Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Mblusuk Jalur Lori jaman Belanda
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.

Rasanya ini yang saya lihat. Karena dulu saya sering pergi dari Malang ke Turen karena oom saya ada yang kerja di Pindad. Malah sering lewat di sebelah pabriknya, yang waktu itu saya tak tahu pabrik apa...
[/quote]

Yang Mas Bagus lihat memang pertigaaan Kacuk kok. Sedangkan pabrik yang dimaksud adalah PG Krebet.
[/quote]

Bro Wafa,
Tambahan, yang bersilang MLK-PSI tuh seingat saya jalur yang mengarah Pakisaji. Rutenya, dari PG Kebonagung menyeberang ke Timur lanjut mengarah Pakisaji (tidak melewati Kacuk).

Yang melewati pertigaan Kacuk (Jl. Satsuit Tubun), setelah bersilang dengan rel KA (Mlg-Blitar), hingga awal tahun 80 an masih bersilang dengan rel trem di halte trem Lowokdoro Kacuk (LKK).

Rute yang lewat Kacuk ini bercabang lagi, Ke Buring (Timur laut) dan Ke Poncokusumo (Timur) serta ke Senggrong/ Krebet (menyeberangi jembatan Sukoarjo yang panjangnya 120 m itu). Catatan: Dulu lahan PG Kebonagung hampir berimpit dengan lahan PG Krebet.

PG Kebonagung dulu memang menguasai ladang-ladang tebu di seluruh Malang....he,he..

Jika salah, mohon dikoreksi.

Salam Spoor,
Yang sayang, PG Sindanglaut tak sepeserpun tersisa. PAdahal dulu loko-lokonya keren-keren semua...

Yang melintasi pertigaan Kacuk dan bersilang rel MLK-PSI masih ada relnya hingga tahun 2000-an (meskipun sudah tidak aktif). Setelahnya tahu² sudah diangkat semua. Jadi benar, total ada tiga titik persilangan. Thx.

Jalur milik PG Tersana baru yg memotong Jalur KA sudah di cabut, sekarang lori tebunya hanya beroperasi di emplasemen pabrik saja. itupun lok diesel semua...
[/quote]

Kalo dulu, rel lori yang motong jalur KA itu ke arah mana? Bingung

Jalur milik PG Tersana baru yg memotong Jalur KA sudah di cabut, sekarang lori tebunya hanya beroperasi di emplasemen pabrik saja. itupun lok diesel semua...
[/quote]

Kalo dulu, rel lori yang motong jalur KA itu ke arah mana? Bingung
[/quote]

ke arah kebun tebu di sebelah utara PG, dulu sekitar tahun 2008 masih aktif. hanya saja lagi2 lok2 diesel yg masih beroperasi disana karena sampe tengah malam, sekarang tinggal kenangan karena tidak hanya di matikan tetapi sudah di cabut hingga ke akar2nya tanpa sisa.

Jalur milik PG Tersana baru yg memotong Jalur KA sudah di cabut, sekarang lori tebunya hanya beroperasi di emplasemen pabrik saja. itupun lok diesel semua...
[/quote]

Kalo dulu, rel lori yang motong jalur KA itu ke arah mana? Bingung
[/quote]

ke arah kebun tebu di sebelah utara PG, dulu sekitar tahun 2008 masih aktif. hanya saja lagi2 lok2 diesel yg masih beroperasi disana karena sampe tengah malam, sekarang tinggal kenangan karena tidak hanya di matikan tetapi sudah di cabut hingga ke akar2nya tanpa sisa.
[/quote]

yaahh.. Sedih
Sama dengan rel lori yang memotang jalur Kereta Api YK-SLO di petak Ceper juga sudah lama sekali di copot bahkan blusuk ke mbah Google juga belum ketemu serta jalur rel kereta yang dari PG.Ceper ke Stasiun Ceper untuk mengangkut tetes tebu juga sudah roib.

Wah..Baru tau saya Heran

Memang khusus jalur KA angkutan tetes kebanyakan sudah di cabut semua, kalo di daerah pantura hanya di PG.Sragi dan PG.Cepiring yg belum di copot. kalo di PG.Sragi jalurnya sudah tertimbun proyek jalur ganda BB - PK, sedangkan di jalur tetes dari stasiun kalibodri - PG.Cepiring tertimbun rumah penduduk...

Memang khusus jalur KA angkutan tetes kebanyakan sudah di cabut semua, kalo di daerah pantura hanya di PG.Sragi dan PG.Cepiring yg belum di copot. kalo di PG.Sragi jalurnya sudah tertimbun proyek jalur ganda BB - PK, sedangkan di jalur tetes dari stasiun kalibodri - PG.Cepiring tertimbun rumah penduduk...
[/quote]

Yaahh Sedih

Jalur lori terpinggirkan.. :Bethe