lory... sekarang sudah jadi gang dan perumahan sangat rapat di daerah situ....
sedangkan kotak warna biru adalah perkiraan sta. DOLOPO.



dan ini adalah jalur yang berada di mlilir.
jalur merah adalah jalur KA.
kotak biru adalah bekas sta. Mlilir
jalur ijo adalah jalur lory PG. PAGOTAN
dan kotak kuning adalah bekas lapangan timbang tebu.


waduh..... kasihan banget yang ini ga masuk itungan......

biar lebih jelas....
jalur ijo adalah jalur lory PG. KANIGORO
kotak merah adalah jembatan di kali bengawan madiun.....
kotak kuning adalah markas pusat nya S-H TERATE.

rfdreamer

Berkat thrit ini nih sy jadi antusias mo ikut blusukan neh...
Memang dari kecil sangat senang liat kereta, dulu sering liatCinta Banget

Yang bikin saya bersemangan adalah konfirmasi kebenaran ex Pabrik Gula Gudo ternyata benar dan berada tepat di depan rumah saya dilahirkan.

di sini:



nanti pas mudik lagi pasti akan saya coba telusuri bekas2 relnya.
Memang sewaktu kecil sangat sering saat bermain-main melihat struktur bekas pondasi. Dan sepertinya pagar tembok bekas pabrik masih ada.
Entah neh pabrik dibongkarnya tahun kapan karena ane kelahiran 1974 dan kondisi tahun 1980 an sudah seperti itu kampung saya neh.

Trus yang bikin kaget adalah ternyata ada juga:
- ex SF Blimbing , 4 km dari Gudo ke timur.
- 4 km utara dari Blimbing ada PG Tjoekir saat ini masih aktif.
- 2 km utara dari Cukir ternyata dulu ada ex SF Tjeweng
- SF Djombang (sekarang jadi PG Jombang Baru).
- ex SF Peterongan, sekitar 4 km Timur Jombang.

Jadi dulunya di area yang sempit itu terdapat 6 PG sekarang sisa 2 dan punya jalur lori yang tidak terhubung, kecuali PG Tjoekir dan PG Tjeweng. Dan semua mempunyai jalur ke stasium KA (liat aja peta diatas).
Berarti dahulu kala, KA Madiun - ponorogo bisa "balapan" sama KA Lori pagotan ya ????
Thankis buat peta jembatan lori nya, akhirnya bisa teringat.. Awaql tahun lalu ke PG. Pagotan, kebetulan musim giling, dari arah madiun - ponorogo belok ke kiri arah PJL PG. Pagotan terdiri dari +/- 5 Spoor.. melihat loko lori warna kuning, tp ada 2 loko uap yang masih dinas, trelihat menggeh-menggeh heheheh...
@mas eko winarno: sekarang di kalasannya udh ga ada...itu lok skrg cma dijadiin pajangan di deket rumah nenek saya di daerah Kalasan. Dulu di Kalasan ada pabrik gula namanya pabrik gula tanjung. Letaknya di daerah Brebah (dekat stasiun Kalasan) Sekarang sudah tidak ada dan hanya ada sisa bangunannya saja. Mungkin kalo ada yang tahu tentang keberadaan pabrik gula ini bisa dikonfirmasi.


@mas Baskoro : Ternyata dekat dengan stasiun kalasan..berarti di sebelah selatan dari jalur KA...karena saya juga sering ke mbrebah di perikanan rakyat untuk main main melihat /beli di peternakan ikan koi..malah bisa klewatan ya...sewaktu waktu tak tanyakan sama teman di brebah.
suwun.
wah lori melewati bengawan solo?????
pasti panjang tuh jembatanx????
ada picx mas?????


