Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
name plat milik salah satu lok C
buatan hokuriku tahun 1976



selain bantalan beton, ternyata bantalan kayu masih tetap d produksi d dalam pabrik.
tampak batang kayu besar sebagai bahan utama n bantalan kayu yg sudah jadi.


Shot at 2010-07-21


Shot at 2010-07-21


d depan dipo lokomotif
lok uap BB 15 berada d luar garasi dengan gerbong wisata d belakangx.
pada mblusukan q beberapa minggu yg lalu, lok uap ini menghadap k luar dipo, tp sekarang lok uap ini menghadap k dalam dipo.
kalau melihat posisix, seperti habis d gunakan.
dan menguatkan pendapat mas penjelajah kalau bulan juni lalu ada turis yg datang. atau mungkin jg lok uap ni d persiapkan untuk rombonganx pakde rob.


Shot at 2010-07-21
@ mas Hamdy robby : Mantep jaya laporan di PG.Semboro dan jalur yang menggunakan R.25 Komplit sama weselnya..mudah mudahan kreatif ini akan menular ke PG yang lain dan aktif, karena untuk mendukung keamanan operasional lori.

Special hadiah Apem ya mas hamdy..
Top BangetLempar ApemTop Banget
gerbong wisata milik PG semboro.


Shot at 2010-07-21

interior d dalam kabin gerbong wisata
semuax masih kayu n g kalah sama jaladara kan.......cuma yg ini kalah perawatan n kurang modal.


Shot at 2010-07-21


bangunan pabrik lagi.

tempat pengisian tetes k dalam tangki truck.
dulux sepur 1067 mengisi tetes juga disini.
coba bandingkan dg fotox pakde rob kalo g percaya.


Shot at 2010-07-21

dan ini salah satu bangunan gudang milik PG semboro, n masih ada deretan gudang yg lain, cuma lupa g tak foto.


Shot at 2010-07-21

tempat pendinginan air juga dg background gedung mesin produksi gula, kalau lg bekerja biasax air keluar seperti semburan air dan d tampung d petak2 kolam.


Shot at 2010-07-21
@ mas eko: trims mas eko, n apemx juga mantap jaya pa lg pagi2 gni.........

lanjut lg y.........?
gerbong penolong lori anjlok dg no 01


Shot at 2010-07-21

meskipun udah sore tetep ja 2 lok C ini semangat berngkat k kebun mengambil muatan tebu.


Shot at 2010-07-21

waktu pulang dan melintasi PJL jalur lori, da lok C 9 lg dines yg lewat dg membawa 40 gerbong tebu full muatan, n dia gak merasa berat cz thortle masih rendah. sungguh bener2 perkasa lok ini.
viewx bagus dekat jembatan, jd tak namai lori road on the bridge


Shot at 2010-07-21


Shot at 2010-07-21


Shot at 2010-07-21

Shot at 2010-07-21


Shot at 2010-07-21


Shot at 2010-07-21

sekian laporan dr PG semboro.
kalo ada yg salah mohon d koreksi oke........
@ mas Hamdy : pada waktu loko diesel anjlok kok sepertinya di lintasan perpindahan wesel dengan R.25 ya..??Bingung

memang anjlokx d wesel R25.
tu terjadi bisa karena 3 alasan yaitu:

- meskipun sudah pakai R25 tapi lidah wesel gak setipis punya PJKA sehingga masih memungkinkan lidah tidak presisi saat menempel pada rel utama.

- tuas wesel d PG semboro sudah bnyak yg hilang pemberatx, dan lg kondisi rel yg kurang bersih(sedikit terpendam tanah) juga membuat lidah wesel tidak presisi saat menempel pada rel utama.

- saat kejadian, masinis lori hanya sendiri. jd dia mempunyai tugas ganda yaitu mengemudikan lori dan juga lansir rel. dan kebiasaan jelek masinis saat mengemudikan lok sendiri adalah dia g mau memberhentikan lok saat memindah wesel. jd saat lok masih jalan masinis berlari k depan untuk merubah wesel. jd mungkin aja konsentrasix terpecah sehingga saat merubah wesel tidak sempurna dan berakibat lidah wesel tidak presisi saat menempel pada rel utama.

munkin ini bisa membantu mas eko.

