Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.

Iya bener g jalan, org antara kedua pihak blm ada deal soal harga carteran, jadi BB 15 dan C 29 tdk bisa dioperasikan. Cuma dipanasi buat menjaga mesin tetep fit, trus tidur lagi...



Yg tidak dicarter tapi tetep dinas adl lok fireless C 2 dan C 3

Out of Topic ʕ•́ᴥ•̀ʔっ
Maaf mau tanya, ada yang tau mengenai PG Jatibarang?
katanya dekat dengan stasiun slawi ya, apakah bisa dijangkau dengan angkot?Xie Xie






@mas lori:mngkin pihak PG semboro menaikkan tarif karena tau lok BB 15 + gerbong wisata yg terbuat dari 80% kayu tua gak dimiliki PG lain.

kmren jumat pulang dari PG niat q langsung pulang, tapi g tau kenapa ada ide mblusukan d balung yg merupakan lahan tebu terjauh yg d angkut lori PG semboro. d balung juga ada bekas jalur KA(1067) yg menghubungkan jember-lumajang tapi melalui lintas selatan(sudah mati).
q nemuin bekas rel lori yg mengarah k jalur KA n berharap bisa dpt persilangan KA dg lori.
tp hasilx nihil.
tp q nemuin bekas stasiun(sekarang menjadi pasar sepeda pancal) yg super unik lo.
bekas jalur KA 1067 udah d cabut tapi unikx rel lori bukan bersilangan dg rel KA tapi berbelok n sejajar dg rel KA n setasiunx berada d tengah kedua jalur ini.

bagian belakang setasiun yg seharusx ada jalur KA, tp udah d cabut semua






bagian depan setasiun n ada jalur lori




dan yg buat para RF nangis adalah jembatan d depan setasiun d buat dari rel yg d cabuti.








kemudian q lanjutin mblusuanx k bekas PG balung n tinggal ini bangunanx
sepertix bekas ketel y?????





d pg balung lg sepi aktifitas tebang tebu, meskipun masih bnyak tebu yg belum d tebang, mungkin karna belum waktux d panen.
kemudian q lanjutin mblusukan dg mngikuti rel lori yg menuju daerah rambi cz d lihat dari relx klihatan klo lori baru aja melintas.
tp 1 km dari PG balung ternyata sudah keliatan aktifitas tebang tebu dan d sana ada lok C 10 lg nyantai.



dan d dalam kabin masinis ada masinis n asistenx jg lg nyantai n q ikut ngumpul n tanya2.
dan dapet sedikit info tentang lori.antara lain:

tabel perawatan berkala lok hokuriku yg berada d dalam kabin masinis(maaf fotox burem).




isi kotak peralatan yg d bawa lok ini.



q n masinis lori


lalu d depan lok ini ada wesel portabel yg terpasang, d lihat dari bentukx, wesel ini sudah g presisi lg tp masih tetep d gunakan.



dari wesel itu ada yg aneh, percabanganx terlalu curam turunx n buat q mikir gmn menaikkan gerbong dg penuh muatan k atas cz d lokasi itu g ada lok B



sambil menunggu proses tebang selesai n pertanyaanQ terjawab, q main2 k jembatan lori yg letakx cuma beberapa meter dari lokasi tebang.
n ternyata jembatan ini panjang juga n punya pemandangan yg siiiiipppp................




foto dari atas jembatan itu.
sayang okasi tebangx sebelum jembatan ini, klo ada lori yg lewat kan pasti lebih seru.







oia masinis lori itu terbagi dalam 2 sip tiap harix.
yaitu sip pagi sampai jam 2 sore kemudian sip sore menggantikan sip pagi sampai malem/selesai.
waktu itu masinis sip sore datang k lahan tebang naik mobil pick-up dari PG, kemudian masinis sip pagi pulang k PG juga menaiki pick-up yg tadi.

katax masinisx yg kasian itu yg sip sore coz lori membawa tebu n klo ada lori anjlok n peralatan yg d bawa g memadai, dia harus menunggu hingga bantuan datang. bisa2 mereka pulang kerja tengah malem atau lebih.
jadi biasax masinis sip sore membawa makanan/nasi bungkus d dalam tasx untuk jaga2 klo pulangx telat.

lanjut lagi.......
setelah lori tebu penuh dg muatan, lori2 itu d tarik menggunakan kerbau hingga mendekati tanjakan.
kemudian d gandeng semuax.