oia rabu kmren q k PG.PRAJEKAN n kondisi lori disana sudah sangat memprihatinkan.
loko uapx sudah mati semua, n didalam dipo tinggal 4 loko uap yg tersisa dg kondisi yg lumayan bagus n masih bisa jika d hidupkan lagi.
armada loko diesel cuma ada 3 lokomotif seri C, dg tugas: 2 lokomotif untuk mengangkut tebu n 1 lokomotif untuk mengangkut tetes.
lori2 itupun g kluyuran jauh lg, mereka hanya kerja d sekitar pabrik yaitu dari pabrik k tempat penampungan tetes yg jarakx cuma 200meteran.
oia d tempat penampungan tetes juga jadi satu dg tempat pemindahan tebu dari truck k lori.
pemindahan tebu dari truck k lori bertujuan untuk mengimbangi giling jika truk telat/habis sehingga mesin bs tetap giling.
jadi 3 lokomotif itu kerjax hanya bolak-balik dari pabrik k penampungan tetes/pemindahan tebu.

kondisi lokomotifx juga memprihatinkan, mungkin krn perawatan coz lokomotifx hanya mampu menarik 6 gerbong lori penuh muatan dg asumsi 1truck penuh muatan sama dg 2 gerbong lori, n disana muatan 1 truck d bebankan pd 1 gebong lori sehingga gerbong lori g bisa d gandeng n perlu tambahan 1-1,5 meter rantai agar bisa d gandeng.
sehingga kekuatan lokomotifx mapu menarik 12 gerbong lori penuh muatan.
klo melihat lokomotif milik PG semboro yg menarik tebu dari lahan dg jumlah minimal 20 gerbong penuh muatan, maka lokomotif pg.prajekan bisa d katakan mengalami penurunan performa. apa lg klo d lihat dari tahun pembuatanx, lokomotif milik PG.semboro rata2 buatan th 76-78 sedangkan lokomotif milik PG.prajekan buatan th 83 seharusx performa lokomotif PG.prajekan harus lebih baik dari lokomotif PG.semboro

klo lokomotif uapx besar2, rasax g co2k klo liat ukuran relx yg kecil.
bener2 keliatan gagah, n dari 4 loko uap yg ada d dalam dipo, hanya 1 loko uap yg dekat pintu dipo n kayakx itu yg paling besar. tapi q gak tau itu seri apa coz klo d liat dari kopelx hanya menggerakkan 3 roda dari 5 roda yg ada yaitu roda no 2,3, dan 4
tapi roda no 1 dan 5 ukuranx sama besar dg roda no 2,3,dan 4
apa roda no 1 dan 5 juga penggerak dg penghubung gear d dalamx? q kurang tau coz dipox tertutupn d kunci.
mungkin ada yg bisa menjelaskan??????

ini foto2 lok uap PG prajekan d dalam dipo,sebelumx q minta maaf klo gambarx jelek coz pke hp n kamerax VGA.










dan ini loko yg paling dekat pintu.........
gede' kan????????????




^^^
Wow mas Hamdy udh blusukan ke PG Prajekan, salut deh! Top Banget Oia di sana ada 3 lok Lüttermöller yg dimaksud hanya dikopel 3 buah saja tapi sebetulnya 5 roda itu gerak semua, 1-2 ama 4-5 dihubungkan dgn gir sehingga ketika lok bergerak ke-5 roda itu jg ikut gerak semua jdi bukan roda idle.

Tak tampilkan foto2 lok uap PG Pradjekan wkt masih operasi:

D 1 HANS/KATJUNG ini skrg sdh dirucat, terakhir dipindah ke PG De Maas


D 2 VAARTWEL/TJORNEK skrg masih ada di PG Pradjekan tapi tdk operasi


E 7 HERCULES jg masih ada (lih. gambar no. 2 punya mas Hamdy)


D 5 P.R.D. II/NONNI skrg pindah ke PG Asembagus, ganti mjd D 10 P.R.D. II/NONNI ex Prajekan 5




Skrg yang berkuasa adl lok diesel...