Seringkali ada perbedaan tinggi rel antara rel yg umum dipakai oleh lori sama R25 tsb, jadi mungkin saja karena adanya perbedaan tinggi rel tsb terjadi hentakan saat roda lori melintas di sela2 sambungan rel, jadinya lori/lokonya bisa anjlok. Ingat mas saat Jepang masuk ke Indonesia, jawatan perkeretaapian militer Jepang di Indonesia dgn seenaknya njabuti rel dan memasangkannya pd posisi yg salah, misalnya R42 NIS dikombinasi dgn R33 SS sehingga kemungkinan adanya anjlokan sangat besar mengingat perbedaan tinggi, struktur dan tatanan rel yg saat itu belum mengenal las-lasan.

Seringkali ada perbedaan tinggi rel antara rel yg umum dipakai oleh lori sama R25 tsb, jadi mungkin saja karena adanya perbedaan tinggi rel tsb terjadi hentakan saat roda lori melintas di sela2 sambungan rel, jadinya lori/lokonya bisa anjlok. Ingat mas saat Jepang masuk ke Indonesia, jawatan perkeretaapian militer Jepang di Indonesia dgn seenaknya njabuti rel dan memasangkannya pd posisi yg salah, misalnya R42 NIS dikombinasi dgn R33 SS sehingga kemungkinan adanya anjlokan sangat besar mengingat perbedaan tinggi, struktur dan tatanan rel yg saat itu belum mengenal las-lasan.
[/quote]


Ya bisa juga karena perbedaan ketinggian..serta rodanya kurang gede kali ya.Ngakak

Seringkali ada perbedaan tinggi rel antara rel yg umum dipakai oleh lori sama R25 tsb, jadi mungkin saja karena adanya perbedaan tinggi rel tsb terjadi hentakan saat roda lori melintas di sela2 sambungan rel, jadinya lori/lokonya bisa anjlok. Ingat mas saat Jepang masuk ke Indonesia, jawatan perkeretaapian militer Jepang di Indonesia dgn seenaknya njabuti rel dan memasangkannya pd posisi yg salah, misalnya R42 NIS dikombinasi dgn R33 SS sehingga kemungkinan adanya anjlokan sangat besar mengingat perbedaan tinggi, struktur dan tatanan rel yg saat itu belum mengenal las-lasan.
[/quote]


Ya bisa juga karena perbedaan ketinggian..serta rodanya kurang gede kali ya.Ngakak
[/quote]

tu mungkin juga y?coz klo relx campur aduk juga g baik untuk lori.
mungkin jawaban saya d pos sebelumx juga bisa membantu.

oia mas lori, pnya g data tentang lok (uap & diesel) yg aktif d PG prajekan n asembagus?
coz saya mau kesana tapi takut udah g da lorix, ntar capek2 kesana g seimbang ma yg didapat.SakitSakitSakit

tu mungkin juga y?coz klo relx campur aduk juga g baik untuk lori.
mungkin jawaban saya d pos sebelumx juga bisa membantu.

oia mas lori, pnya g data tentang lok (uap & diesel) yg aktif d PG prajekan n asembagus?
coz saya mau kesana tapi takut udah g da lorix, ntar capek2 kesana g seimbang ma yg didapat.SakitSakitSakit
[/quote]

Kalo yg saya tau di Prajekan lok uap sdh tidak beroperasi lagi. Sementara di Asembagus masih ada 2 lok uap yg beroperasi (D 10 ex Prajekan dan C 11 ex De Maas) dibantu oleh lok diesel lainnya. Disini masih ada KA barang gula ke pelabuhan Jangkar, kalo mas Hamdi beruntung bisa nunut naik sepur barang.

2 lok uap PG Asembagus yg masih beroperasi:


Salah satu lok E milik PG Prajekan yg mangkrak tahun 2006.




tu mungkin juga y?coz klo relx campur aduk juga g baik untuk lori.
mungkin jawaban saya d pos sebelumx juga bisa membantu.

oia mas lori, pnya g data tentang lok (uap & diesel) yg aktif d PG prajekan n asembagus?
coz saya mau kesana tapi takut udah g da lorix, ntar capek2 kesana g seimbang ma yg didapat.SakitSakitSakit
[/quote]

Kalo yg saya tau di Prajekan lok uap sdh tidak beroperasi lagi. Sementara di Asembagus masih ada 2 lok uap yg beroperasi (D 10 ex Prajekan dan C 11 ex De Maas) dibantu oleh lok diesel lainnya. Disini masih ada KA barang gula ke pelabuhan Jangkar, kalo mas Hamdi beruntung bisa nunut naik sepur barang.

2 lok uap PG Asembagus yg masih beroperasi:


Salah satu lok E milik PG Prajekan yg mangkrak tahun 2006.




[/quote]


Loko yang E di PG.Prajekan tidak operasi lagi masalah boilernya ya mas Lori.??