setelah itu lok C beraksi n menjawab pertanyaanq.
ternyata gerbong lori yg kosong itu ada maksudx n kunci jawabnx.
gerbong itu untuk memancing gerbong lori yg penuh muatan sehingga lok C g perlu turun k lahan.





lori yg penuh muatan g langsung d tarik, tetapi d tengah tanjakan gebong lori yg penuh muatan d ganjal rodax kemudian d lepas gandenganx.
ternyata lok C menarik gerbong lori kosong n mendorongx k jalur lurus n menyisakan 1 gerbong lori kosong kemudian kembali lg menarik gerbong lori bermuatan.



kemudian yg buat q seneng bukan main, masinisx memperbolehkan q ikut naik lokomotif itu.






kemudian bertemu jalur k semboro (sebelah kanan)




Iya bener g jalan, org antara kedua pihak blm ada deal soal harga carteran, jadi BB 15 dan C 29 tdk bisa dioperasikan. Cuma dipanasi buat menjaga mesin tetep fit, trus tidur lagi...



Yg tidak dicarter tapi tetep dinas adl lok fireless C 2 dan C 3


[/quote]


Dengan kejadian itu mudah mudahan Pak dhe R.Dikinson tidak kapok dan di ambil hati....
tapi sebelum lori menuju k jalur semboro, lori terlebih dahulu menuju k emplasemen pg.balung untuk langsir posisi lok.

masuk emplasemen pg.balung pada jalur 2





masinis sip sore yaitu mas putu beserta asistenx



lalu lok masuk k jalur 1



dan siap menarik rangkaian tebu


oia sambil naik lori, q juga tanya2 sama masinisx n ternyata d balung dulux juga banyak percabangan jalur lori, tp sudah d abut semua gara2 petani banyak yg beralih menanam jagung.

d jalur ini pemandanganx masih sip..........
sawah yg membentang luas d kanan kiri jalur, pegunungan yg terlihat jelas, serta kecepatan yg g cepat sekitar 10-20 km/jam membuat q bisa bener2 menikmati pemandangan. n ni beberapa fotox:







memasuki perkampungan penduduk




hamparan sawah tembakau







lokomotifQ mengejar matahari........




melewati jalur S



d tengah sawah kok ada cew-cow???lg apa hayo.......



melewati ilalang



oia kata masinisx waktu tempuh dari balung sampai PG semboro tu 3-4 jam dg kecepatan rata2 10-20 km/jam.

bertemu dobel track untuk lori bersimpangan, tp sudah lama g kepakai lagi.



persiapan melewati PJL


saat melewati PJL.



trus q turun coz dah d tunggu temen d PJL itu.
n g kerasa udah 1 jam lebih q naik lori.
oia klo kita melewati jalan raya, jarak dari PJL n bekas PG balung cuma 4 km.
tetapi jalur lori lintasanx menjauh dari jalan, seperti busur derajat.
pokokx bener2 jauh jalur ini........

coba pakde rob tau jalur ini, d jamin ketagihan dech...........

Awalnya lintas Rambipuji-Balung-Ambulu-Puger-Lumajang ini 600 mm. Antara tahun 1970-1975, jalur ini diregauge menjadi 1067 mm (dan beberapa saat kemudian dimatikan..). Loknya hijrah ke lintas Karawang, lalu ke Sragi.


Sumber foto : Jan De Bruin, by Dedy VH.

Awalnya lintas Rambipuji-Balung-Ambulu-Puger-Lumajang ini 600 mm. Antara tahun 1970-1975, jalur ini diregauge menjadi 1067 mm (dan beberapa saat kemudian dimatikan..). Loknya hijrah ke lintas Karawang, lalu ke Sragi.


Sumber foto : Jan De Bruin, by Dedy VH.
[/quote]

klo liad foto jadul gini rasax sedih banget liad lok uap yg gagah sudah g ada lagi.

oia mas klo q dengar2 dari cerita bapakQ, jalur rambi-balung-lumajang ini d bunuh pada tahun 70an.
berarti sepur gauge 1067 hanya sebentar beroprasi??????

tapi yg buat q heran, kenapa d jember d buat jalur gauge 600 y????
padahal kan sudah ada 2 gauge yg sangat meluas jaringanx d jember, yaitu:
* gauge 1067 yg menjadi standart indonesia.
* gauge 700 milik PG semboro yg jaringanx hingga kab.lumajang(menyatu dg PG jatiroto).

padahl klo d pikir2 lg, perbedaan gauge akan berpengaruh pada luas jaringan atau daya jangkau sepur itu?????