maaf ru OL n bisa lanjutin cerita PG.prajekan
dimulai dari depan dipo yg terdapat turn table untuk membagi jalur2 yg mau masuk dipo.
turn tabelx unik, bentukx sama aja seperti jembatan tp ada penguat/penyeimbang sehingga bentukx seperti jaring laba2.
biasanya turn tabel memiliki 4 roda dg pembagian 2 roda d setiap ujung sisi putar, tp yg ini beda. rodax banyak coz pada tiap besi penguatx terdapat roda. jd turn tabel ini bener2 kuat.












dan ini keadaan dipo dari depan




dan ini keadaan gerbong lori yg masih dipakai disana, sepertinya kurang perawatan.






dan ini keadaan gerbong lori yg sudah g dipakai lg disana.






oia klo melihat dari gerbong lorix sepetix sama aja, tp wktu d perhatikan lebih jelas lg, terlihat bedax dg PG.semboro.
yg pertama dari tekukan tiangx, punya PG.semboro bentukx siku(90drajat) dan milik PG.prajekan bentukx melengkung.
dan pembeda yg kedua, sambungan antar gerbong lori(rantai), punya PG semboro rantaix berada d bawah penahan tumbukan/benturan, sedangkan milik PG prajekan berada d atas penahan tumbukan/benturan.

lihat gerbong lori milik PG prajekan ini.




dan ini 2 lokomotif C milik PG.prajekan yg bertugas menarik gerbong lori(tebu). yaitu C 02 dan C 04







C 02 merupakan lokomotif buatan schoema.
dan C 04 sudah pasti tau buatan mana klo dilihat dari bentukx.coba tebak??????
hokuriku???????

ternyata dugaanQ salah waktu liat lok ini.
C 04 merupakan lok buatan KEIO-YASHIMA buatan th 1983.

lihat name plate C 04




dari 3 lok C milik PG prajekan, hanya 1 lok yg d tugaskan untuk menarik gerbong tetes.
yaitu sodara kembar dari lok C 04, maaf q lupa nox n g d foto coz waktu itu lokx berhenti d depan pos satpam n satpamx lg kumpul2. jd sungkan n takut d tanya yg macem2q he.........3x
coba liat fotox pakde rob aja yg udah d pos sama mas.lori d atas.
loko diesel yg menarik gerbong kotak berwarna belang2 kuning hitam.



untuk jalur lorix disana tinggal 200 meteran. yaitu kluar dari pabrik relx langsung menyebrangi jalan n ber jalan sejajar dg jalan aspal



kemudian ada timbangan lori d pinggir jalan.



setelah itu relx bercabang dan menyebrangi jalan dan masuk k tempat pemindahan tebu dari truck k lori.
lihat gambarx pakde rob yg sudah d posting mas lori yg no 2.
dari percabangan itu, relx yg lurus jg mati dan hnya digunakan 50 meteran untuk silangan sepur.
jalur yg lurus berujung seperti ini.






dan ini kondisi tempat pemindahan tebu dari truck k lori.
oia d sebelahx ada tabung besar yg merupakan tempat penampungan tetes, jd tetes dari pabrik d angkut lori n d tampung disini, setelah itu d masukkan k truck tangki untuk d bawa k pabrik sasa dll.












dan ini keadaan gerbong lori yg terisi melebihi muatan, seharusnya muatan 1 truck untuk 2 lori, tp d paksakan pd 1 gerbong lori n jadix seperti ini.







oia d dekat rumah temenq ada jembatan unik lo........
terbuat dari beton, dan ternyata itu bekas jembatan lori PG prajekan yg sudah mati n relx d cabut abis.


By


By


itu d buktikan dari penemuan rel lori dg bantalanx yg tependam dan hanya terlihat sedikit d dekat jembatan itu.


mantab mblusukannya mas....!!!
aduh.. gmn cara import gambarnya y.... sori gaptek!